akhir zaman

[AkhirZaman.org] Gereja Yesus Kristus tidak dapat dihancurkan. Bahkan orang Kristen yang paling lemah pun berharga di mata Tuhan, dan kematian tidak berkuasa atas umatNya.

Decius tidak mengerti itu. Ketika Decius Trajan menjadi penguasa roma pada tahun 249, kerajaan menjadi lemah. Bangsa barbar mengancam perbatasan di sebelah utara, dan semangat rakyat menurun. Decius, seorang serdadu yang bertekad bulat, menyalahkan orang – orang Kristen atas kelemahan dan kekacauan kerajaannya.

Raja punya strategi. Ia pikir jika ia menyingkirkan pada pemimpin gereja, semuanya akan beres. Jika kau memancung kepala, demikian katanya, tubuh akan segera mati. Jika pada bulan Desember 249, penangkapan dilakukan diseluruh negeri kepada orang – orang Kristen, memicu peperangan besar – besaran negara terhadap gereja. Pada tanggal 20 januari 250, Fabian, paus Roma kesembilan belas, ditangkap, diadili, dan menjadi orang – orang yang pertama gugur.

Decius dilaporkan mengatakan, ”Saya lebih baik menerima kabar adanya saingan terhadap takhta daripada serang uskup lain di Roma.”

Hanya sedikit catatan tentang kehidupan dan pelayanan Fabian. Kita tahu ia memperbaiki organisasi gereja Roma baik sembunyi – sembunyi maupun terang – terangan. Ia membagi kota menjadi tujuh kongresi dengan seorang diaken yang bertanggung jawab atas masing – masing bagian, dan ia memimpin pekerjaan di katakomba. Di katakomba – katakomba itu tubuhnya yang hancur belakangan dikuburkan.

Namun gereja tidak terkubur. Orang – orang Kristen yang berani di Roma menulis dari penjara kepada Uskup Cyprian dari Karthago : “ Entahlah kemuliaan dan berkat apa yang dapat dicurahkan kepada seseorang dengan kasih karunia Allah selain mengakui Tuhan ditengah – tengah siksaan dan menghadapi kematian; mengakui Kristus anak Allah dengan tubuh yang tercabik – cabik serta dengan roh yang terpisah, namun demikian tetap bebas; untuk menderita bersama dengan Kristus. Walaupun kami belum menumpahkan darah kami, kami siap untuk itu.”

Decius meninggal tahun berikutnya, tetapi gereja yang ia aniaya tetap bertambah kuat.

Kata Yesus kepadanya : “ Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan BapaKu yang disorga. Dan Aku pun berkata kepadamu : Engkau adalah Petrus, dan diatas batu karang ini  Aku mendirikan jemaatKu dan alam maut tidak akan menguasainya” ( Matius 16 : 17 – 18 ).

Robert J. Morgan,

365 Kisah Dan Inspirasi Yang Menakjubkan Tentang Orang-Orang Kudus, Martir, Dan Pahlawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here