1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

KERUNTUHAN KOTA YERUSALEM (1)

jerusalem-runtuh Copy[AkhirZaman.org] "Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi dari matamu! Sebab akan datang harinya, bahwa musuhmu akan mengelilingi engkau dengan kubu, lalu mengepung engkau dan menghimpit engkau dari segala jurusan, dan mereka akan membinasakan engkau beserta dengan pendudukmu dan pada tembokmu mereka tidak akan membiarkan satu batupun tinggal terletak di atas batu yang lain, karena engkau tidak mengeta-hui saat bilamana Allah melawat engkau." (Lukas 19:42-44).

Dari puncak bukit Zaitun Yesus memandang kota Yerusalem. Pemandangan indah penuh kedamaian terhampar di hadapan-Nya. Pada waktu itu musim Paskah, dan anak-anak Yakub dari segala penjuru negeri berkumpul di sana untuk merayakan hari nasional itu. Di tengah-tengah taman dan kebun-kebun anggur, serta di lereng-lereng bukit yang hijau bertebaranlah kemah-kemah para musafir; juga di lereng-lereng bukit yang di terasering, di istana-istana kenegaraan dan di kubu-kubu pertahanan kuat ibu kota Israel.

Tampaknya Putri Sion dengan sombongnya berkata, "Aku duduk di atas takhta sebagi ratu, dan tidak akan mengalami kesusahan;" dan menganggap dirinya aman di bawah naungan Surga, seperti berabad-abad yang lalu penyanyi kerajaan menyanyikan, "Gunungnya yang kudus, yang menjulang permai, adalah kegirangan bagi seluruh bumi; gunung Sion itu, . . . kota Raja Besar." (Maz. 48:3).

Tampak jelas bangunan kaabah yang megah dan indah dalam pemandangan itu. Sinar sang surya yang sudah mulai condong ke barat menyinari tembok pualam putih, dan tampak pantulan sinar dari gerbang keemasan, menara dan puncak kaabah. Bangunan kaabah, yang berdiri dengan "keelokan yang sempurna," menjadi kebanggaan bangsa Yahudi. Anak Israel manakah yang melihat pemandangan itu yang tidak merasa gembira dan kagum?

Tetapi lebih dari pada itu, hal-hal lain memenuhi pikiran Yesus. "Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisi-nya." (Luk. 19:41). Di tengah-tengah kegembiraan memasuki kota, sementara daun palem dilambai-lambaikan, sementara pujian kegembiraan bergaung di bukit-bukit, dan ribuan suara menyatakan Dia raja, sang Penebus dunia itu diliputi oleh dukacita yang tiba-tiba dan misterius. Ia, Anak Allah, Anak Perjanjian bagi Israel, yang kuasa-Nya telah menaklukkan kematian, dan yang telah memanggil tawanan kematian itu dari dalam kubur, sekarang dengan deraian air mata, bukan oleh karena kedukaan biasa, tetapi penderitaan yang berat yang tak tertahankan.

Air mata-Nya itu bukan untuk kepentingan-Nya meskipun Ia tahu benar kemana Ia melangkah. Di hadapan-Nya terbentang Getsemani, pemandangan pendahuluan penderitaan-Nya. Pintu gerbang domba juga tampak oleh-Nya, melalui mana selama berabad-abad korban-korban persembahan digiring. Dan pintu gerbang itu juga terbuka bagi-Nya bilamana Ia harus di bawa "seperti anak domba yang di bawa ke pembantaian." (Yes. 53:7).

Tak jauh dari sana terdapat Golgota (Calvary), tempat penyaliban. Jalan yang sebentar lagi akan dilalui Kristus akan diliputi oleh kegelapan yang mengerikan, sementara Ia memberikan jiwa-Nya sebagai korban karena dosa. Namun bukanlah karena memikirkan hal ini yang membuat bayang-bayang menyelubunginya pada saat-saat kegembiraan seperti ini. Tak ada tanda-tanda bahwa penderitaan-Nya yang luar biasa akan menyelubungi roh yang tidak mementingkan diri.

