26.5 C
Jakarta
Thursday, 01 December 2022
No menu items!
Beranda blog

Singapura Resmi Cabut UU Kriminalisasi Seks Gay

Singapura Resmi Cabut UU Kriminalisasi Seks Gay
Singapura tak akan mengubah definisi pernikahan sebagai ikatan antara laki-laki dan perempuan.

AkhirZaman.org: Parlemen Singapura resmi mencabut undang-undang yang mengkriminalisasi hubungan seks gay.

Kini, aktivitas seks gay pun tak lagi dianggap kriminal di Singapura. Reuters melaporkan bahwa parlemen Singapura mencabut UU era kolonial itu pada Selasa (29/11) yang lalu.

Mendesak Pencabutan Undang-undang

Meski demikian, parlemen juga mengamandemen UU yang bisa membuka jalan pengajuan tuntutan untuk mengubah definisi pernikahan dan keluarga.

Selama ini, aktivis lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di negara lain menggunakan UU semacam itu untuk mengubah definisi pernikahan sehingga tak sebatas “ikatan laki-laki dan perempuan.”

Kini, aktivis LGBT di Singapura memang menyambut baik pencabutan UU kriminalisasi seks gay tersebut. Namun, mereka kecewa karena tak bisa mengubah definisi pernikahan melalui jalur hukum.

Kepala kelompok advokasi LGBT Oogachaga, Bryan Choong, mengatakan momen ini memang bersejarah bagi aktivis yang mendesak pencabutan UU tersebut.

Namun, ia menegaskan bahwa pasangan dan keluarga LGBT juga “punya hak untuk diakui dan dilindungi.”

Isu-isu LGBT Mulai Bergeser

Hingga kini, belum diketahui waktu pasti aturan yang baru bakal berlaku. Namun, amandemen kali ini bakal memberikan ruang bagi parlemen untuk memperluas definisi pernikahan.

Pemerintah sendiri selama ini bersikeras mengamandemen aturan itu. Perdana Menteri Lee Hsien Loong menegaskan isu-isu semacam itu memang seharusnya tak dibawa ke pengadilan.

Lee juga menekankan bahwa Singapura tak akan mengubah definisi pernikahan sebagai ikatan antara laki-laki dan perempuan.

“Kami ingin menjaga keseimbangan, mempertahankan masyarakat yang stabil, nilai-nilai keluarga heteroseksual, tapi dengan ruang bagi homoseksual untuk hidup dan berkontribusi di masyarakat,” ucap Menteri Dalam Negeri K. Shanmugan.

Di Singapura sendiri, sikap terhadap isu-isu LGBT sudah mulai bergeser dalam beberapa tahun terakhir, terutama di antara kaum muda, walau kelompok-kelompok keagamaan memang masih konservatif.

Berdasarkan survei Institute of Policy Studies pada 2018 lalu, sekitar 42 persen dari responden berusia 18-25 tahun menerima konsep pernikahan sesama jenis.

sumber: https://bit.ly/3UkoP9c

Tanda Akan Berakhirnya Dunia Ini

Ketika Anda mendengarkan berita di atas, apa yang akan Anda pikirkan?

Apakah Anda akan berpikirAh, sudah normal itu; kebanyakan orang sudah masuk dalam golongan tersebut karena jumlah persentase lebih dari 40 persen sesuai dengan berita di atas.

Ataukah Anda akan berpikir bahwa ini adalah salah satu tanda akan berakhirnya dunia ini?
Mari kita lihat apa yang Alkitab katakan:

Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Matius 24:37.

Apa yang terjadi di zamannya Nuh? Firman Tuhan nyatakan lebih lanjut:

Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.Matius 24:38-39.

Hendaklah Berjaga-jaga

Bila Anda memperhatikan bahwa firman Tuhan dalam injil Matius pasal 24 Kristus secara langsung meyampaikan perihal Khotbah mengenai Akhir Zaman”.

Dengan demikian akhir zaman akan mengacu kepada kedatangan Yesus yang kedua kali, lalu nasihat apa yang firman Tuhan nyatakan untuk Anda, saya dan kita semua yang mengaku sebagai umat-Nya,..

Pada ayat 42 firman Tuhan nyatakan Hendaklah kamu berjaga-jaga.

Apakah yang dimaksudkan dengan berjaga-jaga?

Akhir zaman berhubungan dengan situasi yang diliputi oleh malapetaka bagi umat manusia yang tidak setia kepada Tuhan yang benar.

Namun akan menjadi sukacita besar bagi umat manusia yang berada dalam penyembahan yang benar yaitu Yesus Kristus.

Lalu apa yang perlu dalam proses berjaga-jaga?

Firman Tuhan nyatakan:
Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.” II Timotius 4:2.

Lebih lanjut yaitu dengan memiliki ketekunan dan menuruti perintah Allah, serta memiliki iman-Nya Yesus sebagaimana yang kitab Wahyu 14:12.

Kristus Teladan Kita

Kristus Teladan Kita
Kristus adalah pola dari setiap pelayanan setiap orang yang terpanggil dalam segala hal dalam setiap tanggungjawab yang sedang dipikul oleh setiap orang yang terpanggil dalam pelayanan Tuhan.

Sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supa ya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu. Yohanes 13:15

AkhirZaman.org: Kristus teladan kita; Ketika Allah menggunakan beragam talenta dalam pekerjaan-Nya. la melaksanakan pekerjaan-Nya bagi Jemaat-Nya dalam beragam instrumen.

bertanggungjawab kepada Allah

Tidak satu orang pun yang menginginkan dirinya lebih dihormati sebagai Satu-satunya guru dalam jemaat, namun yang sementara mengaku bekerja dalam pelayanan bagi Allah. 

Tidak seorang pun yang berkata, Aku ingin pengaruhku saja yang didengarkan di gereja dimana aku menjadi ketua, sementara dalam kehidupannya ia membiarkan terangnya tidak bersinar bagi Allah. 

Mereka yang tidak sopan kepada Rekan-rekan mereka sesama pekerja harus bertanggung jawab kepada Allah.

Oleh pengaruh mereka yang mementingkan diri, mereka bertindak menahan dari jemaat-Nya terang yang Allah inginkan supaya umat-Nya miliki.

