bait suci Copy

[AkhirZaman.org] Untuk menyambung pembelajaran kita tentang “Dimanakah Yesus Sekarang (1) dan (2)”, kita akan lanjutkan dengan mempelajari tentang Bait Suci. Sebuah pertanyaan diajukan: Mengapa menghapuskan kebenaran tentang Bait Suci sesungguhnya sama dengan mengumumkan bahwa seseorang bukan lagi seorang Kristen? (1)

Biarlah dikatakan secara sederhana dan jelas: Ajaran Alkitab tentang Bait Suci adalah pusat gravitasi dari rencana keselamatan, poros dari roda teologia, yang menjelaskan dan menghubungkan seluruh kebenaran Alkitab yang sangat dihargai oleh orang Kristen, khususnya kebenaran-kebenaran yang telah diabaikan selama berabad-abad.

Ajaran tentang Bait Suci “membuka kepada pandangan tentang satu sistem yang lengkap tentang kebenaran, yang saling berhubungan dan selaras, yang menunjukkan bahwa tangan Tuhan telah menuntun pergerakan advent (menantikan kedatangan Kristus kedua kali) yang besar dan menyatakan kewajiban masa kini karena ajaran ini menjelaskan kedudukan dan pekerjaan umat Tuhan.”—The Great Controversy, hlm. 423.

Stephen N. Haskell, penulis buku The Cross and Its Shadow, mencatat bahwa: “Melalui pokok bahasan (Bait Suci) inilah kita memperoleh pemahaman yang terang tentang misteri penebusan… Ini adalah pekerjaan-Nya sendiri di surga, yang dinyatakan dalam kehidupan umat-Nya di bumi, yang menghubungkan setiap jiwa dengan Tuhan… Pertanyaan tentang Bait Suci haruslah menyatakan Kristus, pekerjaan-Nya di dalam pengadilan surga, sebagaimana dilanjutkan di dalam hati para murid-Nya. Maka jelaslah bahwa pekerjaan di dalam hati umat haruslah bersesuaian dengan pekerjaan Kristus di surga…”

“Seluruh pekerjaan yang dinyatakan melalui Bait Suci di bumi yang menjadi bayangan dari pekerjaan Kristus yang sesungguhnya di surga adalah demi penyucian Gereja-Nya di bumi, dan oleh karena itu pengabaian akan pengetahuan tentang kebenaran-kebenaran ini akan menyebabkan orang tidak siap bagi penghakiman Tuhan yang akan segera terjadi, senyata orang-orang Yahudi yang tidak siap bagi kehancuran yang menimpa mereka.”—“The Sanctuary Question From the Standpoint of the Book of Hebrews,” Review and Her-ald, 3 Agustus 1901.

Maka, ajaran tentang Bait Suci bukanlah pokok bahasan tidak wajib atau sampingan bagi pelajar Alkitab tingkat lanjutan, atau bagi mereka yang kebetulan tertarik kepada hal-hal yang eksotis dan misterius. Pokok ini adalah bagi setiap orang percaya. Ini bukanlah sebuah tema yang dapat dipahami secara lengkap atau bahkan dipahami sebagian saja, atau hanya oleh para peneliti intelektual saja. Untuk dapat memahaminya sepenuhnya, kita harus juga mengalami kebenaran yang digambarkan dalam ajaran tentang Bait Suci (2).

W.W. Prescott, seorang yang memiliki wawasan luas dan editor dari koran gereja sedunia 70 tahun yang lalu, dalam sebuah khotbah yang disampaikan pada tahun 1903, ia mengatakan, “Ada sesuatu dalam langkah-langkah yang berbeda ini dalam perkembangan tujuan Tuhan tentang keselamatan dari dosa, sebagaimana yang dinyatakan dalam Bait Suci dan pelayanannya, yang membuat suatu perbedaan bagi umat Tuhan, yang harus mereka ketahui. Adalah menjadi tujuan Tuhan bahwa mereka harus mengetahui hal ini, dan adalah keharusan bagi mereka untuk mengetahuinya, untuk dapat bekerja sama secara cerdas dengan perkembangan tujuan Tuhan tentang keselamatan sebagaimana terdapat dalam pertanyaan ini.”—The Gospel Message for Today.

Dalam serangkaian artikel yang ada dalam majalah Review and Herald selama krisis panteisme, Prescott mencoba menunjukkan perbedaan-perbedaan antara orang-orang yang bertikai tentang pandangan bahwa semua orang adalah Bait Suci yang hidup bagi kehadiran Tuhan, dan orang-orang yang percaya bahwa hanya orang-orang bertobatlah yang menjadi Bait Suci Tuhan. Pemahaman akan perbedaan ini bergantung kepada pemahaman yang benar tentang ajaran Bait Suci dan tentang pembenaran oleh iman.

