gempa

[AkhirZaman.org]  Korban meninggal dalam bencana gempa bumi di Albania sampai saat ini dilaporkan sudah mencapai 21 orang. Sedangkan penduduk yang mengalami luka-luka tercatat 600 orang.

Seperti dilansir Associated Press, Rabu (27/11) gempa terjadi pada Selasa dini hari ketika para penduduk dan penghuni hotel sedang terlelap. Korban tewas dan luka kebanyakan ditemukan di reruntuhan bangunan.

Sampai saat ini tim penyelamat gabungan masih berusaha mencari korban lain.

Pemerintah Albania menyatakan hari ini sebagai hari berkabung nasional dan menaikkan bendera setengah tiang. Kegiatan belajar mengajar diliburkan sampai Senin pekan depan.

Federasi sepak bola Albania juga memutuskan membatalkan seluruh pertandingan pada pekan ini.

Menurut Menteri Kesehatan Albania, Ogerta Manastirliu, menyatakan sampai saat ini seluruh korban luka-luka akibat gempa ditangani di beberapa rumah sakit. Sembilan orang bahkan dinyatakan kritis.

Salah satu daerah yang terdampak gempa paling parah adalah Kota Durres dan Thumane. Infrastruktur dan sejumlah bangunan di Durres yang berjarak 33 kilometer dari ibu kota Tirana itu rusak berat dan 12 warganya meninggal dalam bencana itu.

“Saya meminta semua penduduk tetap tenang dan saling bantu di tengah bencana ini,” kata Perdana Menteri Albania, Edi Rama, saat mengunjungi Durres.

Menteri Luar Negeri Yunani, Nikos Dendias, turut melawat ke lokasi gempa di Durres usai mengunjungi Macedonia Utara. Dia menyatakan negaranya sudah mengirim tim untuk membantu proses evakuasi.

“Kami bersama warga dan pemerintah Albania serta memberi bantuan semampu kami,” kata Dendias.

Menurut Menteri Pertahanan Albania, Olta Xhacka, proses evakuasi memang berjalan lambat karena tim penyelamat harus berhati-hati di lokasi reruntuhan supaya tidak membahayakan diri sendiri atau korban yang masih terperangkap. Militer saat ini sudah mendirikan tenda untuk lokasi penampungan pengungsi gempa.

Getaran gempa berkekuatan magnitudo 6,4 itu juga dirasakan hingga Kosovo, Montenegro, Macedonia Utara, Yunani, dan sebagian wilayah selatan Serbia.

Sejumlah negara Eropa menawarkan bantuan kepada Albania. Sejumlah tim penyelamat asing mulai berdatangan ke Albania untuk membantu, yakni dari Kosovo, Montenegro, Italia, Yunani dan Rumania.

Pada September lalu, Albania juga diguncang gempa besar bermagnitudo 5,6. Pihak berwenang mengungkapkan gempa bumi yang terjadi saat itu merupakan yang terkuat dalam 20-30 tahun terakhir.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20191127073953-134-451818/korban-tewas-gempa-albania-mencapai-21-orang

Sampai saat ini begitu banyak bencana alam yang terjadi di dunia, lokasinya tersebar di berbagai negara di dunia ini. Ketika berbagai peristiwa ini terjadi, timbul dalam pikiran kita, kenapa bencana alam ini terus terjadi? Dan bahkan bencana ini semakin sering terjadi dengan mengakibatkan korban jiwa yang begitu banyak. Apa sebenarnya yang terjadi kepada bumi yang kita tempati ini?

“Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat. Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru.” Matius 24:7,8. Firman Tuhan memberitahukan bahwa itu semua barulah permulaan menuju zaman baru. Kalau ada zaman baru pasti ada zaman lama. Ini mengartikan bahwa peristiwa tersebut terjadi di zaman akhir atau akhir zaman lama mendekati zaman yang baru.

Kitab Matius 24 berbicara tentang kondisi yang terjadi di akhir zaman dan hal ini membawa kita kepada sebuah pekabaran tentang kedatangan Yesus yang kedua kali di bumi ini untuk memberikan upah bagi umat-umatNya yang setia dan memberikan hukuman bagi manusia yang tidak setia akan firmanNya. “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.” Matius 24:35.

Banyak hal yang akan terjadi di dunia ini sehubungan dengan peristiwa-peristiwa yang dasyat untuk menutup sejarah dunia. Berbagai ramalan mungkin datang untuk mengambarkan kondisi dunia yang akan datang, tetapi tidak aka nada seorang pun yang dapat mengetahui kapan hari Tuhan itu datang “Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri.” Matius 24:36.

“Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.” Matius 6:20,21.

Sebagaimana kita ketahui bahwa waktu ini adalah waktu yang genting, begitu banyak bencana alam yang terjadi, begitu banyak kemerosotan moral yang dilakukan oleh manusia, dan begitu banyak negara-negara yang mengalami goncangan, semuanya ini adalah sebuah tanda awal akan penutupan sejarah dunia. Tidak ada waktu yang aman di dunia ini, tidak ada lagi tempat yang aman untuk menyimpan harta duniawi kita, dan bukan waktunya untuk itu semua. Saat ini adalah waktu penentuan bagi semua umat manusia, apa yang akan menjadi pilihan akhir bagi Anda dan saya ataupun kita masing-masing, mau menghidupkan kehidupan sesuai dengan firman Tuhan atau sebaliknya, yaitu terus hidup dengan seolah-olah tidak terjadi apa pun di dunia ini?

“Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu, tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.” 1 Petrus 1:14-16

Mereka yang memperhatikan intensitas yang mempengaruhi setiap unsur alami, dan mereka menyadari bahwa sesuatu yang besar dan menentukan segera terjadi, yaitu dunia sedang berada di tepi suatu kemelut yang menakjubkan. Bencana di darat dan laut, keadaan masyarakat yang tidak stabil, tanda bahaya peperangan, semuanya memberi isyarat malapetaka-malapetaka ini meramalkan peristiwa luar biasa yang segera terjadi. Kaki tangan Setan sedang Bersatu mengerahkan kekuatan. Semuanya memastikan krisis dasyat yang terakhir itu. Perubahan besar segera terjadi di bumi kita ini, dan Gerakan-gerakan terakhir akan sangat cepat berlangsung.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here