Teladan dalam pengajaran-Nya

Disini para pelayanan Tuhan, telah menyatakan suatu roh yang lain yang Allah tidak sokong, suatu perilaku yang hendaknya menjadi cerminan dari Kristus sebagai teladan kita dalam pelayanan kepada sesama.

Kristus telah dikirimkan ke dunia ini untuk melakukan kepentingan Bapa-Nya. Kristus adalah pola dari setiap pelayanan setiap orang yang terpanggil dalam segala hal dalam setiap tanggungjawab yang sedang dipikul oleh setiap orang yang terpanggil dalam pelayanan Tuhan.

Keanekaragaman teladan dalam pengajaran-Nya adalah suatu pelajaran yang kita butuhkan untuk kita pelajari.

membuat kemajuan dalam kebaikan

Semua pekerja tidaklah sama pengertian dan pengalaman mereka atau pelaksanaan mereka terhadap firman.

Beberapa pekerja secara tetap turut ambil bagian dalam daging dan darah Kristus. Mereka memakan daun-daun pohon kehidupan.

Mereka adalah para pelajar yang menetap dalam sekolah Kristus. Mereka membuat kemajuan setiap hari dalam kebaikan, dan mendapatkan suatu pengalaman yang melayakkan mereka untuk bekerja bagi Tuhan.

Pengaruh mereka adalah suatu nilai dari hidup kepada hidup. Mereka memiliki pemikiran yang demikian rohaniah sehingga mereka siap melihat perkara-perkara rohani.

bertumbuh terus menerus

Alkitab adalah mata pelajaran mereka. Majalah-majalah, koran-koran, dan buku-buku yang tidak bercerita tentang surga atau llahi tidak menarik perhatian mereka. 

Tetapi firman Allah yang bertumbuh terus-menerus lebih berharga bagi mereka. Allah datang lebih dekat dan berbicara kepada mereka dalam bahasa yang tidak bisa disalah mengerti.

Ada orang-orang lain yang belum belajar bagaimana memperbaiki pemikiran-pemikiran mereka supaya tertuju pada Kitab Suci sehingga mereka menyingkirkan dari diri mereka setiap hari persediaan anugerah yang segar.

 

Diperlukan Untuk Menghidupkan Kesungguh-sungguhan

Diperlukan Untuk Menghidupkan Kesungguh-sungguhan
Diperlukan kesungguh-sungguhan mereka melakukan yang terbaik, yang dapat dilakukan dengan menghidupkan setiap Talenta-talenta yang dipertambahkan oleh Tuhan.

 

“Dan prajurit-prajurit bertanya juga kepadanya: ‘Dan kami, apakah yang harus kami perbuat?’Jawab Yohanes kepada mereka; ‘Jangan merampas dan jangan memeras dan cukupkanlah dirimu dengan gajimu’”(Lukas 3:14).

AkhirZaman.org: Diperlukan untuk menghidupkan kesungguh-sungguhan adalah hal yang Allah wajibkan dari Umat-umat-Nya.

Para pendeta sebagai hamba Tuhan, juga merupakan prajurit dalam medan pertempuran yang dalam pelayan mereka kepada Tuhan agar mempelajari Firman Tuhan sebagai senjata kebenaran dengan doa serta Kesungguh-sungguhan dalam melawan kepalsuan.

kesungguh-sungguhan dengan waktu

Sedikit waktu mengisi pikiran dari Buku-buku; Diperlukan kesungguh-sungguhan mereka melakukan yang terbaik, yang dapat dilakukan dengan menghidupkan setiap Talenta-talenta yang dipertambahkan oleh Tuhan.

Kesungguh-sungguhan dalam pelayanan Tuhan sebagai jurukabar-Nya, selagi masih mendapatkan waktu serta kesempatan.

Agar dalam menyampaikan kebenaran firman Tuhan, mengungkapkannya dalam penyampaian Perkataan-perkataan bahasa yang paling jelas dan yang paling sederhana.

Mencari kebijaksaan surga

Selain itu para hamba Tuhan adalah hendaknya merupakan Pribadi-pribadi yang rendah hati yang berjalan dengan kecermatan dan kerendahan hati.

Yang dengan rela hati mencari kebijaksanaan surga, yang bekerja bagi Allah dari hati, dan yang diaktulisasikan oleh motif yang mendominasi oleh kasih bagi Kristus.

Serta bagi Jiwa-jiwa yang dilayani, adalah merupakan milik Tuhan yang bagi inilah Kristus telah mengorbankan kehidupan-Nya.

Mereka akan didengarkan oleh Orang-orang bahkan orang-orang yang memiliki kesanggupan dan talenta-talenta terbaik.

Akan ada suatu daya tarik dalam kesederhanaan kebenaran yang mereka sampaikan. Kristus adalah guru besar yang dunia pernah kenal. 

dipenuhi oleh kuasa roh allah

Yohanes pembaptis belum pernah belajar di sekolah rabi-rabi. Kendati demikian, para raja, para bangsawan, kaum Farisi dan Saduki, para prajurit dan pegawai Roma,..

Bahkan mreka yang terlatih dalam semua etiket pengadilan, orang pintar, para pemungut pajak yang ahli hitung, Orang-orang besar pada waktu itu, mendengarkan perkataan dari Yohanes pembaptis, karena hidupnya dipenuhi oleh kuasa Roh Allah.

Dengan demikian Orang-orang akan diyakinkan terhadap Pernyataan-pernyataan kebenaran Firman Tuhan yang jelas, kemudian yakin serta menyadari akan dosanya; Mereka bertanya kepadanya, Apa yang akan kami perbuat? Lukas 3:14. 

Mempersiapkan suatu umat

Pada zaman ini, persis sebelum kedatangan Kristus yang kedua kali di Awan-awan di langit, Tuhan memanggil para pria dan wanita yang mau bersungguh-sungguh hati serta mau mempersiapkan suatu umat untuk bertahan pada hari besar Tuhan.

Orang-orang yang sudah melewati suatu periode waktu yang lama mempelajari buku-buku tulisan tidak menyatakan dalam kehidupan mereka pelayanan yang sungguh-sungguh yang berarti bagi zaman akhir ini. 

Di antara para pendeta dan para pelajar terdapat suatu kebutuhan akan bantuan Roh Allah. lmbauan-imbauan penuh doa yang Sungguh-sungguh yang muncul dari hati seorang pembawa kabar dengan penuh kejiwaan akan menciptakan keyakinan.

