23.1 C
Jakarta
Friday, 06 August 2021
spot_img

[RH] FANATISME DAN KEGADUHAN BUKANLAH BUKTI BERIMAN.

“Aku mengucap syukur kepada Allah, bahwa aku berkata-kata dalam bahasa roh lebih daripada kamu semua. Tetapi dalam pertemuan Jemaat aku lebih suka mengucapkan lima kata yang dapat dimengerti untuk mengajar orang lain juga, daripada beribu-ribu kata dengan bahasa roh.” (I Korintus 14:18,19)

[AkhirZaman.org] Pertama-tama semak belukar harus dibuang, kemudian tanah dipersiapkan bagi benih yang baik yang tumbuh dengan subur dan menghasilkan buah bagi kemuliaan Allah.

Satu-satunya obat… adalah disiplin dan organisasi yang cermat. Suatu roh fanatisme telah menguasai suatu golongan tertentu dari yang mengaku para pemelihara kebenaran Tuhan…. Mereka telah minum dari mata air kebenaran tetapi menganggap enteng akan hal itu dan tidak selaras dengan roh dari pekabaran malaikat ketiga.

Tidak ada yang dapat dilakukan untuk golongan ini hingga Pandangan-pandangan mereka yang fanatik dikoreksi. Beberapa orang di dalam pergerakan 1854 telah membawa mereka kepada pandangan-pandangan serta pengalaman masa lalu mereka dengan pekabaran malaikat ketiga. Mereka tidak dapat melakukan hal ini; tidak ada keselarasan antar Kristus dan Belial.

Ketiadaan kebangkitan orang fasik dengan Pandangan-pandangan mereka yang aneh mengenai zaman yang akan datang adalah kesalahan besar yang Setan telah kerjakan di kalangan para bidat zaman akhir, untuk melaksanakan tujuannya sendiri dalam menghancurkan jiwa-jiwa. Kesalahan-kesalahan ini tidak selaras dengan pekabaran surgawi.

Beberapa dari orang-orang ini memiliki Praktik-praktik di mana mereka menyebut Karunia-karunia dan mengatakan bahwa Tuhan telah menempatkan hal itu di dalam gereja.

Mereka memiliki suatu bunyi yang tak bermakna yang mereka sebut bahasa yang tidak dikenal, di mana hal itu tidak dikenal bukan hanya oleh manusia tetapi juga oleh Tuhan dan semua penduduk surga.

Karunia-karunia yang demikian direkayasa oleh pria dan wanita, ditopang oleh sang penipu ulung itu.

yang menahan bibirnyaFanatisme, kegembiraan yang palsu, bahasa roh yang palsu, dan praktik-praktik gaduh telah ditetapkan sebagai karunia-karunia yang telah Allah tempatkan di dalam gereja. Beberapa orang telah tertipu di sini. Buah-buah dari semua ini bukanlah buah-buah yang baik. “Dari buahnya kamu akan mengenal mereka.”

Fanatisme dan kegaduhan telah dipertimbangkan sebagai bukti iman yang khusus. Beberapa orang merasa tidak puas dengan suatu pertemuan kecuali mereka memiliki saat yang penuh dengan kuasa dan kebahagiaan yang meluap-luap.

Baca juga: Apakah  Ada yang salah dengan Melompat dan Bertepuk tangan di Gereja? 

Mereka mengupayakan hal ini dan bangkit dalam suatu perasaan yang gembira-ria. Namun pengaruh dari pertemuan-pertemuan yang demikian tidak menguntungkan.

Bilamana suasana kegembiraaan yang meluap-luap telah berlalu, mereka tengelam dalam suasana yang lebih rendah daripada sebelumnya sebab kebahagiaan mereka tidak muncul dari sumber yang benar.

Pertemuan-pertemuan yang paling menguntungkan bagi kemajuan kerohanian adalah mereka yang berciri-ciri: dengan kekhidmatan dan penyelidikan hati yang dalam; masing-masing berusaha mengetahui diri mereka; dan dengan kesungguh-sungguhan, dan dengan kerendahan hati yang dalam, berusaha belajar dari Kristus. – {Testimonies for the Church, vol. 1, hlm. 411, 412} –

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

MEDIA SOSIAL

7,720FansSuka
370PengikutMengikuti
15,000PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Artikel Terbaru