Ia menangis oleh karena kebinasaan ribuan orang-orang Yerusalem -- oleh karena kebutaan dan kedegilan mereka untuk siapa sebenarnya Yesus datang untuk memberkati dan menyelamatkan mereka.

abrahamdanishak CopySejarah pertolongan khusus dan pemeliharaan Allah selama lebih dari seribu tahun yang dinyatakan kepada umat pilihan-Nya dipaparkan di depan mata Yesus. Di sana ada gunung Moriah, di mana anak perjanjian Ishak, korban yang tidak meronta, telah diikat kepada mezbah -- lambang pengorbanan Anak Allah. Di sanalah diteguhkan kepada bapa orang percaya itu janji berkat, yaitu janji Mesias. (Kej. 22:9, 16-18). Di sana, nyala api korban naik ke surga dari penggilingan gandum Ornan yang telah menghindarkan pedang malaikat pembinasa (1Tawar. 21) -- sesuai dengan lambang pengorbanan dan pengantaraan Juru Selamat bagi orang-orang berdosa. Yerusalem telah dihormati Allah di atas seluruh bumi. Tuhan telah "memilih Sion" dan "menginginkannya menjadi tempat kedudukan-Nya" (Maz. 132:13).

Di sana, selama berabad-abad nabi-nabi kudus telah mengucapkan pekabaran-pekabaran amarannya. Di sana, imam-imam mengayunkan pedupaannya dan asap asap pedupaan bersama-sama dengan doa orang yang berbakti naik ke hadirat Allah. Di sana, setiap hari dipersembahkan darah domba yang di sembelih, merujuk kepada Anak Domba Allah. Di sana, Allah telah menyatakan hadirat-Nya dalam awan kemuliaan di atas takhta kemurahan. Di sana, berjejak tangga ajaib yang menghubungkan dunia dengan surga (Kej. 28:12; Yoh.1:21) -- tangga tempat malaikat-malaikat Allah turun dan naik, dan yang telah membuka kepada dunia ini jalan kepada tempat yang maha kudus.

Jikalau sekiranya Israel sebagai satu bangsa memelihara kesetiaannya kepada Surga, Yerusalem akan berdiri selama-lamanya sebagai kota pilihan Allah. (Yeremia 17:21-25). Tetapi sejarah umat pilihan itu yang tampak hanyalah catatan kemurtadan dan pemberontakan. Mereka telah menolak rahmat Surga, menyalahgunakan kesempatannya serta menganggap enteng kesempatan-kesempatan itu.

Meskipun Israel telah "mengolok-olok utusan Allah itu, dan menghina segala firman-Nya, dan mengejek nabi-nabi-Nya” ( 2 Taw.36:16, 15), Ia masih menyatakan diri-Nya kepada mereka sebagai "Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya." (Kel. 34:6). Meskipun ditolak berulang-ulang, kemurahan-Nya terus mengundang. Dengan kasih yang melebihi kasih seorang ayah kepada anak yang diasuhnya, Allah telah "berulang-ulang mengirim pesan melalui utusan-utusan-Nya, karena Ia sayang kepada umat-Nya dan tempat kediaman-Nya." ( 2 Taw. 36:16.15).

Pada waktu protes, himbauan dan teguran telah gagal, Ia mengirimkan kepada mereka pemberian surga yang terbaik; bahkan Ia mencurahkan surga kepada Pemberian satu-satunya itu.

Anak Allah sendiri telah dikirimkan untuk mengundang kota yang tidak merasa bersalah itu. Kristuslah yang telah membawa bangsa Israel keluar dari Mesir sebagai pokok anggur yang baik. (Maz. 80:8). Tangan-Nya sendirilah yang menumpas orang kafir di hadapan mereka. Ia telah menanamkannya di "lereng bukit yang subur." (Yes. 5:1-4). Pemeliharaan perlindungan-Nya telah memagarinya. Hamba-hamba-Nya telah di kirim untuk merawatnya. "Apakah lagi yang harus diperbuat untuk kebun anggurKu itu," Ia berseru, "yang belum Kuperbuat kepadanya?" Meskipun Ia "menanti supaya dihasilkannya buah anggur yang baik," tetapi, "yang dihasilkannya hanya buah anggur yang asam." ( Yes. 5:1-4).