Orang-orang terpelajar tidak akan dibutuhkan untuk melakukan hal lni; karena mereka tergantung lebih banyak atas pelajaran yang mereka peroleh dari Buku-buku dari pada atas pengetahuan akan Allah dan Kristus Yesus yang la sudah kirimkan.

Semua yang mengenal Satu-satunya kebenaran dan Allah yang hidup akan mengenal Kristus Yesus, satu-satunya Anak Allah, dan akan mengkhotbahkan Kristus Yesus dan Dia yang disalibkan.

(2SM 152)

Anak-anak Menangis Kelaparan Saya Terpaksa Membius Mereka Supaya Tertidur

Anak-anak Menangis Kelaparan Terpaksa Mereka Di Bius Supaya Tertidur
Situasi tersebut adalah akibat dari sanksi internasional terhadap Afghanistan dan pembekuan aset-aset Afghanistan. Pemerintah kami mencoba untuk mengidentifikasi berapa banyak yang membutuhkan.

Anak-anak menangis kelaparan, saya terpaksa membius mereka supaya tertidur. Sejumlah warga Afghanistan memberikan obat kepada anak-anak mereka yang kelaparan supaya tertidur.

Ada pula warga yang menjual anak perempuan dan organ tubuh mereka agar bisa bertahan hidup.

Di musim dingin kedua sejak Taliban mengambil alih kekuasaan dan terjadi pembekuan dana bantuan dari luar negeri, jutaan orang tinggal selangkah lagi menuju kelaparan.

Anak-anak kami terus menangis, dan mereka tidak mau tidur. Kami tidak punya makanan, ujar Abdul Wahab.

Jadi kami ke apotek, membeli obat, dan memberikannya ke anak-anak supaya mereka mengantuk.

Terlantar Akibat Perang

Abdul Wahab tinggal di luar Herat kota terbesar ketiga di Afghanistan. Dia menghuni sebuah permukiman yang dipenuhi ribuan rumah dari lumpur dan telah berdiri selama beberapa dekade.

Di permukiman itu terdapat orang-orang terlantar akibat perang dan bencana alam.
Abdul adalah salah satu dari banyak pria yang berkumpul di sekitar kami.

Kami bertanya, berapa banyak yang memberikan obat kepada anak-anak sehingga tak sadarkan diri?

Banyak, banyak dari kami melakukan itu, ujar mereka menimpali pertanyaan kami.
Ghulam Hazrat meraba saku di pakaiannya dan mengeluarkan satu lembar tablet.

Nama obat itu alprazolam, obat penenang yang biasanya diresepkan untuk meredakan gangguan kecemasan.

Ghulam punya enam anak, yang bungsu berusia setahun. Saya juga memberikan obat ini kepadanya. imbuhnya.

Pria lainnya menunjukkan kepada kami potongan obat escilatopram dan sertraline yang mereka katakan akan diberikan kepada anak-anak mereka.

Sejumlah dokter mengatakan ketika diberikan kepada anak-anak yang tidak memiliki nutrisi yang cukup, obat-obatan seperti itu bisa mengakibatkan kerusakan ginjal, bersamaan dengan penyakit lain seperti kelelahan kronis, gangguan tidur dan perilaku.

Di sebuah apotek, kami menemukan bahwa siapa saja bisa membeli lima tablet obat dengan harga 10 Afghanis atau setara Rp1.700.

Malapetaka Kemanusiaan

Sebagian besar keluarga yang kami temui sedang berbagi beberapa potong roti setiap hari. Seorang perempuan berkata kepada kami, mereka makan roti kering di pagi hari, dan pada malam hari mereka celupkan roti itu ke air supaya kenyal.

PBB mengatakan malapetaka kemanusiaan ini kini terjadi di Afghanistan.

Mayoritas dari para pria di luar Herat bekerja sebagai buruh harian. Mereka telah menjalani hidup yang sulit selama bertahun-tahun.

Tapi ketika Taliban mengambil alih kekuasaan pada Agustus lalu, tanpa pengakuan internasional atas pemerintahan de facto yang baru, dana bantuan luar negeri yang diperuntukkan bagi Afghanistan dibekukan sehingga memicu kelumpuhan ekonomi.

Para pria juga tidak bekerja. Kadang-kadang mereka mendapatkan pekerjaan dengan bayaran sekitar 100 Afghanis atau setara Rp17.000.

Ke manapun kami pergi, kami menemukan orang-orang dipaksa mengambil keputusan ekstrem untuk menyelamatkan keluarga mereka dari kelaparan, termasuk menjual ginjal.

Ammar (bukan nama sebenarnya) berkata, dia telah melakukan operasi pengangkatan ginjal tiga bulan lalu dan menunjukkan kepada kami bekas luka selebar sembilan inci.

Bekas jahitan itu berwarna merah muda, melintang di perutnya dari bagian depan ke belakang.

Dia berusia sekitar 20 tahun, umur produktif untuk bekerja. Kami menyembunyikan identitasnya.

Tidak ada jalan keluar. Saya dengar orang-orang bisa menjual ginjal ke sebuah rumah sakit lokal. Saya pergi ke sana dan mengatakan kepada mereka saya ingin melakukannya.

Beberapa minggu kemudian saya mendapat telepon yang meminta saya datang ke rumah sakit, ujar Ammar.

Mereka melakukan beberapa pengecekan, lalu mereka menyuntik saya dengan sesuatu yang membuat saya tidak sadar. Saya takut tapi saya tak punya pilihan.

Tidak Punya Harapan

Ammar dibayar 270.000 Afghanis atau sekitar Rp48 juta untuk menjual ginjalnya. Sebagian besar digunakan untuk membayar utang yang dia pinjam untuk membeli makanan bagi keluarganya.

Kalau malam ini kami makan, besoknya tidak. Setelah menjual ginjal, saya merasa seperti separuh manusia. Saya tidak punya harapan. Jika hidup terus seperti ini, rasanya saya bakal mati, tuturnya.

Menjual organ tubuh demi uang bukanlah hal yang aneh di Afghanistan. Itu terjadi, bahkan sebelum Taliban mengambil alih kekuasaan.

Tapi sekarang, meskipun setelah membuat keputusan yang sulit, mereka masih tidak menemukan cara lain untuk bertahan hidup.

