roadmntain Copy

“Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mukjizat-mukjizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung” (Lukas 10:13).

[AkhirZaman.org] Dosa yang olehnya Kristus menegur Khorazim dan Betsaida adalah dosa menolak kenyataan yang akan meyakinkan mereka terhadap kebenaran, sekiranya mereka memasrahkan diri pada kuasanya. Dosa ahli Taurat dan orang Farisi adalah dosa menempatkan pekerjaan surga yang telah dikerjakan di hadapan mereka dalam kegelapan tidak percaya, sehingga dengan demikian kenyataan yang seharusnya menuntun mereka ke dalam iman yang mantap dipertanyakan,

dan perkara-perkara suci yang seharusnya dipelihara telah dianggap tak berharga. Sungguh mengkhawatirkan bahwa orang-orang telah mengizinkan musuh bekerja sepanjang jalur ini, sehingga dengan demikian kebaikan yang berasal dari Allah, berkat limpah yang telah diberikan-Nya, telah dianggap oleh beberapa orang sebagai kefanatikan.

Jikalau sikap ini dipelihara, maka ketika akan sekali lagi membiarkan terang-Nya bersinar ke atas orang banyak, mereka akan berpaling dari penerangan surga, sambil mengatakan, “Saya merasakan yang sama di tahun 1893, dan beberapa orang pada siapa saya menaruh keyakinan, mengatakan bahwa pekerjaan itu adalah kefanatikan.” Apakah mereka yang telah menerima kasih karunia Allah yang limpah, dan yang berpendirian bahwa pekerjaan Roh Kudus adalah kefanatikan, tidak akan siap untuk mencela pekerjaan Roh Allah di masa mendatang, dan dengan demikian hati terbukti bertentangan dengan permohonan suara kecil?

Kasih Yesus dapat disajikan kepada mereka yang merintanginya sedemikian rupa, dan tidak menggunakan kuasa yang memaksa ke atas mereka. Kekayaan kasih karunia surga dapat dicurahkan namun ditolak, gantinya diterima dan diakui dengan berterima kasih. Dengan hati manusia percaya akan kebenaran, dan selama suatu waktu pengakuan diadakan untuk keselamatan; tetapi sedih untuk menyampaikan bahwa si penerima tidak bekerja sama dengan makhluk-makhluk surga, dan memelihara terang dengan mengerjakan pekerjaan kebenaran.

The Review and Herald, 6 Februari 1894.

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here