mknn sht Copy

Satu Pelajaran yang Perlu Diulangi
[AkhirZaman.org] Jikalau kita mau bekerja memulihkan kesehatan maka kita perlu membatasi selera, makan dengan pelan-pelan dan makanan yang kita makan terbatas ragamnya. Instruksi ini perlu diulang-ulangi. Tidaklah sesuai dengan prinsip reformasi kesehatan kalau kita memakan berjenis-jenis makanan setiap kali kita makan.

Apabila engkau meninggalkan makanan daging dan beralih kepada makanan vegetaris engkau perlu berhati-hati. Isilah meja makan dengan makanan vegetaris yang sudah disediakan dengan bijaksana dan dimakan dengan seksama. Memakan banyak bubur itu adalah satu kesalahan, lebih baik memakan makanan kering supaya makanan itu dapat dikunyah lebih lama. Penyediaan makanan sehat dalam hal ini adalah merupakan satu berkat… Janganlah roti terasa asam, roti ini harus dipanggang dengan seksama sehingga kelembutan dan kelembaban telah hilang.

Bagi mereka yang dapat menggunakannya, sayur-sayuran yang disediakan dengan cara sehat, lebih baik daripada makanan lembut atau bubur. Buah-buahan yang dicampur dengan roti yang berumur dua atau tiga hari lebih menyehatkan daripada roti yang baru diangkat. Ini akan memenuhi kebutuhan tubuh kalau dikunyah dengan seksama.

Hindarkan Kegelisahan yang Tidak Perlu
Tidak mungkin kita harus menimbang makanan yang dimakan untuk mengetahui kuantitasnya. Hal ini tidak dianjurkan karena dengan demikian pikiran menjadi terpusat pada diri. Hal makan dan minum akan menjadi satu pemikiran setiap hari . . Ada banyak orang yang terlalu memikirkan mengenai kuantitas dan kualitas makanan yang perlu disesuaikan dengan tubuh mereka. Ada orang, terutama penderita penyakit perut, merasa gelisah menghadapi rekening perbelanjaan sehingga mereka tidak berani mengambil makanan yang cukup untuk tubuh. Mereka telah merusak rumah tangga dan dikuatirkan akan merusak diri sendiri.

Ada beberapa orang yang senantiasa gelisah memikirkan apakah makanannya menyusahkan diri walaupun makanan itu sederhana dan menyehatkan. Kepada orang seperti itu aku berkata begini: Janganlah pikirkan bahwa makananmu akan menyusahkan engkau. Janganlah pikirkan itu sama sekali. Makanlah sesuai dengan pertimbanganmu. Apabila engkau meminta Tuhan memberkati makanan itu demi kekuatan tubuhmu, percayalah Dia mendengar doamu dan tenangkanlah perasaan.

Satu lagi kesalahan yang serius dalam hal makan ialah waktu yang tidak teratur seperti waktu selesai olah raga, pada saat seorang terlalu capek dan berkeringat. Segera sesudah makan tenaga saraf sangat banyak diperlukan. Apabila tubuh dan pikiran bekerja keras sebelum dan sesudah makan, pencernaan tertunda. Apabila seseorang terlalu gembira, gelisah, atau tergesa-gesa, lebih baik ia jangan makan sampai perasaannya tenang sesudah istirahat.

Perut itu sangat erat hubungannya dengan otak, apabila perut sakit, maka kuasa saraf digunakan untuk menolong alat pencernaan yang lemah itu. Kalau hal ini sering terjadi, otak mengalami kemacetan. Apabila otak terlalu banyak bekerja dan orang itu kurang gerak badan, makanan yang sederhanapun harus sedikit dimakan. Pada waktu sedang makan buanglah kesusahan dan kegelisahan pikiran. Janganlah merasa tergesa-gesa, tetapi makanlah pelan-pelan dalam suasana gembira dengan hati yang penuh rasa syukur kepada Allah atas semua berkat Nya,

Kombinasi Makanan
Pengetahuan tentang cara menggabungkan makanan adalah sangat berharga, dan itu diterima sebagai kebijaksanaan dari Allah. Jangan makan terlalu banyak ragam makanan setiap kali engkau makan, cukuplah tiga atau empat macam. Engkau bisa menggantinya pada waktu makan berikut. Juru masak harus menggunakan kuasa pikirannya untuk menyediakan makanan bervariasi. Janganlah dipaksa perut itu menerima makanan yang sama dari waktu ke waktu.

Janganlah terlalu banyak ragam makanan setiap kali engkau makan, tetapi makanan setiap hari janganlah terdiri dari makanan yang sama tanpa variasi. Makanan harus disediakan dengan cara yang sederhana. Namun cita rasa yang mengundang selera jangan sampai diabaikan. Jauh lebih baik kalau kita hanya memakan dua atau tiga ragam makanan satu kali makan, daripada mengisi perut itu dengan berbagai-bagai ragam makanan.

Banyak orang jatuh sakit karena pemanjaan selera mereka…. Begitu banyak ragam makanan yang dimasukkan ke dalam perut sehingga terjadilah fermentasi. Keadaan ini akan menimbulkan penyakit akut lalu kematian seringkali menyusul. Banyaknya ragam makanan sekali makan akan menyebabkan perasaan tidak nyaman dan akan merusak sari makanan itu sendiri. Kebiasaan ini akan menyebabkan penderitaan yang berkesinambungan dan kadang kadang kematian.

Kalau engkau seorang pekerja yang banyak duduk, adakanlah gerak badan setiap hari. Setiap kali makan ambillah dua atau tiga ragam makanan yang sederhana. Janganlah lebih daripada itu walaupun engkau masib merasa kurang puas. Gangguan akan timbul karena kombinasi makanan yang kurang tepat. Fermentasi akan terjadi, darah akan dicemarkan dan otak akan kacau. Kebiasaan terlalu banyak makan atau memakan terlalu banyak ragam makanan sekali makan, biasanya akan menyebabkan sakit perut kurang cerna. Alat pencernaan itu mengalami kerusakan serius. Perut itu berontak dengan sia-sia dan mengirim berita ke otak supaya mempertimbangkan masalah sebab akibat. Kelebihan jumlah makanan yang dimakan, dan kombinasi yang tidak tepat, akan merusak pekerjaan pencernaan. Sia-sialah signal amaran, lalu penderitaan menyusul sehingga penyakit menggantikan kesehatan.

Perang di Dalam Perut
Masalah lain ialah kesulitan karena kurang cerna dan akibatnya ialah kesehatan yang terganggu dan kerja yang tidak efisien. Tidak mungkin bagi otak untuk melakukan pekerjaannya dengan baik sementara kuasa pencernaan dilalaikan. Banyak orang makan dengan tergesa-gesa makanan yang banyak ragamnya. Ini akan menimbulkan peperangan di dalam perut sehingga otak menjadi kacau. Tidak baik untuk memakan bermacam-macam makanan pada satu kali makan. Apabila buah-buahan dan roti digabung dengan beragam-ragam makanan lainnya pada satu kali makan, apakah yang kita harapkan selain gangguan dalam perut?

Banyak orang makan terlalu cepat. Yang lain memakan-makanan yang tidak cocok. Sekiranya mereka mau memikirkan bagaimana mereka menyiksa jiwa ketika menyusahkan perutnya, dan betapa dalam Kristus dihinakan karena menyalahgunakan perut, maka mereka akan berani menyangkal diri dan memberikan perut itu kesempatan memulihkan kesehatannya. Sementara duduk di meja makan, kita dapat melakukan penginjilan oleh makan dan minum demi kemuliaan Allah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here