RobertSheffey_Copy

wikipedia

[AkhirZaman.org] Tuhan memberi kita masing – masing kepribadian yang unik dan hamba – hambaNya yang terpilih kadang – kadang memang, aneh.  “Paman” Bob Sheffey termasuk di antaranya.

Sheffey lahir pada Hari Kemerdekaan tahun 1820. Ketika ibunya meninggal, seorang bibi di Abingdon, Virginia, mengambilnya. Disana, diatas Greenway’s Store, ia bertobat pada tanggal 9 Januari 1839. Ia berumur 19 tahun. Memenuhi panggilan untuk berkhotbah, ia meninggalkan universitas dan menjelajahi  perbukitan Virginia sebagai seorang beraliran Metodis yang mengkhotbahkan Injil.

Ia melakukannya dengan cara yang tidak biasa. Misalnya, suatu hari ia dipanggil sebuah pondok di Wolfe Creek. Sebelumnya ia telah mencoba untuk menjangkau keluarga ini bagi Kristus, tetapi gagal.  Saat ia datang kali ini, semuanya berbeda. Semua anggota keluarga telah digigit ular derik. Tampaknya hampir tidak ada harapan. Saat memasuki rumah, Sheffey jatuh berlutut dan berdoa, “Ya, Tuhan, kami bersyukur atas ular – ular derik itu. Seandainya bukan karena ular derik, mungkin mereka tidak berseru kepadaMu. Kirimkan ular derik untuk menggigit Bil, satu lagi untuk menggigiit John, dan kirimkan yang besar untuk menggigit si Tua itu!”

Ia dikenang karena doa – doa seperti itu. Seorang kenalan berkata, “ saudara Sheffey adalah orang yang paling berkuasa dalam doa yang pernah saya dengar, tetapi ia tidak bisa berkhotbah sedikitpun. “ Sekali, saat berpapasan dengan para pembuat minuman keras, secara diam – diam ia turun dari kuda, berlutut, dan memanjatkan doa yang panjang agar Tuhan” menghancurkan mesin penyuling menjadi hancur berkeping – keping.” Ia bangkit, merapikan celananya dan melanjutkan perjalanannya. Sebuah pohon besar tumbang diatas mesin penyuling itu, menghancurkannya. Pemiliknya membangunnya kembali, dan Sheffey berdoa lagi. Kali ini banjir yang besar membereskannya.

Doa – doanya jujur, membumi, dan terus terang—bahkan doa – doa rutin seperti mengucap syukur saat makan. Sekali, saat dijamu di rumah tetangga, ia diminta mengucap berkat. Sheffey, yang sangat menyukai  ayam dan kue bola, mengatakan, “ Ya Tuhan, kami bersyukur kepadaMu atas wanita yang baik ini; kami bersyukur kepadaMu atas makan malam yang enak ini—tetapi akan lebih baik seandainya di dalam ayam ini ada kue bolanya. Amin.”

Doa – doa Robert Sheffey yang kolot dan khotbah – khotbahnya mengantarkan banyak pendaki kerajaan dan membuatnya di gelari Pengkhotbah Aneh.

Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap – tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah. Jika ada orang berbicara, baiklah ia berbicara sebagai orang yang menyampaikan firman Allah; jika ada orang yang melayani, baiklah ia melakukannya dangan kekuatan yang dianugerahkan Allah. ( 1 Petrus 4 : 10 – 11 ).

Robert J. Morgan

365 Kisah Dan Inspirasi Yang Menakjubkan Tentang Orang-Orang Kudus, Martir, Dan Pahlawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here