-balita-1233 Copy

 Tahun tahun Pertama Masa Kanak kanak adalah Periode yang Paling Penting.
[AkhirZaman.org] Pendidikan anak anak pada tahun tahun pertama dari kehidupan adalah suatu hal yang amat penting. Pelajaran pelajaran yang dipelajari anak itu selama tujuh tahun pertama dalam hidupnya akan mempunyai pengaruh yang lebih besar terhadap pembentukan tabiatnya daripada segala sesuatu yang dipelajarinya pada tahun tahun berikutnya.

Dari sejak masa bayi tabiat seorang anak harus dibentuk sesuai dengan rencana ilahi. Sifat sifat baik harus ditanamkan ke dalam pikirannya yang sedang terbuka itu.

Pekerjaan orang tua harus dimulai dengan anak anak pada masa bayinya, agar ia dapat menerima cap tabiat yang benar sebelum dunia akan membubuhkan capnya di atas pikiran dan hati.

Usia yang Paling Peka.
Selama tahun tahun pertama dalam kehidupan seorang anak dimana pikirannya sangat peka terhadap kesan kesan yang yang baik atau jahat. Selama tahun tahun ini kemajuan yang pasti diadakan baik dalam arah yang benar atau yang salah. Di satu pihak, banyak keterangan keterangan yang tidak berguna diperoleh; di pihak yang lain, pengetahuan yang kokoh dan bernilai. Kekuatan pikiran, pengetahuan yang cukup, adalah harta milik yang tidak bisa dibeli oleh emas dari Ofir. Harga semuanya itu lebih daripada emas atau perak.

Kesan kesan Pertama Jarang Dilupakan.
Baik bayi, anak anak kecil atau orang muda jangan sampai mendengar sepatah kata yang tidak sabar dari bapa, ibu, atau salah seorang anggota keluarga; oleh karena mereka menerima kesan kesan itu pada tahun tahun permulaan hidup mereka, dan apa yang orang tua perbuat kepada mereka hari ini, begitulah jadinya besok, dan hari berikutnya dan seterusnya. Pelajaran pelajaran pertama yang ditanamkan ke dalam diri anak anak jarang dilupakan….

Kesan kesan yang ditanamkan di dalam hatinya pada tahun tahun pertama dalam hidupnya akan terlihat kemudian hari. Semuanya itu bisa dikubur, tetapi jarang bisa dilenyapkan.

Dasar Diletakkan pada Tiga Tahun yang Pertama.
-balita-mendengar-ibu- CopyKaum ibu, pastikanlah bahwa engkau mendisiplin anak anakmu dengan sepatutnya selama tiga tahun yang pertama dalam hidup mereka. Jangan biarkan mereka membentuk kehendak dan keinginan keinginan mereka. Ibu harus menjadi pikiran bagi anak anak mereka. Tiga tahun yang pertama adalah waktunya untuk membengkokkan ranting yang kecil itu. Ibu harus memahami pentingnya jangka waktu ini. Pada waktu inilah dasar itu diletakkan.

Jikalau pelajaran pelajaran ini bercela, sebagaimana yang sering terjadi, demi untuk Kristus, demi untuk masa depan dan hidup kekal anak anakmu, berusahalah untuk memperbaiki kesalahan yang telah engkau perbuat. Jikalau engkau telah menunggu sampai anakmu berumur tiga tahun untuk mulai mengajarkan pengendalian diri dan penurutan kepada mereka, berusahalah untuk mengajarkannya sekarang ini, sekalipun pekerjaan itu akan lebih sulit.

Tidak Sesukar Seperti yang Disangka.
Banyak kecemasan dan kesusahan orang tua dapat ditiadakan jikalau saja anak anak diajar sejak dari buaian mereka bahwa kehendak mereka itu tidak bisa dijadikan sebagai undang undang, dan tingkah laku mereka terus menerus dimanjakan. Tidaklah sesukar seperti sangkaan umum untuk mengajar anak kecil menahan luapan marahnya dan mengalahkan luapan nafsunya.

Jangan Tunda Pekerjaan Ini.
Banyak orang melalaikan tugas mereka selama tahun tahun yang pertama dari hidup anak anak mereka, sambil berpikir bahwa bilamana mereka menjadi lebih besar, maka pada waktu itu mereka akan sangat berhati hati untuk mencegah yang salah dan mendidik mereka dalam hal hal yang baik. Tetapi waktu yang paling tepat tapi mereka untuk melakukan hal ini adalah pada waktu anak anak itu masih bayi bayi di pangkuan mereka. Tidaklah patut orang tua memanjakan dan takluk kepada kemauan anak anak mereka; dan tidak benar juga bagi orang tua untuk memperlakukan mereka dengan kasar. Tindakan tindakan yang tegas, pasti dan jujur akan menghasilkan akibat akibat yang paling baik.

