wtr and light Copy 304x455

“Sebab hal Kerajaan Surga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka”(Matius 25:14).

[AkhirZaman.org] Orang-orang Kristen harus mematahkan setiap ikatan yang mengikat mereka kepada pengatur-pengatur rahasia yang tidak berada di bawah kendali Allah. Mereka tidak bisa setia kepada organisasi-organisasi ini dan setia kepada Allah.

Juga hubungan dengan badan-badan ini harus dipatahkan atau kamu akan berasimilasi lebih erat dengan mereka, dan sebagai akibatnya akan menimbulkan persatuan yang lebih penuh dengan mereka, dan akan mematahkan ikatan-ikatan yang mengikat kamu kepada orang-orang yang mengasihi dan takut akan Allah.

Orang Kristen akan menghentikan perkara-perkara tersebut yang merupakan hambatan terhadap kerohaniannya, yang akan menjadi suatu pengorbanan yang demikian besar. Lebih baik kehilangan uang, kepemilikan-kepemilikan, dan hidup itu sendiri, daripada membahayakan kepentingan-kepentingan utama dari jiwa. Kamu yang sudah menghubungkan diri dengan perhimpunan-perhimpunan rahasia ini sedang mempercayai suatu staf yang akan dihancurkan menjadi kepingan-kepingan; kamu tidak percaya kepada Tuhan Allah lsrael, dan dengan rajin belajar mencari tahu kehendak-Nya dan mengikuti jalan-Nya. Ketika kamu menginvestasikan uang pada organisasl-organisasi ini, kamu melakukannya demikian dalam harapan bisa mendapatkan keuntungan di masa depan. Kamu sudah memberikan kepada mereka waktu dan pikiran, tenaga dan uang, sementara pekerjaan Kristus sudah diabaikan.

Setiap uang yang dibayarkan kepada organisasi-organisasi ini sesungguhnya sedang menyimpangkan pekerjaan Allah seakan-akan ditenggelamkan dalam laut. Tetapi bukankah ini modal yang dipercayakan kepadamu dari Allah untuk digunakan dalam pelayanannya, bagi keselamatan sesamamu manusia? Oleh menginvestasikannya di mana ia tidak menghormati Allah atau menyelamatkan manusia, sementara kamu mengulang dosa dari hamba yang malas yang menyembunyikan talenta Tuhan di tanah. Tuhan telah mempercayakan kepada hamba yang tidak setia itu modal yang tidak besar, yaitu satu talenta saja. Satu talenta itu tidak dia investasikan untuk kepentingan Allah; ia menyembunyikannya di tanah, dengan keluhan bahwa Tuhan adalah Tuan yang keras, yang mengambil di tempat yang Ia tidak tabur, dan mengumpulkan di tempat yang Ia tidak isi. Kepentingan diri yang ia tunjukkan, dan keluhan-keluhannya yang seolah-olah Allah akan mewajibkan kepadanya sesuatu yang Allah tidak berhak menuntutnya, menunjukkan bahwa ia tidak mengenal Allah, atau Yesus Kristus, yang la telah kirim. Setiap benda yang ia miliki adalah milik Allah sendiri, dan telah dipercayakan bagi dia untuk digunakan bagi Allah. Ketika la mengatakan, . . Aku takut, dan pergi dan menyembunylkan talenta tuan ltu di dalam tanah . . (Matius 25:25), ia mengakui bahwa talenta tersebut adalah dari Allah.

(2 SM 152, 155)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here