Namun, dengan kerinduan mengharapkan buah yang baik, Ia sendiri datang ke kebun anggur-Nya, kalau-kalau masih ada kemungkinan untuk menyelamatkannya dari kebinasaan. Ia menggali di sekeliling pokok anggur-Nya itu; Ia memangkasnya dan memeliharanya. Ia tidak mengenal lelah dalam usaha-Nya untuk menyelamatkan pokok anggur, yang ditanam-Nya sendiri itu.

Selama tiga tahun, terang dan kemuliaan Tuhan itu telah datang dan berada di antara umat-Nya. Ia "berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis," (Kis.10:38) "memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang buta, membuat orang lumpuh berjalan dan orang tuli mendengar, orang kusta menjadi tahir, orang mati dibangkitkan, dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik." (Luk. 4:18,19).

Panggilan lembut dan ramah ini ditujukan kepada semua golongan masyarakat, "Marilah kepadaKu, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu." (Mat. 11:28).

Meskipun yang baik dibalas dengan yang jahat, dan kebencian untuk kasih-Nya (Maz. 109:5), Ia tetap melaksanakan misi kemurahan-Nya. Orang yang menolak Dia tidak pernah mencari rahmat-Nya. Sebagai seorang pengembara yang tidak mempunyai rumah, yang dicela orang dan yang berkekurangan, Ia melayani kebutuhan orang-orang dan meringankan penderitaan mereka, membujuk mereka untuk menerima karunia hidup.

Gelombang kemurahan, yang ditolak oleh hati yang degil, kembali dalam gelombang pasang kasih yang tak dapat dijelaskan. Tetapi orang Israel telah meninggalkan Temannya yang terbaik, dan Penolong satu-satunya itu. Mereka telah meremehkan kasih-Nya, menolak dan menghina nasihat-Nya, dan mengejek amaran-Nya.

Saat pengharapan dan pengampunan telah berlalu dengan cepat. Cawan murka Allah yang telah lama ditunda hampir penuh. Awan kemurtadan dan pemberontakan yang telah terkumpul selama berabad-abad, sekarang menghitam dengan kesengsaraan, dan sudah hampir meledak atas orang berdosa. Dan Dia, yang satu-satunya sanggup menyelamatkan mereka dari nasib buruk itu telah diremehkan, disalahgunakan, ditolak dan segera akan disalibkan.

Bilamana Kristus harus digantungkan di kayu salib Golgota, maka berakhirlah hari Israel sebagai yang dipilih dan diberkati Allah. Kehilangan satu jiwa saja adalah suatu bencana yang sangat besar yang melebihi keuntungan harta dunia. Tetapi sementara Kristus menatap Yerusalem, kebinasaan seluruh kota itu, seluruh bangsa itu, telah nampak dihadapan-Nya -- kota itu, bangsa itu, yang pada suatu waktu adalah bangsa pilihan Allah, harta istimewa-Nya.

Para nabi telah menangisi kemurtadan bangsa Israel, dan kehancurannya sebagai akibat dosa-dosanya. Yeremia ingin seandainya matanya bisa menjadi mata air agar ia bisa menangisi putri-putri bangsanya yang terbunuh siang dan malam, oleh karena kawanan domba Tuhan di angkut tertawan. (Yer. 9:1; 13:17). Lalu apakah yang mendukakan Dia, yang kilasan nubuatan-Nya mencakup bukan saja tahunan tetapi berabad-abad ke depan! Ia melihat malaikat pembinasa itu mengangkat pedangnya terhunus terhadap kota yang telah sekian lama menjadi tempat tinggal Allah.

yerusalem runtuh CopyDari punggung bukit Zaitun, tempat yang kemudian diduduki oleh Jenderal Titus dari Roma dan pasukannya, Ia memandang menerusi lembah kepada serambi dan ruang pengadilan suci. Dan dengan berlinang air mata Ia melihat, dalam perspektif yang mengerikan, dinding Yerusalem dikelilingi pasukan asing. Ia mendengar derap langkah tentara bersedia berperang. Ia mendengar suara ratap tangis ibu-ibu dan anak-anak meminta makan di dalam kota yang sudah terkepung itu. Ia melihat rumah indah dan bangunan suci, istana-istananya dan menara-menaranya terbakar habis di lalap api. Tinggallah hanya onggokan puing-puing belaka.