2345432 CopyPada waktu saya meminta perhatian orang tua terhadap kebiasaan kebiasaan yang salah yang telah mereka tanamkan di dalam diri anak anak mereka, beberapa orang tua nampaknya bersikap acuh tak acuh; yang lain berkata sambil tersenyum, “Sayangku! Aku tidak bisa melarang mereka bagaimanapun juga. Mereka akan menjadi lebih baik bilamana mereka sudah lebih besar. Nanti mereka akan merasa malu sendiri melihat luapan amarah seperti ini. Bukanlah yang terbaik untuk bersikap terlalu teliti dan ketat terhadap anak anak kecil. Mereka akan dapat mengalahkan kebiasaan kebiasaan berdusta, menipu dan malas dan mementingkan diri.” Sungguh satu jalan yang mudah bagi ibu untuk menyisihkan perkara tetapi hal ini tidak sesuai dengan kehendak Allah.

Cegah Usaha Setan untuk Menguasai Anak Bayimu.
Orang tua, pada umumnya engkau gagal untuk memulaikan pekerjaanmu cukup pagi. Engkau membiarkan setan menanami tanah hati dengan menaburkan benih benih yang pertama.

Engkau mempunyai satu pekerjaan untuk dilakukan agar setan tidak dapat menguasai anak anakmu dan merebut mereka darimu sebelum mereka terlepas dari tanganmu. Ibu, engkau harus memastikan bahwa kuasa kegelapan tidak akan menguasai anak anakmu. Engkau harus meneguhkan kehendakmu sehingga musuh tidak akan mengangkat bendera kegelapannya di dalam rumah tanggamu.

Dalam Mempersiapkan untuk Kehidupan yang Praktis juga.
Hanya sedikit saja yang mengambil waktu untuk mempertimbangkan dengan saksama betapa banyaknya pengetahuan tentang perkara perkara yang fana dan baka yang bisa diperoleh oleh seorang anak selama dua belas atau lima belas tahun yang pertama dalam hidupnya. Selama tahun tahun pertama ini anak anak jangan hanya memperoleh pengetahuan dari buku, tetapi mereka juga harus mempelajari seni seni yang penting untuk kehidupan yang praktis; yang terakhir itu janganlah diabaikan hanya untuk memperoleh yang pertama tadi.

Warisan Napoleon.
Doa-anak-kecil-berdoa CopyTabiat Napoleon Bonaparte sangat dipengaruhi oleh pendidikannya pada masa kanak kanaknya. Guru guru yang tidak bijaksana telah mengilhami dia dengan suatu keinginan untuk menaklukkan, dengan mengadakan permainan sebagai tentara dan menjadikan dia sebagai pemimpinnya. Di sini telah diletakkan dasar bagi karirnya untuk berperang dan menumpahkan darah. Andaikata usaha dan perhatian yang sama itu telah diarahkan untuk menjadikan dia sebagai seorang yang baik, mempengaruhi anak itu dengan roh Injil, betapa bedanya sejarah hidupnya itu.

Hume dan Voltaire.
Diceritakan bahwa Hume, orang kafir itu, pada permulaan hidupnya adalah seorang yang percaya dengan tulus hati akan Firman Allah. Oleh adanya hubungan dengan satu masyarakat yang suka berdebat, ia telah ditunjuk untuk menghadapkan argumentasinya membela orang kafir yang tidak percaya itu. Dengan tekun dan sungguh sungguh ia telah belajar, pikirannya yang tajam dan aktif itu dipenuhi pendapat pendapat palsu dari orang orang yang tidak percaya. Tidak lama sesudah itu iapun mempercayai pengajaran pengajaran yang menyesatkan itu, dan seluruh hidupnya membawa cap hitam dari kekafiran.

Pada waktu Voltaire berusia lima tahun, ia telah menghafalkan sebuah sajak orang kafir, dan pengaruh yang merusak itu tidak pernah terhapus dari pikirannya. Ia menjadi salah satu alat setan yang paling berhasil untuk memalingkan manusia dari Allah. Ribuan manusia akan bangkit pada hari pehukuman dan menuduh Voltaire sebagai penyebab kebinasaan jiwa mereka.

