30.6 C
Jakarta
Monday, 06 February 2023
No menu items!

[RH] Kebutuhan Besar Gereja

“Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan tlerimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu” (Yakobus1:21).

[AkhirZaman.org] Kita jauh lebih takut akan apa yang dari dalam daripada apa yang dari luar. Rintangan-rintangan untuk kekuatan dan keberhasilan adalah jauh lebih besar di dalam gereja itu sendiri daripada yang dari dunia. Orang-orang tidak percaya berhak untuk mengharapkan bahwa mereka yang mengaku memelihara hukum-hukum Allah dan iman akan Yesus, akan melakukan lebih banyak daripada golongan lain untuk meningkatkan dan menghormati, dengan kehidupan mereka yang mantap, dengan teladan mereka yang saleh, dan pengaruh mereka yang giat, pekerjaan yang mereka wakili. Tetapi betapa seringnya mereka yang mengaku pembela kebenaran terbukti merupakan penghalang terbesar terhadap kemajuannya. Ketidakpercayaan dimanjakan, kebimbangan dinyatakan, kegelapan dipertahankan, mendorong kehadiran malaikat-malaikat jahat, dan membuka jalan untuk penyelesaian rencana-rencana Setan.

Musuh jiwa-jiwa itu tidak diizinkan membaca pikiran manusia; tetapi la adalah peneliti yang tajam, dan ia menandai kata-kata; ia mengambil catatan tentang perbuatan, dan dengan cekatan menyesuaikan pencobaan-pencobaannya untuk memenuhi kasus mereka yang menempatkan dirinya dalam kuasanya. Jikalau kita mau bekerja untuk menindas pikiran-pikiran dan perasaan-perasaan berdosa, tidak memberi perhatian melalui perkataan dan perbuatan terhadap hal-hal tersebut, maka Setan akan dikalahkan; karena ia tidak dapat menyediakan pencobaan-pencobaannya yang kelihatan baik untuk memenuhi kasus itu.

Tetapi betapa sering orang-orang yang mengaku Kristen, dengan kurangnya pengendalian diri mereka, membuka pintu bagi musuh jiwa-jiwa! Perpecahan, bahkan perselisihan-perselisihan pahit yang akan menyusahkan suatu masyarakat duniawi, sudah lumrah di gereja-gereja, oleh sebab sedikit sekali usaha untuk mengendalikan perasaan-perasaan salah, dan untuk menindas setiap perkataan yang dapat digunakan Setan untuk menarik keuntungan. Segera setelah suatu kerenggangan perasaan muncul, persoalannya tersebar di hadapan Setan untuk diperiksanya, dan kesempatan diberikan kepadanya untuk menggunakan kecerdikan dan kelihaiannya yang seperti ular itu dalam memecah-belah dan menghancurkan gereja. Ada kerugian besar dalam setiap perselisihan. Sahabat-sahabat pribadi dari kedua belah pihak ikut berpihak dengan yang mereka senangi, sehingga dengan demikian perpecahan semakin lebar. Sebuah rumah yang terbagi sendiri tidak dapat berdiri. Kejahatan dan kejahatan kembali digalakkan dan bertambah-tambah. Setan dan malaikat-malaikatnya dengan giat bekerja untuk memperoleh panen dari bibit yang ditanam sedemikian rupa.

 

 

 

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

MEDIA SOSIAL

7,720FansSuka
375PengikutMengikuti
15,000PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Artikel Terbaru

Anda rindu Didoakan dan Bertanya?