jalan

Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau? Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi. Mazmur 73:25.

[AkhirZaman.org] Jiwa yang berpegang pada kasih Kristus penuh dengan kebebasan, terang dan bergembira di dalam Kristus. Di dalam orang yang demikian tidak terdapat pikiran yang bercabang. Segenap dirinya mendambakan Allah. la tidak akan meminta nasihat kepada manusia untuk mengetahui apa yang patut dibuat, melainkan kepada Tuhan Yesus, sumber segala hikmat. la menyelidiki Firman Allah agar ia dapat mencari tahu ukuran apa yang telah ditetapkan. Dapatkah kita mencari penuntun yang mantap daripada Tuhan Yesus? Agama yang benar didasarkan atas Firman Allah dan hidup di bawah tuntunan Dia yang kudus di dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.

Ia yang menjadi jalan, kebenaran, dan yang hidup merendahkan diri, pencari yang sungguh-sungguh dengan segenap hati berkata, ikutlah Aku. Ia menuntun orang pada jalan yang sempit menuju kesucian dan sorga. Kristus telah membuka jalan bagi kita dengan pengorbanan yang berat supaya kita dapat sampai kepadaNya. Kita tidak dibiarkan terserandung di dalam kegelapan. Yesus berada di sebelah kanan kita, dan berkata, Akulah jalan. Dan semua orang yang bertekad mengikut Tuhan dengan segenap hati akan dituntun di jalan kerajaan, ya, lebih dari itu, yakni berjalan di atas jalan ilahi yang terbentang bagi orang-orang yang ditebus Tuhan.”

Semakin banyak kita mempelajari tentang Kristus melalui FirmanNya, semakin kita rasakan perlunya Dia di dalam pengalaman kita. Janganlah kita berhenti sampai kita dapat berhenti dalam kuk Kristus serta mengangkat bebanNya. Semakin setia kita melayani Dia, semakin kita kasihi Dia, dan semakin kita besarkan Dia. Setiap kewajiban, baik yang kecil maupun besar yang kita kerjakan, patutlah dikerjakan dengan setia, dan semakin kita pahami Tuhan maka semakin besarlah keinginan kita memuliakan Dia.”

Sekarang kita secara pribadi sedang menyaksikan kuasa kasih karunia Kristus kepada dunia ini di dalam pembaruan tabiat manusia dari kemuliaan kepada kemuliaan, dari tabiat kepada tabiat. Oleh memandang Kristus sebagai teladan kita, yang kudus dan tidak bercela, berarti kita sedang disiapkan untuk memasuki masyarakat malaikat penghuni sorga. Jika Kristus menjadi pemimpin kita dan Raja di dalam istana sorga, maka patutlah kita bertanya-tanya, Apakah Kristus itu bagi kita sekarang ini? Jika kita merenungkan Penebus kita dapatkah kita berkata, ”Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau? Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi”

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here