Di sebuah rumah kosong dan dingin, kami bertemu dengan seorang ibu muda yang mengatakan dia telah menjual ginjalnya tujuh bulan lalu.

Mereka harus membayar utang –uang yang mereka pinjam untuk membeli sekawanan domba.

Hewan-hewan itu mati dalam bencana banjir beberapa tahun lalu dan mereka kehilangan mata pencaharian. Uang sebanyak Rp42 juta yang diperoleh dari menjual ginjal itu, tidaklah cukup.

Sekarang kami terpaksa menjual anak perempuan kami yang berusia dua tahun. Orang-orang yang meminjami kami uang dan melecehkan kami setiap hari berkata, berikan kepada kami putrimu jika Anda tidak bisa membayar, katanya.

Saya merasa malu atas kondisi kami. Kadang-kadang saya merasa lebih baik mati daripada hidup seperti ini, sambung suaminya.Lagi dan lagi, kami mendengar orang-orang menjual anak perempuan mereka.

Saya menjual anak perempuan saya yang berusia lima tahun seharga Rp17 juta, ujar Nizamuddin. Angka itu kurang dari setengah uang yang didapat dari menjual ginjal.

Dia menggigit bibirnya dan matanya berkaca-kaca. Harga diri orang-orang di sini telah hancur oleh kelaparan.

Kami mengerti hal itu melanggar hukum Islam, dan kami menempatkan hidup anak-anak kami dalam bahaya, tapi tidak ada jalan lain, kata Abdul Ghafar, salah satu pemimpin di komunitas ini.

Meningkatnya Angka Malnutrisi

Di salah satu rumah, kami bertemu anak perempuan berusia empat tahun, namanya Nazia. Dia anak yang riang dan membuat mimik lucu saat bermain dengan adiknya Shamshullah yang berusia 18 bulan.

“Kami tidak punya uang untuk membeli makanan, jadi saya mengumumkan ke masjid setempat bahwa saya ingin menjual anak perempuan saya,” kata ayah Nazia, Hazratullah.

Nazia telah dijual untuk menikah dengan seorang anak laki-laki dari sebuah keluarga di sebelah selatan provinsi Kandahar. Pada usia 14 tahun, Nazia akan dibawa pergi. Sejauh ini Hazratullah telah menerima dua kali pembayaran.

“Saya akan menggunakan uang itu untuk membeli makanan, dan beberapa obat-obatan untuk anak laki-laki saya. Lihatlah Shamsullah, dia malnutrisi,” ujar Hazratullah sambil menarik baju anak laki-lakinya itu untuk menunjukkan kepada kami perutnya yang buncit.

Meningkatnya angka malnutrisi adalah bukti dampak kelaparan terjadi pada anak-anak di bawah usia lima tahun di Afghanistan.

Mengidap Dari Satu Penyakit

Dokter Lintas Batas (MFS) menyaksikan tingginya perawatan malnutrisi di fasilitas mereka di seluruh negeri. Kasus malnutrisi disebut meningkat sekitar 47% tahun ini dibanding tahun lalu.

Pusat pemberian makanan milik MFS di Herat adalah satu-satunya fasilitas yang lengkap untuk menangani kasus gizi buruk di Herat, tapi juga di provinsi tetangga Ghor dan Badghis –di mana kasus kekurangan gizi meningkat 55% selama setahun terakhir.

Sejak tahun lalu, mereka menambah jumlah tempat tidur untuk menyesuaikan dengan jumlah anak-anak yang sakit. Tapi meski begitu, fasilitas ini selalu membludak.

Semakin banyak anak yang datang, harus dirawat karena mereka mengidap lebih dari satu penyakit.

Omid kekurangan gizi, dan menderita hernia serta sepsis. Pada usia 14 bulan, beratnya cuma empat kilogram.

Dokter mengatakan kepada kami bahwa bayi normal di umur segitu semestinya memiliki berat setidaknya 6,6 kilogram.

Ibunya, Aamna meminjam uang untuk pergi ke rumah sakit saat dia mulai muntah-muntah.

Kami bertanya kepada Hameedullah Motawakil yang merupakan juru bicara pemerintah Taliban di provinsi Herat soal apa yang mereka lakukan untuk menangani kelaparan.

“Situasi tersebut adalah akibat dari sanksi internasional terhadap Afghanistan dan pembekuan aset-aset Afghanistan. Pemerintah kami mencoba untuk mengidentifikasi berapa banyak yang membutuhkan.

Banyak yang berbohong tentang kondisi mereka karena mereka berpikir mereka bisa mendapatkan pertolongan,” ungkapnya.

Seperti itulah sikap pemerintah Taliban meski telah diberi tahu bahwa kami melihat banyak bukti berapa buruknya situasi di lapangan.

Dia juga menambahkan bahwa Taliban berupaya menciptakan lapangan pekerjaan.

“Kami sedang berusaha untuk membuka tambang bijih besi dan proyek pipa gas.”
Tapi nampaknya hal itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

Orang-orang berkata kepada kami, kalau mereka seperti ditelantarkan oleh pemerintah Taliban dan komunitas internasional.

Kelaparan pelan-pelan membunuh karena efeknya tidak langsung terlihat.
Jauh dari perhatian dunia, skala krisis di Afghanistan mungkin tidak akan pernah mereda karena tidak ada yang peduli.

Sumber: https://bbc.in/3V5sKI1

Pilihan-pilihan Yang Sulit

Rasa lapar yang sangat luar biasa, bukan hanya terjadi satu atau dua hari atau satu minggu itu dialami, tetapi sudah terjadi begitu lama, sehingga tak jarang mereka dihadapkan pada pilihan-pilihan yang sulit, yang harus mereka ambil.

Ketika rasa lapar mendera kecenderungan kita adalah berpikir sesuai kebutuhan saat ini, dan cenderung tidak menghiraukan efek jangka panjangnya.

Tetapi kita bersyukur karena ada satu sosok manusia yang dalam masa kelaparan yang Dia alami, Dia masih dapat memikirkan efek jangka panjangnya, sehingga Dia benar-benar berhati-hati dalam mengambil keputusan, siapakah Dia?

Ya Dia adalah Yesus ketika Dia berpuasa di Padang Gurun, mari kita lihat kisahnya.

“Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus. Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: ‘Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.’

Tetapi Yesus menjawab: ‘Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.” Matius 4:2-4.