Memandang kepada sepanjang masa, Ia melihat umat perjanjian itu tercerai-berai di berbagai negeri, "seperti reruntuhan kapal di pantai padang pasir." Dalam hukuman duniawi yang akan menimpa anak-anaknya, Ia melihat regukan pertama dari cawan murka Allah, yang pada penghakiman terakhir ia harus menghabiskan seluruh isi cawan murka Allah itu. Di dalam pengasihan ilahi, dalam kerinduan kasih-Nya, terdapat ucapan dengan kata-kata tangisan ini, "Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang di utus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau." (Mat. 23:37).

Hai bangsa (Israel) yang ditinggikan di atas bangsa-bangsa lain, telah mengetahui saat hukuman dari Tuhan dan hal-hal yang menyangkut kedamaianmu! Aku telah menahankan malaikat keadilan. Aku telah mengajakmu untuk bertobat, tetapi sia-sia saja. Bukan hanya hamba-hamba, utusan-utusan dan nabi-nabi yang telah engkau tolak, tetapi juga Yang Kudus Israel, Penebusmu. Jikalau engkau dibinasakan, itu adalah tanggungjawabmu sendiri. "Namun kamu tidak mau datang kepadaKu untuk memperoleh hidup itu." (Yoh. 5:40).

Kristus melihat di Yerusalem suatu lambang dunia yang mengeraskan hati di dalam ketidakpercayaan dan pemberontakan, dan yang bergerak cepat menuju penghakiman pembalasan Allah. Penderitaan bangsa yang yang sudah jatuh itu menekan jiwa Yesus, yang memaksa keluar dari bibirnya tangis kepahitan. Ia melihat catatan dosa tergambar dalam penderitaan, air mata dan darah manusia. Hatinya tergerak oleh kasih yang tak terhingga bagi manusia yang menderita dan sengsara di dunia ini. Ia rindu untuk membebaskan manusia itu dari semua penderitaan dan kesengsaraan mereka. Tetapi tangan-Nya sendiripun tidak dapat membalikkan gelombang penderitaan manusia itu, karena hanya sedikit yang akan mencari Sumber Pertolongan satu-satunya itu. Ia rela menyerahkan jiwa-Nya kepada maut, untuk membawa keselamatan ke dalam jangkauan mereka, tetapi hanya sedikit yang akan datang kepada-Nya untuk memperoleh hidup itu.

Maharaja Surga mencucurkan air mata! Anak Allah yang tak terbatas itu menderita di dalam jiwa, tertunduk dalam kesedihan yang amat sangat. Pemandangan itu memenuhi surga dengan kekaguman. Pemandangan itu menyatakan kepada kita keberdosaan luar biasa dosa itu. Pemandangan itu menunjukkan betapa beratnya tugas itu, baik kepada kuasa yang tak terbatas sekalipun, untuk menyelamatkan orang jahat dari akibat-akibat pelanggaran hukum Allah. Yesus memandang kepada generasi terakhir manusia, dan melihat dunia ini terlibat dalam penipuan yang sama dengan yang menyebabkan kebinasaan Yerusalem. Dosa besar seorang Yahudi ialah penolakannya akan Kristus. Dosa besar dunia Kristen ialah penolakannya pada hukum Allah, dasar pemerintahan-Nya di surga maupun di dunia ini. Ajaran-ajaran Yehovah akan direndahkan dan dihinakan serta ditiadakan.

Berjuta-juta orang yang berada di dalam tawanan dosa, yang menjadi budak Setan, yang ditentukan untuk menderita kematian yang kedua, akan menolak mendengarkan perkataan kebenaran pada hari pembalasan mereka. Kebutaan yang mengerikan! Ketergila-gilaan yang aneh!

 

 

 

 

 

 

Artikel Terkait:

1. WARISAN ORANG-ORANG KUDUS (4)

WARISAN

Memuji Allah Dengan Musik yang Semarak Dan Merdu[AkhirZaman.org] Akan ada musik di sana, dan juga nyanyian, musik dan nyanyian mana tidak ada telinga yang fana pernah mendengarnya atau pikiran fana pernah memahaminya, yang terdapat dalam penglihatan akan Allah.... ...
49 hari yang lalu | Selengkapnya »

