[AkhirZaman.org] Kasus serangan racun terhadap bekas mata-mata Rusia Sergie Skripal dan putrinya berbuntut panjang. Kini Perdana Menteri Inggris Theresa May memutuskan hubungan diplomatik di level tertinggi dengan Rusia. Pemerintah di London antara lain membatalkan undangan terhadap Menteri Luar Negeri Rusia Sergrey Lavrov.

Inggris juga membatalkan rencana kedatangan sejumlah anggota kabinet ke putaran final Piala Dunia 2018. Dalam pidatonya May mengatakan adalah hal “tragis” bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin menggunakan cara-cara semacam itu.

May mengklaim ia telah mendapat dukungan dari Presiden AS Donald Trump dan Kanselir Jerman Angela Merkel.

Inggris juga melakukan pembersihan dengan mengusir 23 diplomat Rusia yang telah diidentifikasi mengemban misi spionase. Pengusiran itu adalah yang terbesar selama 30 tahun terakhir. PM May juga mempertimbangkan untuk mengamandemen UU Anti Spionase untuk mencegah terulangnya insiden serupa, serta melakukan pengawasan serius terhadap semua warga Rusia yang datang ke Inggris.

Ia menegaskan “tidak ada tempat” untuk kaum elit yang korup di Inggris.

Eskalasi hubungan antara Moskow dan London kian memuncak setelah Kepolisian Inggris menemukan zat beracun yang digunakan untuk membunuh Sergie Skripal adalah Novichok, agen syaraf buatan Rusia.

May awalnya merahasiakan informasi tersebut dan meminta penjelasan kepada Rusia. Namun Moskow “mengabaikan” permintaan tersebut dan tidak memberikan keterangan, kenapa Rusia memiliki senjata kimia yang sudah dilarang oleh Hukum Internasional.

https://goo.gl/m7EGy8

Kasus serangan racun terhadap bekas intel rahasia Rusia, sudah beberapa hari ini sedang menjadi perbincangan hangat pada berbagai media dunia, bagaimana cara Putin dengan teganya meracuni warganya sendiri dengan racun syaraf yang sangat berbahaya.

Dan kisah ini ditanggapi oleh pihak Inggris, dengan mengkonfirmasi ke pihak Rusia. Namun dengan sepele Rusia tidak menganggapnya serius, seolah-olah itu adalah hal biasa. Namun Inggris tidak mau kehilangan muka, lalu akhirnya nanti akan Inggris akan dipersalahkan, sebab kasus ini terjadi di Inggris. Oleh hal ini dapat memicu hubungan yang lebih parah antara Inggris dan Rusia.

“Ada teman yang mendatangkan kecelakaan, tetapi ada juga sahabat yang lebih karib dari pada seorang saudara.”

Amsal 18:24

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here