pergi dan menghasilkan buah

“Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. dan menetapkan kamu bahwa kamu harus pergi dan menghasilkan buah, dan bahwa buahmu harus tetap.” Yohanes 15:16.

[AkhirZaman.org] Kristus pernah menegur orang Farisi karena kebenaran diri mereka. Mereka ditinggikan ke surga dalam hal kesempatan, dalam memiliki Kitab Suci, dalam mengenal Tuhan yang benar, tetapi hati mereka tidak dipenuhi dengan rasa syukur kepada Tuhan atas kebaikan-Nya yang besar terhadap mereka.

Mereka tampil penuh dengan kebanggaan spiritual, dan tema mereka adalah diri— “diri saya, perasaan saya, pengetahuan saya, cara saya.” Pencapaian mereka sendiri menjadi standar yang digunakan untuk mengukur orang lain ….

Biarlah setiap Umat-umat Tuhan bertanya dengan segenap kerendahan hati, Apa yang harus saya lakukan untuk diselamatkan?

Jika kita dengan tulus ingin mengerti, kita akan tahu. Bukan karena kekayaan kita, pengetahuan kita, keunggulan posisi kita, sehingga Yesus mengasihi kita dan memberkati kita, tetapi karena kita percaya kepada-Nya sebagai Juruselamat pribadi kita.

Tuhan mengasihi kita ketika kita masih berdosa, tetapi setelah memilih kita, Dia berkata bahwa Dia telah menetapkan kita untuk pergi dan menghasilkan buah.

Apakah masing-masing ada hubungannya? Tentu saja, setiap orang yang dipikul kuk oleh Kristus harus memikul beban-Nya, bekerja menurut kehendak-Nya …. Kehidupan kasih pengampunan Kristus di dalam jiwa adalah seperti mata air yang memancar menuju kehidupan kekal. Jika sumur air ada di dalam hati, maka seluruh kehidupan akan mengungkapkan fakta, dan kasih karunia Allah yang menyegarkan akan terwujud.

Agama tidak hanya memiliki perasaan gembira, sadar memiliki keistimewaan dan terang, memiliki emosi yang menggairahkan, sambil mengeluarkan semua energi untuk menjaga keseimbangan dalam kehidupan rohani, sementara tidak melakukan apa pun untuk keselamatan jiwa pribadi maupun sesama.

Agama melakukan perkataan Kristus; itu berdiri sebagai penjaga yang setia, tidak melakukan untuk mendapatkan keselamatan, tetapi melakukan karena, semua tidak layak, Anda telah menerima anugerah surgawi. Agama adalah untuk menjalankan rencana Tuhan, untuk bekerja sama dengan kecerdasan surga ….

Jika kita mau mengikuti untuk mengenal Tuhan, pandangan kita akan meluas. Mereka tidak akan terikat dengan dirinya sendiri. Kita harus berdoa kepada Tuhan untuk memperluas pemahaman kita, sehingga kita tidak hanya dapat memahami bahwa Kristus adalah pengganti dan jaminan kita, tetapi bahwa kita adalah milik Kristus sebagai milik-Nya yang dibeli.

Paulus berkata, “Kamu telah dibeli dengan harga yang mahal,” dan menarik kesimpulan ini, “Karena itu muliakanlah Tuhan dalam tubuhmu, dan dalam rohmu, yang adalah milik Tuhan.” -{Signs of the Times, December 17, 1894.}

-From the Heart, P.97

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here