29.6 C
Jakarta
Saturday, 25 September 2021
spot_img

MENDAKI GUNUNG

[AkhirZaman.Org] Mendaki gunung bisa menjadi perjalanan yang berbahaya. Dalam satu ekspedisi Everest tahun 1996, delapan pendaki tewas dan beberapa lainnya terdampar oleh badai yang ganas.

Beberapa gunung bahkan lebih berbahaya dari Everest. Puncak Annapurna di pegunungan Himalaya adalah salah satu gunung paling berbahaya di dunia, dengan tingkat kematian lebih dari 40 persen di antara mereka yang mencoba mendakinya.

Jadi, mengapa orang memanjat gunung? Ketika pendaki inggris George Mallory ditanya pada tahun 1924 mengapa dia ingin mendaki gunung Everest, dia menjawab “karena itu hanya ada di sana.”

Bulan agustus tahun itu Mallory dan pasangannya, Andrew Irvine, menghilang dalam perjalanan ke puncak. Selama 75 tahun dia menghilang, tetapi pada tahun 1999 tubuhnya ditemukan dalam kondisi luar biasa pada ketinggian sekitar 27.000 kaki. Tidak ada yang cukup yakin apakah dia dan pasangannya berhasil sampai ke puncak. Kami harap begitu.

Selain itu, ada Reinhold Messner, seorang pendaki gunung asal italia dari Tyrol selatan, yang sering dianggap sebagai pendaki gunung hebat sepanjang masa. Dia terkenal karena melakukan pendakian solo pertama dari gunung Everest tanpa tambahan oksigen dan sebagai pendaki pertama yang mendaki 14 puncak lebih dari 8.000 meter atau 26.000 kaki di atas permukaan laut.

Tentu saja gunung Everest, pada 29.032 kaki, adalah puncak tertinggi di dunia. Gunung itu secara resmi ditaklukkan pada pagi hari tanggal 29 mei 1953, ketika Edmund Hillary dan pemandu Sherpa, Tenzing, mencapai puncaknya di mana mereka mengambil beberapa gambar dan menancapkan salib.

Apakah Anda tahu Alkitab mengatakan pada hari-hari terakhir setiap orang percaya mungkin harus menjadi pendaki gunung?

“Apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat yang tidak sepatutnya–para pembaca hendaklah memperhatikannya–maka orang-orang yang di Yudea haruslah melarikan diri ke pegunungan.” [Markus 13:14].


Umat Tuhan sering kali melarikan diri ke pegunungan untuk berlindung. Ketika pasukan Titus menghancurkan yerusalem, lebih dari satu juta orang tewas dan kira-kira 97.000 orang ditawan. Tetapi, selama suatu jeda dalam pengepungan itu, semua orang kristen melarikan diri, sebagaimana diarahkan kristus, dan tidak seorang pun dari mereka mati.

AYAT INTI

“Lalu turunlah TUHAN ke atas gunung Sinai, ke atas puncak gunung itu, maka TUHAN memanggil Musa ke puncak gunung itu, dan naiklah Musa ke atas.” [Keluaran 19:20]

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

MEDIA SOSIAL

7,720FansSuka
369PengikutMengikuti
15,000PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Artikel Terbaru

Anda rindu Didoakan dan Bertanya?