Oleh pemikiran dan perasaan perasaan yang dimanjakan pada tahun tahun pertama setiap orang muda sedang menentukan sejarah hidupnya sendiri. Kebiasaan kebiasaan yang baik, yang penuh kebajikan, dan yang terhormat yang dibentuk pada masa muda akan menjadi sebagian daripada tabiat dan biasanya akan menandai seorang manusia selama hidupnya. Orang muda bisa menjadi jahat atau baik, menurut pilihan mereka. Mereka bisa menjadi terkenal oleh karena perbuatan perbuatan yang benar dan agung sebagaimana juga terkenal oleh karena perbuatan jahat mereka.

013013 article2-500x333 CopyPahala Hana.
Kesempatan kesempatan yang tidak ternilai harganya, pekerjaan yang amat berharga, telah diserahkan kepada setiap ibu. Selama tiga tahun pertama dari kehidupan Samuel, nabi itu, ibunya dengan saksama mengajar dia untuk membedakan antara yang baik dan yang jahat. Melalui setiap benda yang dikenal yang ada di sekelilingnya ia berusaha menuntun pikiran anaknya kepada Khalik itu. Dalam menggenapi nazarnya untuk menyerahkan anaknya kepada Allah, dengan penuh penyangkalan diri ia telah menempatkan dia di bawah pengawasan Eli imam besar itu, untuk dididik bagi pelayanan di dalam rumah Allah…. Pendidikannya pada masa kanak kanaknya telah menuntun dia untuk memilih mempertahankan kejujuran sebagai orang Kristen. Betapa satu upah yang telah diterima oleh Hana! Dan betapa merupakan satu dorongan supaya menjadi setia, teladannya itu!

Bagaimana Pikiran Yusuf Dilindungi.
Pelajaran pelajaran yang diberikan kepada Yusuf pada masa mudanya oleh Yakub dengan menyatakan kepercayaannya yang dalam kepada Allah dan menceritakan berulang ulang tentang bukti bukti yang berharga tentang kebajikan Nya yang penuh kasih dan pemeliharaan Nya yang terus menerus adalah pelajaran pelajaran yang diperlukannya di dalam pembuangannya di antara bangsa kafir. Di dalam masa ujian ia telah menggunakan pelajaran pelajaran itu secara praktis. Pada waktu berada di bawah penggodaan yang paling hebat, ia memandang kepada Bapanya yang di sorga, yang padanya ia telah belajar berharap. Jikalau pengajaran dan teladan daripada bapa Yusuf itu adalah sesuatu yang sebaliknya, maka pena ilham tidak akan pernah menuliskan pada halaman halaman sejarah yang suci itu cerita tentang kejujuran dan sifat baik yang bersinar sinar dalam tabiat Yusuf. Kesan kesan yang mula mula yang ditanamkan di dalam pikirannya telah melindungi hatinya pada saat penggodaan yang hebat itu dan telah menuntun dia untuk berseru, “Bagaimanakah mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat terhadap Allah?”

Hasil Pendidikan yang Bijaksana.
Suatu fakta yang menyedihkan bagi setiap kelemahan dan ketidaktentuan di pihak ibu dengan cepat dapat dilihat oleh anak anak, dan sipenggoda itu kemudian bekerja pada pikiran mereka, sambil menuntun mereka untuk berkeras dalam mengikuti kecenderungan mereka. Jikalau orang tua mau memperkembangkan sifat sifat yang diperlukan oleh mereka untuk digunakan dalam mendidik anak anak mereka dengan sepatutnya, jikalau mereka mau menjelaskan di hadapan anak anak itu peraturan peraturan yang harus mereka ikuti, dan tidak membiarkan peraturan peraturan ini untuk dilanggar, maka Tuhan akan bekerja sama dengan, dan memberkati, baik orang tua dan anak anak itu.

Pada usia yang sangat muda sekali anak anak menjadi peka terhadap pengaruh pengaruh yang merusak moral, tetapi orang tua yang mengaku diri Kristen kelihatannya tidak melihat bahaya dari cara pengasuhan mereka. Oh, sekiranya mereka dapat menyadari bahwa pengaruh yang diberikan kepada seorang anak pada tahun tahun permulaannya itu akan memberikan suatu kecenderungan kepada tabiat dan membentuk nasibnya untuk hidup kekal atau kebinasaan kekal! Anak anak peka kepada kesan kesan moral dan kerohanian, dan mereka yang dididik dengan bijaksana pada masa kanak¬kanaknya sekali sekali dapat saja berbuat kesalahan, tetapi mereka tidak akan tersesat jauh.

–Mendidik & Membimbing Anak, pasal 36–

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here