2. WARISAN ORANG-ORANG KUDUS (3)

WARISAN

Penghormatan Kepada lbu-Ibu yang Setia[AkhirZaman.org] Pada waktu penghakiman akan berlangsung, dan kitab-kitab dibukakan; bilamana ucapan ‘sabaslah‘ dari Hakim agung itu diumumkan, dan mahkota kemuliaan yang kekal diletakan pada dahi pemenang, banyak yang akan mengangkat mahkota mereka di depan mata perhimpunan alam semesta&n...
88 hari yang lalu | Selengkapnya »

3. WARISAN ORANG-ORANG KUDUS (2)

WARISAN

Bunga-Bunga, Buah-Buahan, dan Satwa[AkhirZaman.org] Saya melihat padang yang lain penuh dengan segala jenis bunga-bunga, dan pada waktu saya memetiknya saya berseru, kembang-kembang ini tidak akan pernah layu. Selanjutnya saya melihat padang rumput yang tinggi, sangat indah untuk dipandang; ...
91 hari yang lalu | Selengkapnya »

4. WARISAN ORANG-ORANG KUDUS (1)

WARISAN

Hadiah dari Tuhan [AkhirZaman.org] Kristus, hanya Kristus dan kebenaran-Nya, yang akan menyediakan bagi kita sebuah paspor ke Surga.-Surat 6b, 1890. ...
97 hari yang lalu | Selengkapnya »

5. KEMBALINYA KRISTUS (2)

KEMBALINYA

Dari Gua-Gua dan Lubang-Lubang dan Penjara-Penjara[AkhirZaman.org] Di dalam persembunyian di gunung-gunung, di dalam gua-gua dan lubang-lubang tanah, Juru selamat menyatakan hadirat-Nya dan kemuliaan-Nya. ...
105 hari yang lalu | Selengkapnya »

6. KEMBALINYA KRISTUS (1)

KEMBALINYA

Tujuh Malapetaka dan Kebangkitan lstimewa[AkhirZaman.org] Terjadi suatu gempa bumi dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak manusia ada di atas bumi. Begitu hebatnya gempa bumi itu' (Wahyu 16:17, 18). Tampaknya langit sepeti terbuka dan tertutup. ...
111 hari yang lalu | Selengkapnya »

7. TUJUH MALAPETAKA TERAKHIR DAN ORANG BENAR (3)

TUJUH

Umat Allah Tidak Menyukai Keinginan yang Keji[AkhirZaman.org] Sekarang ini, sementara Imam Besar mengadakan pendamaian demi kita, maka kita harus berusaha untuk menjadi sempurna di dalam Kristus. ...
119 hari yang lalu | Selengkapnya »

8. TUJUH MALAPETAKA TERAKHIR DAN ORANG BENAR (2)

TUJUH

Hukuman Mati Serupa Dengan yang Dikeluarkan Oleh Ahasyweros[AkhirZaman.org] Perintah yang pada akhirnya dikeluarkan terhadap umat Allah yang sisa akan sangat serupa dengan perintah yang dikeluarkan oleh Ahasyweros terhadap orang Yahudi. ...
136 hari yang lalu | Selengkapnya »

9. [RH] ANGKATLAH PIALA KEMENANGANMU

[RH]

Aku akan mengangkat piala keselamatan dan akan menyerukan nama Tuhan. Mazmur 116: 13 [AkhirZaman.org] Apakah engkau salah seorang yang berbuat salah? Pergilah kepada Yesus dan mintalah Dia mengampunimu, kemudian percayalah bahwa la melakukannya. "Jika kita mengaku dosa kita, maka la adalah setia dan adil, sehingga la akan mengampuni segala dosa k...
138 hari yang lalu | Selengkapnya »

10. TUJUH MALAPETAKA TERAKHIR DAN ORANG BENAR (1)

TUJUH

(Masa Kesusahan Besar, Bagian II)Masa Kesusahan Besar Dimulai Sesudah Penutupan Pintu Kasihan[AkhirZaman.org] Bilamana Kristus berhenti dari pekerjaan-Nya sebagai pengantara demi umat manusia barulah masa kesusahan itu dimulai. kemudian kasus setiap jiwa sudah akan diputuskan, dan tidak ada lagi darah penebusan untuk membersihkan dosa. ...
139 hari yang lalu | Selengkapnya »

