Padang-Pasir Copy

[AkhirZaman.org] Oleh karena telah ada orang Islam sebelum Muhammad lahir, apakah arti Islam itu? Qur-an surat 2, Al Baqarah no. 136 mengatakan: Qolu amanna billahi wa ma unzila ilaina wa ma unzila Ibrohim wa Isma’il wa Ishak wa Yakkub wal asbathi wa ma utia Musa wa ‘Isa wa ma utiannabiyyuna mir Robbihim. La nufarriqu baina ahadim minhum Wanahnu lahu Muslimun.”

Qur-an terjemahan bahasa Inggris: “We believe in Allah and that which is revealed unto and that which was revealed unto Abraham and lsma’il, and Ishak, and Yacob, and the tibes, and that which Moses and Jesus received, and that which the Prophets received from their Lord. We make no distinction between any of them, and unto Him we have surrender.”

Qur-an terjemahan bahasa Indonesia, oleh Dep. Agama R.I. bunyinya: ”Katakanlah (hai orang-orang mukmin): ”Kami beriman kepada Allah, dan apa-apa yang diturunkan kepada kami, dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya, dan apa yang diturunkan kepada Musa dan Isa, serta apa yang diberikan kepada Nabi-nabi dari Tuhan-Nya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka, dan kami hanya patuh kepada-Nya.”

BANDINGKANLAH KALIMAT TERAKHIR DARI AYAT ITU:
1. Dalam Bahasa Arab bunyinya: Wanahnu lahu muslimun.
2. Dalam banasa lnggrisnya: Unto Him we have surrender.
3. Dalam bahasa Indonesianya: Kami hanya tunduk patuh kepada-Nya.

Berarti bahwa MUSLIMUN = SURRENDER = TUNDUK PATUH KEPADA ALLAH.

Kitab Kelengkapan Tarikh Muhammad SAW I.A halaman 246 mengatakan: “Lebih kurang tiga tahun lamanya mereka itu memeluk dan mengikuti seruan Muhammad SAW dengan diam-diam dan sembunyi-sembunyi, apabila mereka hendak mengerjakan ibadah-kepada Allah, pergilah ke salah satu tempat yang jauh dari kota, seperti di celah-celah bukit agar pekerjaan mereka itu jangan sampai diketahui atau dilihat oleh orang-orang lain yang belum mengikut Rasulullah. Karena mereka insyaf, bahwa apabila mereka itu sampai diketahui dan dilihat oleh orang-orang yang belum menjadi pengikut Rasulullah, niscaya mereka itu mendapat rintangan dan bahaya dari mereka. . . . . . Setelah lebih 3 tahun seruan Rasulullah secara sembunyi itu, dan orang-orang yang telah beriman dan mengikut seruan beliau (untuk menyembah Allah) itu ada 39 orang banyaknya, dan dengan sembunyi-sembunyi serta diam-diam, mereka masing-masing TAAT dan PATUH kepada agama yang dipimpin oleh Rasulullah seperti yang tersebut.”

Setelah membaca ayat Qur-an di atas dan membandingkannya dengan Sejarah Muhammad pada permulaan Muhammad menyeru kaum Quraisy menyembah Allah yang Esa (dan meninggalkan Agama berhala mereka), mereka TUNDUK dan PATUH kepada Allah. Perbuatan TUNDUK PATUH itu yang disebut ISLAM. ISLAM bukanlah nama agama atau kata benda (noun) melainkan perbuatan atau action (verb).

Yesus Kristus mengatakan: “Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga . . . Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.” (Injil Matius 6:5, 6).

Kitab lnjil Matius 26:36, mengatakan bunyinya, “Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: ‘Duduklah di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa.’”

Yesus Kristus mengajar murid-muridnya apabila hendak berdoa (beribadat kepada Allah), harus sembunyi dan jangan di keramaian orang. Masuk ke dalam ruangan dan kuncilah ruangan itu. Dan Yesus sendiri kalau Ia berdoa pergi ke tampat yang sunyi, sama seperti yang dilakukan oleh Muhammad dan pengikut-pengikutnya yang mula-mula, ketika mereka berjumlah 39 orang yang disebutkan oleh Kitab Sejarah diatas.

Oleh karena pelajaran Yesus apabila beribadat harus berada di tempat yang sunyi, dan yang dilakukan oleh Muhammad serta pengikutnya pun bersembunyi ketika melakukan ibadah; itulah sebabnya maka MURID-MURID YESUS itu disebut ISLAM oleh Qur-an, karena mereka hanya tunduk dan patuh kepada Allah semata-mata, bukannya untuk dilihat dan dipuji oleh manusia.

Demikianlah arti ISLAM itu, gelar yang diberikan kepada sctiap orang yang tunduk dan patuh kepada Allah, bukannya takut dan patuh kepada berhala atau benda-benda. Perbuatan tunduk patuh itu dapat dilakukan oleh semua orang yang percaya dan beribadat kepada Allah

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here