[AkhirZaman.org] Inggris bertekad untuk konfrontasi dengan China dengan akan mengirim kapal perang ke kawasan sengketa di Laut China Selatan pada bulan depan. Langkah London ini bisa memantik kemarahan Beijing.
Menteri Pertahanan Inggris Gavin Williamson mengatakan kapal perang HMS Sutherland akan berlayar melewati kawasan sengketa tersebut dalam perjalanan pulang dari Australia. Aksi moda militer anti-kapal selam itu untuk menegaskan kebebasan hak navigasi.
”Dia akan berlayar melewati Laut China Selatan dan memperjelas bahwa Angkatan Laut kita memiliki hak untuk melakukan itu,” katanya kepada surat kabar The Australian setelah kunjungan dua hari ke Sydney dan Canberra.
China mengklaim hampir semua perairan strategis di Laut China Selatan. Namun, Taiwan Filipina, Brunei, Malaysia, dan Vietnam juga memiliki klaim yang saling tumpang tindih.
China sendiri sedang mengembangkan kemampuan militernya dengan memperkuat dan membangun infrastruktur di pulau-pulau sengketa yang menghasilkan lebih dari USD5 triliun setiap tahunnya dari lalu lintas kapal dunia.
Beijing beberapa kali marah dengan patroli dengan dalih menegakkan kebebasan navigasi sebelumnya dilakukan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat (AS). China merespons dengan mengirim kapal perang untuk menghadapi patroli kapal-kapal Angkatan Laut AS.
Belum lama ini, kapal perang AS patroli dalam jarak 12 mil laut dari wilayah sengketa atau pulau buatan yang dibangun oleh China di Laut China Selatan. Jarak itu diakui secara internasional sebagai batas teritorial.
Williamson tidak akan mengatakan apakah kapal fregat Inggris itu akan berlayar dalam jarak 12 mil laut seperti yang dilakukan kapal perang AS.
“(Namun) kami benar-benar mendukung pendekatan AS mengenai hal ini, kami sangat mendukung apa yang telah dilakukan AS,” ujarnya.
Richard Bitzinger, pakar pertahanan regional di S Rajaratnam School of International Studies di Singapura, mengatakan bahwa masyarakat internasional tidak berdaya untuk bereaksi terhadap ketegasan China di wilayah tersebut meskipun ada kata-kata yang sulit diucapkan Inggris.
”Ini semua huff-and-puff, dan semuanya tetap sama,” katanya.
”Faktanya adalah China telah menciptakan sebuah usaha yang sesuai dengan pulau-pulau ini. Laut China Selatan adalah bagian dari kepentingan nasional yang strategis, dan karena itu kehadiran China di Laut China Selatan bersifat permanen dan mungkin menjadi hegemonik. Sedikit orang yang bisa melakukannya,” imbuh dia.
Bonnie Glaser, penasihat senior untuk Asia di Centre for Strategic and International Studies di Washington, mengatakan kapal Angkatan Laut Australia, Selandia Baru, Jepang dan mungkin Prancis telah berlayar melewati perairan tersebut, namun sebagian besar negara tetap diam mengenai operasi semacam itu.
”Ada Angkatan Laut selain Angkatan Laut AS yang berlayar melewati Laut China Selatan, namun mereka tidak menjamin kebebasan operasi navigasi,” kata Glaser kepada The Telegraph, Selasa (13/2/2018).
”Saya ragu ada negara lain selain AS yang berlayar dalam jarak 12 mil,” ujarnya.
Glaser mengatakan bahwa dia meragukan China akan marah dengan jenis ”patroli transit” tingkat rendah ini. Kendati demikian, Beijing dengan tajam mengkritik Inggris pada musim panas lalu ketika pertama kali menaikkan prospek kebebasan patroli navigasi.
Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson mengatakan bahwa dia ingin mengirim kapal induk baru milik Angkatan Laut Inggris ke Laut China Selatan. Sementara itu, mantan menteri pertahanan Sir Michael Fallon mengatakan bahwa Inggris akan menggunakan hak untuk menavigasi Laut China Selatan.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lu Kang mengatakan bahwa negara-negara yang terlibat dalam sengketa teritorial telah “bekerja sama” untuk menjaga perdamaian.
”Namun kita melihat negara-negara lain yang bersikeras untuk menimbulkan masalah saat situasi sedang menuju ketenangan di Laut China Selatan,” kata Lu dalam sebuah briefing regional.
https://goo.gl/97oYAA
Tiongkok merupakan sebuah negara di asia tenggara ini yang memiliki wilayah terluas, bahkan laut china selatan menjadi salah satu wilayah yang di klaim oleh china sebagai wllayah teritorialnya, sementara negara asia lainnya seperti vietnam, philipina dan lainnya juga mengklaim yang sama.
Dan saat ini Tiongkok sedang giatnya membangun pangkalan militernya di daerah itu, dan menunjukkan dirinya sebagai negara terkuat di asia tenggara.
Dengan demikian negara eropa lainnya seperti inggris merasa adanya persaingan dalam kekuatan. Dan dengan demikian cepat atau lambat akan ada konfrontasi baru yang akan semakin memanas.
“Keangkuhan hanya menimbulkan pertengkaran, tetapi mereka yang mendengarkan nasihat mempunyai hikmat; Memulai pertengkaran adalah seperti membuka jalan air; jadi undurlah sebelum perbantahan mulai.”
Amsal 13:10; 17:14
*(Ezr_th)
Bookmark folder created specifically for this site, and a look at tasseltract confirmed the dedicated folder was the right call, dedicated folders for individual sites are a level of organisation I rarely deploy and this site has earned that level of dedicated tracking based on the consistency I have seen so far across sessions.
Easy to recommend, the content speaks for itself without needing additional praise from me, and a stop at nightlifehub only adds more reasons to send people this way, the kind of generous resource that benefits its readers without demanding anything in return is increasingly rare and worth recognising clearly today across the broader open internet.
Picked up something useful for a side project, and a look at nexoravision added another piece I will incorporate, content that connects to specific projects I am working on is content with practical utility and the practical utility of this site is showing up across multiple posts I have read in the last hour or so.
мостбет как играть в слоты https://mostbet86491.online/
Genuine reaction is that I will probably think about this on and off for a few days, and a look at claritybridge added fuel to that, the best content lingers in your head after you close the tab rather than evaporating immediately and this site clearly knows how to write that kind of memorable content.