Ia menyampaikan bahwa “inti dari pertanyaan tentang Bait Suci terdapat dalam kebenaran yang agung bahwa adalah tujuan Tuhan untuk berdiam di dalam daging.”

“Adalah cukup jelas bahwa ketika Kristus pembenaran kita berdiam di dalam hati melalui iman, menjadikan daging ini Bait Suci-Nya, kita memiliki pengalaman yang sesungguhnya tentang pembenaran oleh iman, maka dengan demikian pemikiran pokok dalam pertanyaan tentang Bait Suci adalah pembenaran oleh iman, atau penghakiman oleh iman.”—“Studies in the Gospel Message,’ Review and Herald, 15 Juli 1902, hlm. 6.

Ajaran tentang Bait Suci adalah cara Tuhan untuk menggambarkan rencana keselamatan—baik yang menjadi bagian Tuhan maupun bagian kita. Pelayanan di dalam Bait Suci, sebagaimana yang diajarkan kepada orang-orang Israel dalam pengalaman di padang belantara mereka dan lebih lengkap lagi diterangkan dalam Perjanjian Baru, bukanlah dimaksudkan untuk mengaburkan rencana keselamatan, melainkan untuk menyederhanakan dan menggugah. Tampaknya perlu bagi kita untuk menekankan butir ini karena bagi banyak orang, masalah Bait Suci telah menjadi asing dan tidak menarik.

Ketika kebenaran tentang Bait Suci dipahami secara benar, ini akan menghilangkan misteri dan bukan menciptakannya. Jika dipandang dari situasi Perjanjian Baru, ajaran tentang Bait Suci kehilangan bayangannya dan menjelaskan kebenaran tentang peranan yang dimainkan oleh Tuhan dan manusia dalam rencana keselamatan yang agung dan mulia—bahkan sebagaimana matahari di siang hari menerangi jalan-jalan yang gelap dan menyinari warna bunga geranium dan mawar.

Maka pertanyaan yang masih ada: Mengapa ajaran tentang Bait Suci sebagai ajaran Kristen menjadi misteri bagi banyak orang? Mengapa bagi begitu banyak orang ajaran ini menjadi halangan yang begitu sulit, rumit dan seringkali tidak menarik dalam rantai pelajaran Alkitab yang dipelajari oleh seseorang, sehingga sangat jarang dipelajari?

Kita akan dapatkan jawabannya dalam ARTI PENTING KEBENARAN
TENTANG BAIT SUCI (2).

Catatan.

1. “Pemahaman yang benar tentang pelayanan dalam Bait Suci surgawi adalah landasan iman kita.”Evangelism, hlm. 221.

2. “Kita sekarang berada dalam masa hari pendamaian, dan kita harus bekerja selaras dengan pekerjaan Kristus menyucikan Bait Suci dari dosa-dosa umat. Janganlah ada orang yang ingin kedapatan mengenakan pakaian pesta perkawinan, menolak Tuhan kita dalam pekerjaanNya. Sebagaimana dia, demikianlah seharusnya pengikutNya di dunia ini. Kita sekarang harus menunjukkan di hadapan orang-orang, yang melalui iman kita melihat pekerjaan yang sedang diselesaikan oleh Imam Besar kita di Bait Suci di surga. Mereka yang tidak bersimpati dengan Yesus dalam pekerjaanNya di pengadilan surga, yang tidak membersihkan Bait Suci jiwa dari setiap kekotoran, tetapi yang terlibat dalam usaha-usaha yang tidak selaras dengan pekerjaan ini, adalah sedang bergabung dengan musuh Tuhan dan manusia yang sedang menggiring pikiran-pikiran menjauh dari kebenaran dan pekerjaan pada masa kini …
“Pekerjaan dalam Bait Suci surga menjadi kabur dalam pikiran orang-orang yang dikuasai oleh pencobaan si jahat, dan mereka terlibat dalam persoalan-persoalan tambahan untuk memuaskan tujuan-tujuan mementingkan diri mereka, dan pendirian moral mereka yang sesungguhnya ditentukan oleh pekerjaan-pekerjaan mereka…
“Adalah usaha keras Setan untuk menjadikan penyelamatan tidak berbekas, menguji kebenaran melalui kehidupan orang-orang yang mengabarkan kebenaran kepada orang lain dan mereka yang dalam kehidupan sehari-hari menolak apa yang mereka ajarkan.”Ellen G. White dalam Review and Herald, 21 Januari 1890.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here