Kelaparan Secara Jasmani

Dia menang terhadap rasa lapar yang mendera-Nya serta godaan Iblis. Kalau saja Dia kalah maka tugas Dia di dunia ini untuk menyelamatkan Anda, saya dan kita semua tidak akan berhasil.

Bisa jadi saat ini Anda tidak menghadapi kelaparan secara jasmani, karena kehidupan Anda yang mungkin cukup atau lebih daripada cukup.

Tetapi bisa jadi Anda mengalami kelaparan dalam hal lain, mungkin kekhawatiran akan masa depan, atau mungkin merasa sendirian dan tidak ada yang mempedulikan Anda,

Atau mungkin Anda merasa sia-sia dengan hidup Anda selama ini, atau bisa jadi Anda merasa kering dalam kebutuhan Rohani?

Rahasia kemenangan Yesus adalah ketika Dia bergantung sepenuhnya kepada Allah Bapa, dan hal ini bisa Anda lihat dari senjata yang Dia gunakan dalam melawan cobaan dari Iblis, Dia gunakan “Ada Tertulis” yang berarti “Firman Tuhan.”

“Carilah Tuhan selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!” Yesaya 55:6.

“Dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.” II Tawarikh 7:14.

Pekabaran Bagi Zaman Sekarang

Pekabaran Bagi Zaman Sekarang
Dosa-dosa ditutup-tutupi, disembunyikan, dan dibiarkan saja; tangan kanan persahabatan kepada dunia diberikan kepada orang-orang yang membawakan teori-teori palsu dan pandangan-pandangan palsu.

Allah menilik bumi itu dan sungguhlah rusak benar, sebab semua manusia menjalankan hidup yang rusak di bumi. Berfirmanlah Allah kepada Nuh.’ “Aku telah memutuskan untuk mengakhiri hidup segala makhluk, sebab bumi telah penuh dengan kekerasan oleh mereka, jadi Aku akan memusnahkan mereka bersama-sama dengan bumi. Kejadian 6:12,13.

AkhirZaman.org: Pekabaran bagi zaman sekarang merupakan Pekabaran yang umat Tuhan sampaikan hendaknya secara tegasnya seperti pekabaran Yohanes.

pekabaran dari jurukabar tuhan

la menghardik Raja-raja karena kasalahan mereka. la menghardik perzinahan Herodes. Kendati kehidupannya berada dalam bahaya, Kebenaran tidak memudar dari bibirnya.

Dan pekerjaan pekabaran yang dibagikan oleh umat Tuhan sebagai jurukabar-Nya pada zaman ini hendaknya dilakukan dalam kesetiaan.

Sebab para penghuni dunia ini khususnya dalam zaman akhir ini tak ada bedanya dilambangkan oleh para penghuni bumi pada zaman air bah

Orang-orang yang jahat yang merupakan penghuni dunia kuno dengan jelas dinyatakan: 

Ketika dilihat Tuhan bahwa kejahatan manusia di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata. Kejadian 6:5.  

Allah menilik bumi itu dan sungguh rusak benar, sebab semua manusia menjalankan hidup yang rusak di bumi. Berfirmanlah Allah kepada Nuh, Aku telah memutuskan untuk mengakhiri hidup segala makhluk, sebab bumi telah penuh dengan kekerasan oleh mereka, jadi Aku akan memusnahkan mereka bersama-sama dengan bumi. Kejadian 6:6,12,13.

pekabaran hardikan khusus

Adalah merupakan tugas pelayanan khusus untuk dilakukan, dengan pekabaran Hardikan-hardikan khusus untuk diberikan kepada zaman ini dalam sejarah bumi ini.

Tuhan tidak akan meninggalkan gereja-Nya tanpa Hardikan-hardikan dan Amaran-amaran. Sebab dosa telah menjadi modern; sehingga pekabaran bagi zaman sekarang dinyatakan.

Hati manusia tertutupi yang dari kebenaran kudus Tuhan sehingga itu tidak lain hanyalah menjengkelkan dalam pemandangan Allah.

Pekabaran seruan untuk bertobat

Dosa-dosa ditutup-tutupi, disembunyikan, dan dibiarkan saja; tangan kanan persahabatan kepada dunia diberikan kepada orang-orang yang membawakan teori-teori palsu dan pandangan-pandangan palsu.

Sehingga ini yang mengacaukan pikiran uma Allah, mematikan sensibilitas mereka terhadap apa yang membentuk Prinsip-prinsip yang benar.

Hati nurani menjadi tidak memiliki kesanggupan untuk mengerti Nasihat-nasihat dan hardikan amran yang sudah diberikan.

Terang yang diberikan, yang menyerukan supaya bertobat, sudah dipadamkan di dalam Angan-angan ketidakpercayaan dan pertentangan dibawa ke dalam oleh rencana-rancangan serta Temuan-temuan fana manusia.

(2SM 151)

Pekerjaan Kita Seumur Hidup

Pekerjaan Kita Seumur Hidup
Betapa berhati-hatinya kalau begitu kita ini seharusnya untuk mengikuti teladan Kristus dalam pekerjaan seumur hidup kita. Terkecuali kita melakukan hal ini, kita tidak ada artinya bagi dunia ini garam yang telah menjadi tawar.

 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan. Matius 11:28-30 

AkhirZaman.org: Pekerjaan kita seumur hidup; Kita dapat membaca dalam Firman Tuhan kisah mengenai Kritus yang berjalan di bumi ini dalam kelembutan dan kerendahan hati, yang pergi untuk melakukan yang baik Kisah 10:38 

Mengajarkan Kebenaran

Kristus telah datang serta meluangkan perhatian dengan kerelaan hidup-Nya dalam pelayanan yang penuh dengan belaskasihan bagi umat manusia yang tidak berdaya ini.

Kristus dengan tangan-Nya yang terulur mengasihi, yang menghiburkan orang-orang yang berduka, yang dengan tutur kata-Nya Ia mengajarkan kebenaran kepada Orang-orang yang membutuhkan, yang mengangkat Orang-orang yang jatuh.

la tidak memiliki rumah di dunia ini, hanya karena kebaikan Teman-teman-Nya disediakan rumah bagi-Nya sebagai seorang pengembara.