Artikel Lainnya

IMAGE
[RH] HINDARKAN PERDEBATAN...
Tetapi hindarilah persoalan yang dicari-cari dan yang bodoh,...
Read More...
IMAGE
[RH] DIRI HARUS MATI
Dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa...
Read More...
IMAGE
[RH] PANDANG TERUS KE ATA...
Karena kita mempunyai banyak saksi bagaikan awan yang mengelilingi kita,...
Read More...
IMAGE
[RH] KEHIDUPAN YANG SENAN...
Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki...
Read More...
IMAGE
BERANI DI DALAM TUHAN
Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang...
Read More...
IMAGE
Apakah Makan Nasi Itu Seh...
[AkhirZaman.org] Mungkin ada dari anda yang bertanya tanya; “Bila saya...
Read More...
IMAGE
10 LANGKAH KESEHATAN (Bag...
1. Mengkonsumsi Banyak Air Putih (air mineral). [AkhirZaman.org] Mengkonsumsi...
Read More...
IMAGE
Perhatikan Kode Stiker di...
[AkhirZaman.org] Pernahkah anda berpikir jika stiker yang ada di buah-buahan...
Read More...
IMAGE
Osteoporosis (Pengeroposa...
[AkhirZaman.org] Osteoporosis adalah kondisi menurunnya kepadatan tulang...
Read More...
IMAGE
Jenis-jenis Penyakit dan ...
Adenoids (Membesarnya hulu kerongkongan ) [AkhirZaman.org] Adenoids terdiri...
Read More...
IMAGE
WARISAN ORANG-ORANG KUDUS...
Penghormatan Kepada lbu-Ibu yang Setia[AkhirZaman.org] Pada waktu penghakiman...
Read More...
IMAGE
WARISAN ORANG-ORANG KUDUS...
Bunga-Bunga, Buah-Buahan, dan Satwa[AkhirZaman.org] Saya melihat padang yang...
Read More...
IMAGE
WARISAN ORANG-ORANG KUDUS...
Hadiah dari Tuhan [AkhirZaman.org] Kristus, hanya Kristus dan...
Read More...
IMAGE
KEMBALINYA KRISTUS (2)
Dari Gua-Gua dan Lubang-Lubang dan Penjara-Penjara[AkhirZaman.org] Di dalam...
Read More...
IMAGE
KEMBALINYA KRISTUS (1)
Tujuh Malapetaka dan Kebangkitan lstimewa[AkhirZaman.org] Terjadi suatu gempa...
Read More...
IMAGE
HRW (Human Rights Watch) ...
[AkhirZaman.org] Catatan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, tentang...
Read More...
IMAGE
Badai Terjang Belanda, Pe...
[AkhirZaman.org] Tiga orang tewas di Belanda, kemarin, akibat badai yang juga...
Read More...
IMAGE
Bill Gates Lunasi Utang N...
[AkhirZaman.org] Miliarder Amerika Serikat (AS) Bill Gates kembali menunjukkan...
Read More...
IMAGE
Tidak Menggunakan Nama Re...
[AkhirZaman.org] Korea Utara (Korut) menyebut tingkah laku Amerika Serikat (AS)...
Read More...
IMAGE
Trump Tuding Rusia Bantu ...
[AkhirZaman.org] Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menuding Rusia...
Read More...
IMAGE
SEJARAH NATAL
[AkhirZaman.org] Perintah untuk mengadakan perayaan Natal tidak terdapat di...
Read More...
IMAGE
Asal Usul Paskah
[AkhirZaman.org] Musim semi merupakan musim yang terbaik sepanjang tahun...
Read More...
IMAGE
Dibalik Cerita Dongeng
[AkhirZaman.org] Warisan kerohanian Maewyn Succat cukup ironis tetapi juga...
Read More...
IMAGE
Fakta Mengejutkan Tentang...
[AkhirZaman.org] Setiap tahun pada tanggal 14 Februari, tak terhitung jutaan...
Read More...
IMAGE
Semua Orang Sedang Diuji
[AkhirZaman.org] Allah menuntut umat Nya supaya membersihkan diri mereka dari...
Read More...

Data Kunjungan

017260106
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Semua
2929
20374
2929
104662
253414
16583202
17260106

IP Anda: 54.82.29.141
Tanggal: 2018-01-21 03:28:46

Online Saat Ini

We have 222 guests and no members online