tinggikan Yesus

“Aku adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang” Wahyu 22 : 16

[AkhirZaman.org] Cahaya zaman akhir akan berlaku atas kita, dan tugas kita adalah memperingatkan orang-rang tentang bahaya yang akan mereka hadapi. Janganlah pemandangan-pemandangan kudus yang dinyatakan nubuatan dibiarkan tanpa dipelajari. Jika bangsa kita setengah terbangun, jika mereka menyadari dekatnya peristiwa-peristiwa yang digambarkan dalam Wahyu, maka suatu reformasi akan terjadi di dalam jemaat-jemaat kita, dan lebih banyak lagi orang akan percaya pekabaran itu. Kita tidak punya waktu untuk disia-siakan…. Prinsip-prinsip baru dikemukakan, dan kebenaran-kebenaran yang telah diubah bermunculan. Ini akan menjadi seperti pedang bermata dua. Tetapi jangan terlalu gegabah bersikap kontroversial. Akan ada waktu di mana kita berdiam diri dan melihat keselamatan dari Allah. Biarlah Daniel berbicara, biarlah Wahyu berbicara, dan menceritakan apakah kebenaran itu. Tetapi fase pelajaran mana pun yang disampaikan, tinggikan Yesus sebagai pusat dari segala pengharapan, “Tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang.”

Kita tidak cukup jauh menyelidik kebenaran. Setiap jiwa yang percaya dengan kebenaran yang ada sekarang akan diminta untuk memberikan satu alasan tentang harapan yang ada di dalam dirinya. Umat Allah akan dipanggil untuk berdiri di hadapan raja-raja, para pangeran, para penguasa, dan tokoh-tokoh besar dunia, dan mereka harus mengetahui bahwa mereka memang mengetahui apa itu kebenaran. Mereka pastilah pria dan wam’ta yang telah bertobat. Allah dapat mengajarkanmu lebih banyak dalam satu waktu oleh Roh Kudus-Nya daripada yang bisa Anda pelajari dari orang-orang hebat di dunia. Alam semesta sedang menyaksikan pertikaian yang sedang terjadi di bumi. Dengan harga yang tak ternilai, Allah telah menyediakan bagi setiap manusia untuk mengetahui apa yang akan membuat dia bijaksana dalam memilih keselamatan. Para malaikat ingin sekali melihat siapa yang mau memanfaatkan kesempatan ini! Ketika suatu pekabaran disampaikan kepada umat Allah, mereka tidak seharusnya bangkit menentangnya; mereka harus berpaling ke Alkitab, membandingkannya dengan hukum Taurat dan kesaksian, dan bilamana tidak sesuai dengan isinya, maka hal tersebut tidaklah benar.

Allah ingin agar pikiran kita meluas. IA ingin menaruh kasih karunia-Nya pada kita. Kita bisa merayakan hal-hal baik setiap hari, karena Allah dapat membukakan semua kekayaan surga bagi kita.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here