Sabar dan ceria

Kendati demikian surgalah yang muncul dalam kehadiran-Nya. Hari demi hari la menemui pencobaan-pencobaan dan godaan-godaan, walaupun demikian Kristus tidak gagal atau menjadi patah semangat.

la dikelilingi oleh Pelanggaran-pelanggaran manusia, namun demikian Kristus tidak tergoda serta tetap memelihara Perintah-perintah Bapa-Nya.

la selalu sabar dan ceria, agar orang-orang yang tertekan Ia temui pun mengalami sukacita yang sama dalam mengagungkan Dia sebagai seorang pembawa kabar kehidupan, damai dan kesehatan.

la melihat keperluan orang-orang, pria dan wanita, dan kepada mereka semua la memberikan undangan itu, 

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang, dan belajarlah kepada-Ku; karena Aku lemah lembut dan rendah hati: dan jiwamu akan mendapatkan ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan. Matius 11:28-30.

Bekerja dengan baik

Teladan yang begitu mulia yang Kristus sudah tinggalkan bagi umat-Nya dalam pekerjaan seumur hidup-Nya!

Siapakah dari antara kita sebagai Anak-anak-Nya yang sementara menghidupkan teladan baik sebagaimana yang Kristus telah hidupkan, demi kemuliaan Allah?

Kristus adalah terang dunia, dan ia yang bekerja dengan baik bagi Bapa-Nya serta harus menyalakan lilinnya dari kehidupan llahi-Nya. Kepada para rasul-Nya Kristus berkata,

Kamu adalah garam dunia: jika garam itu menjadi tawar,… tidak ada lagi gunanya, selain dibuang, dan diinjak orang. Matius 5:13. 

Betapa berhati-hatinya kalau begitu kita ini seharusnya untuk mengikuti teladan Kristus dalam pekerjaan seumur hidup kita.

Terkecuali kita melakukan hal ini, kita tidak ada artinya bagi dunia ini garam yang telah menjadi tawar.

(2 SM 154, 155)

MEMBUNGKAM KEPICIKAN ORANG BODOH

Membungkam Kepicikan Orang Bodoh
Allah mau orang-orang yang akan meletakkan tangan mereka pada suatu pekerjaan yang salah dan berkata, “lni adalah tidak menurut kehendak Allah.”

Sebab inilah kehendak Allah, yaitu supaya dengan berbuat baik kamu membungkamkan kepicikan orang-orang yang bodoh. Hiduplah sebagai orang merdeka dan bukan seperti mereka yang menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi kejahatan-kejahatan mereka, tetapi hiduplah sebagai hamba Allah. I Petrus 2:15,16.

AkhirZaman.org: Membungkam kepicikan orang bodoh; Apakah setiap orang menganggap bahwa pekabaran-pekabaran serta amaran tidak akan datang kepada Orang-orang yang Allah hardik?

Membalaskan kemarahan

Orang-orang yang dihardik boleh saja menjadi marah dan berupaya untuk membawa hukum itu untuk dibalaskan kepada pembawa kabar kebenaran Allah;

Namun dengan membalaskan kemarahan mereka ini, mereka tidak sementara melakukannya hukuman itu kepada pembawa pekabaran Tuhan ini, tetapi yang mereka perbuat adalah kepada Kristus, yang telah memberikan hardikan dan amaran.

Ketika Orang-orang picik hati bertindak menimbulkan bahaya terhadap pekerjaan dan maksud Allah oleh arah tindakan mereka yang keliru, tidakkah mereka akan mendengar suara hardikan?

Menimbulkan Bahaya

Jika pelaku kesalahan itu saja yang diperhatikan, dan pekerjaan ltu tidak maju lebih jauh daripadanya, ia sendiri seharusnya mendapatkan kata-kata amaran;

Tetapi ketika arah tindakannya sementara menimbulkan bahaya positif terhadap pekerjaan kebenaran, dan jiwa-jiwa menjadi terancam, Allah mewajibkan bahwa amaran itu akan menjadi seluas cedera yang ditimbulkan.

Kesaksian-kesaksian itu tidak akan dihindarkan. Kata-kata hardikan dan amaran, Demikianlah firman Tuhan yang jelas itu, akan muncul dari keagenan-keagenan Allah yang ditunjuk;

Karena kata-kata itu tidak berasal dari alat manusia; mereka berasal dari Allah, yang telah menunjukkan kepada mereka pekerjaan mereka yang penuh dengan kepicikan yang bodoh.

Allah membaca Motif

Jika suatu gugatan dibuat pada Pengadilan-pengadilan bumi, dan Allah menderita sehingga diantarkan ke pengadilan itu, ltu adalah supaya nama-Nya sendiri yang boleh dimuliakan.

Tetapi suatu celaka akan muncul pada orang yang memberikan dirinya sendiri untuk melakukan hal tersebut. Allah membaca motif-motif, apa pun itu, akan membungkam kepicikan orang bodoh.

Saya berdoa supaya Tuhan mengajar saudara-saudara kita untuk berterus terang, dan tidak membuat kompromi apa pun terhadap masalah tersebut.

Pekerjaan Allah sudah dibuat terluka dan dicederai oleh orang-orang seperti itu yang dlhubungkan dengannya, dan lebih segera mereka dipisahkan darinya, adalah lebih baik.

Allah memanggil orang-orang yang kesalehannya tetap. Dalam keadaan darurat la tidak menggunakan orang-orang yang plin plan.

Allah mau orang-orang yang akan meletakkan tangan mereka pada suatu pekerjaan yang salah dan berkata, lni adalah tidak menurut kehendak Allah.

( 2 SM 152, 153 )

Keturunan Abraham Atau Ular Beludak?

Keturunan Abraham atau ular beludak

Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: Hai kamu keturunan ularbeludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang? (Matius 3:7).

AkhirZaman.org: Keturunan Abraham atau ular beludak? Banyak orang Farisi dan Saduki datang ke tempat baptisan Yohanes, dan Yohanes berkata kepada mereka, Hai kamu keturunan ular beludak, siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang?

Anak-anak Abraham

Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan: Dan janganlah mengira bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu, Abraham adalah bapa kami: karena Aku berkata kepadamu, Allah dapat menjadikan Anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini.

Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik: pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.

Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan: tetapi la yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya:

Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api: alat penampi sudah di tangan-Nya,

la akan membersihkan tempat pengirikannya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung; tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan. (Matius 3:7-12). 

Mempersiapkan Jalan

Suara Yohanes diangkat seperti terompet. Tugasnya adalah, Beritahukanlah kepada umat-Ku pelanggaran mereka, dan kepada kaum keturunan Yakub dosa mereka (Yesaya 58:1).

la tidak memiliki ilmu pengetahuan manusia. Allah dan alam telah menjadi guru-gurunya. Tetapi seseorang diperlukan untuk mempersiapkan jalan di hadapan Kristus yang cukup berani untuk memperdengarkan suaranya seperti nabi-nabi zaman kuno, yang mengamarkan supaya bangsa yang murtad itu bertobat. 

Dan semua pergi ke padang belantara untuk mendengarkan dia. Para nelayan dan petani yang datang dari desa-desa sekitar dan dari kawasan dekat dan jauh.

Membawa kepastian dan Kebenaran

Para prajurit Roma dari markas-markas Herodes datang untuk mendengar.

Para kepala prajurit datang lengkap dengan pedang, yang siap untuk menyingkirkan tiap penyebab kerusuhan dan pemberontakan.

Para pengumpul pajak datang dari kawasan sekitar; dan dari Sanhedrin datanglah para imam. Semua mendengar selagi ia berpidato;

dan semuanya datang, bahkan orang-orang Farisi, orang-orang Saduki, dan pengolok yang dingin, yang tidak mudah terpengaruh pada zaman itu; dengan olokan yang menghancurkan, dan melukai hati dengan pengertian dosa mereka.

Tidak ada lagi argumen-argumen yang panjang, tidak ada teori-teori yang menusuk dengan halus, disampaikan secara rinci pada pertemuan mereka yang pertama-tama, “kedua,” dan “ketiga.”

Tetapi kefasihan yang murni dinyatakan dalam kalimat-kalimat pendek, setiap firman membawa bersamanya kepastian dan kebenaran mengenai amaran-amaran penting yang diberikan.

( 2SM 148, 149)

Yang Terpenting Buah Pertobatan

Yang Terpenting Buah Pertobatan

Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan. Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini! Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. (Matius 3:8-10)

AkhirZaman.org: Yang terpenting buah pertobatan, inilah Pekabaran amaran Yohanes Pembaptis waktu itu berada pada Garis-garis yang sama seperti amaran kepada Orang-orang Niniwe, … Empat puluh hari lagi, maka Niniwe akan ditunggang balikkan. (Yunus 3:4).

Memanggil Setiap Kelompok Untuk Bertobat

Niniwe bertobat, dan berseru kepada Allah, dan Allah menerima pengakuan mereka terhadap Dia. Empat puluh tahun masa percobaan telah diberikan kepada mereka untuk menyatakan keaslian pertobatan mereka dan untuk berbalik dari dosa.


Tetapi Niniwe berbalik lagi untuk menyembah patung-patung; kesalahannya menjadi lebih dalam dan lebih tidak bisa diampuni daripada sebelumnya, karena terang telah datang dan tidak didengarkan.


Yohanes Pembaptis memanggil setiap kelompok untuk bertobat. Kepada Orang-orang Farisi dan Saduki ia berkata; Larilah dari murka yang akan datang.

Menyingkirkan Dosa


Tuntutan kamu terhadap Abraham sebagai bapamu bukanlah nilai yang sedikit bagimu. Mereka tidak akan memberikan kepada kamu Prinsip-prinsip yang murni terhadap kekudusan tabiat.


Pengorbanan-pengorbanan penghapusan dosa tidak ada gunanya terkecuali kamu melihat tujuannya, Anak Domba Allah, yang menyingkirkan dosa dunia.


Kamu berbalik dari Syarat- syarat Allah dan mengikuti Ide-idemu yang rusak; dan kamu kehilangan ciri-ciri yang membentuk kamu sebagai Anak-anak Abraham.


Dan sambil menunjuk kepada Batu-batu karang yang berserakan di sekitarnya pada waktu sungai kecil itu sementara meliku-likukan jalurnya, ia berkata, . . . Allah dapat menjadikan anak-anak bagl Abraham dari batu-batu ini!” (Matius 3:9).

Mengumandangkan Kebenaran

Yohanes Pembaptis menghadapi dosa dengan hardikan yang terbuka pada Orang-orang dengan jabatan rendah serta Orang-orang dengan jabatan yang tinggi.


la mengumandangkan kebenaran kepada Raja-raja dan Bangsawan-bangsawan, entah mereka akan mendengar atau menolaknya. la berbicara secara pribadi dan dengan jelas.

Hasilkanlah Buah Pertobatan

la menghardik Orang-orang Farisi dari Sanhedrin karena agama mereka hanya sekadar rupa dan bukan kebenaran yang murni, bukan pula dengan ketaatan yang penuh. Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan…


la berbicara kepada Herodes perihal perkawinannya dengan Herodias, katanya, Tidaklah menurut hukum bagimu untuk mendapatkannya.


la berbicara kepadanya mengenai kewajiban yang hendak ia bayarkan di masa yang akan datang, ketika Allah akan menghakimi setiap orang menurut perbuatan pekerjaannya.
( 2 SM 149, 150 )

Duta Piala Dunia 2022 Sebut Homoseksual Dan LGBT Itu Haram

Duta Piala Dunia 2022 Sebut Homoseksual Dan LGBT Itu Haram
Kepala Eksekutif Piala Dunia 2022 Qatar, Nasser al Khater mengatakan, pemerintah tidak akan mengubah undang-undang soal homoseksualitas seraya meminta pengunjung "menghormati budaya kita".

AkhirZaman.org: Duta Piala Dunia 2022 Qatar yang menyebut homoseksualitas tanda “kerusakan pikiran” adalah “berbahaya dan tidak bisa diterima”, kata organisasi Human Rights Watch.

Mantan pemain timnas Qatar, Khalid Salman, mengatakan ke penyiar stasiun televisi asal Jerman, ZDF, bahwa orang-orang LGBTQ+ yang menghadiri turnamen tersebut harus “menerima aturan kami”.

Tidak Bermoral

Di Qatar yang mayoritas penduduknya beragama Islam, homoseksual adalah hal yang ilegal lantaran dianggap tidak bermoral menurut hukum Syariat Islam.

Dalam sebuah wawancara Khalid Salman berkata: “[Homoseksualitas] itu haram. Anda tahu apa artinya haram?”


Dan ketika ditanya mengapa hal itu haram, dia menambahkan: “Saya bukan seorang Muslim yang taat, tetapi mengapa itu haram? Karena merusak pikiran.”


Wawancara itu merupakan bagian dari film dokumenter yang disiarkan pada Selasa (08/11), namun dihentikan dengan cepat oleh seorang staf resmi Piala Dunia yang mendampingi proses wawancara tersebut.


Rasha Younes, peneliti senior soal hak-hak LGBT di organisasi Human Rights Watch mengatakan:


“Ucapan Khalid Salman bahwa ketertarikan sesama jenis tanda kerusakan pikiran adalah berbahaya dan tidak bisa diterima.


“Kegagalan pemerintah Qatar untuk melawan informasi palsu seperti ini memiliki dampak signifikan pada kelompok LGBT di Qatar, mulai dari memicu diskriminasi dan kekerasan terhadap mereka.


“Bahkan bisa memaksa orang-orang melakukan praktik konversi seperti ruqyah yang didukung negara.”

Denda Hukuman Mati

Belakangan muncul kekhawatiran soal bagaimana komunitas LGBTQ+ diperlakukan di Qatar.

Pasalnya hubungan sesama jenis dan tindakan yang disebut mempromosikan hubungan sesama jenis bakal dikriminalisasi sesuai dengan hukum yang berlaku seperti denda sampai hukuman mati.


Sebelumnya negara tuan rumah Piala Dunia 2022 telah menyatakan “semua orang dipersilakan” untuk mengunjungi negaranya menonton pertandingan. Qatar juga mengeklaim tidak akan ada yang didiskriminasi.


Namun, Kepala Eksekutif Piala Dunia 2022 Qatar, Nasser al Khater mengatakan, pemerintah tidak akan mengubah undang-undang soal homoseksualitas seraya meminta pengunjung “menghormati budaya kita”.


Tak cuma soal LGBTQ yang menjadi sorotan, Qatar juga dikritik atas catatan terkait hak asasi manusia dan perlakuannya kepada pekerja migran.

Hak Asasi Manusia

Adapun FIFA baru-baru ini menulis surat ke negara-negara yang berlaga di Piala Dunia, meminta mereka untuk “fokus pada sepak bola” ketimbang membangun narasi yang kontroversi atas kompetisi ini.


Surat itu, yang ditanda tangani Presiden FIFA Gianni Infantino, dikritik oleh pegiat dari Human Rights Watch, Amnesty International dan komunitas LGBTQ+ di Inggris dan Wales.


Sementara 10 asosiasi sepak bola Eropa, termasuk Inggris dan Wales mengatakan “hak asasi manusia bersifat universal dan berlaku di mana saja.”


Tapi Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) berkata, sudah waktunya untuk menghentikan narasi-narasi yang kontroversi.


Kelompok kampanye LGBTQ+, All Out, meminta FIFA untuk “mengakhiri kebisuan dan kemunafikan” mereka menyusul ucapan Khalid Salman.

Tuduhan Palsu

Dalam aksi protes di luar museum FIFA di Zurich, juru bicara dari All Out, mengatakan:

“Ini terjadi beberapa hari setelah All Out dan komunitas lain memberikan kesaksian dari kelompok LGBTQ+ di Qatar terkait penculikan, penahanan paksa, penyiksaan dan praktik konversi yang berlangsung dalam beberapa pekan terakhir.


“Namun presiden FIFA Gianni Infantino masih menyebut bahwa semua orang akan disambut di Piala Dunia.


“Dengan dua minggu tersisa sebelum dimulai pertandingan, inilah saatnya bagi FIFA untuk berhenti berpaling dan mengambil tanggung jawab.


“Sudah waktunya bagi FIFA untuk mengakhiri kebisuan dan kemunafikan. Saatnya hak asasi manusia didahulukan dari keserakahan. Dunia sedang memperhatikan.”


Organisasi Human Rights Watch baru-baru ini merilis sebuah laporan yang menyebutkan bahwa pasukan keamanan Qatar terus menangkap warga gay, lesbian, dan transgender.
Terkadang memaksa mereka untuk menjalani terapi konversi.


Pemerintah Qatar mengatakan laporan itu berisi tuduhan palsu.
Direktur Komunikasi dan urusan eksternal di organisasi hak-hak LGBTQ+, Stonewall, Robbie de Santos berkata hak asasi manusia “diabaikan dan tidak dihargai”.


Berbicara kepada BBC World Service’s Sport Today, dia menambahkan:


“Mengejutkan dan mengecewakan pihak berwenang Qatar telah memberikan jaminan kepada PBB dan badan multilateral lainnya soal menghormati hak asasi manusia selama turnamen Piala Dunia dan berkomitmen untuk kemajuan sosial.

Tapi apa yang kita saksikan adalah komitmen itu tidak dijalankan.


“Itulah mengapa sangat penting bagi kita semua untuk mendengarkan, mengikuti pertandingan, juga mengetahui bahwa sepak bola benar-benar permainan semua orang. Bahwa kita semua bebas berbicara.”


BBC Sport sudah menguhubungi FIFA dan panitia penyelenggara Piala Dunia untuk memberikan tanggapan.

Sumber: https://bbc.in/3Af3p61

HAM Berlawanan Dengan Standar Agama

Apa itu HAM? Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) HAM memiliki arti “hak yang dilindungi secara internasional (yaitu deklarasi PBB Declaration of Human Rights), seperti hak untuk hidup, hak kemerdekaan, hak untuk memiliki, hak untuk mengeluarkan pendapat.”

Timbul sebuah pertanyaan apakah HAM itu berlawanan dengan standar agama? Firman Tuhan nyatakan:

“bagi orang cabul dan pemburit, bagi penculik, bagi pendusta, bagi orang makan sumpah dan seterusnya segala sesuatu yang bertentangan dengan ajaran sehat yang berdasarkan Injil dari Allah yang mulia dan maha bahagia, seperti yang telah dipercayakan kepadaku.” I Timotius 1:10,11.


Lebih lanjut firman Tuhan nyatakan: “Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.” Matius 5:37.

Di dunia ini mungkin ada standar yang beda dengan apa yang di nyatakan oleh firman Tuhan. Standar mana yang akan Anda pakai untuk hidup Anda?

“Segala tulisan (Firman Tuhan) yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.” II Timotius 3:16.

Anda rindu Didoakan dan Bertanya?