30.3 C
Jakarta
Wednesday, 18 May 2022
No menu items!
spot_img

[RH] KEMATIAN KRISTUS MEMBAWA HIDUP

Inilah kasih itu, Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus AnakNya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita. 1 Yoh 4:10

 
[AkhirZaman.org] Setan telah memaklumkan kepada gerejanya bahwa tidak ada jiwa seorang manusiapun yang dapat berhasil menunjukkan kesetiaannya kepada hukum-hukum Allah. Satu jiwa yang diselamatkan akan membuktikan kepalsuan pernyataan itu.
Satu jiwa diselamatkan akan menunjukkan kebenaran pemerintahan Allah. Oleh sebab diciptakan dalam peta Allah, maka manusia itu tidak boleh dibiarkan untuk dihancurkan dan dibinasakan setan. Kedatangan Kristus ke bumi ini, adalah untuk memberi teladan yang menunjukkan bahwa manusia dapat menurut. la membatalkan kesalahan yang ada pada orang berdosa. Supaya orang berdosa dapat berdiri di hadapan Allah dengan memakai jubah kebenaran-Nya, maka la sendiripun memakai baju kesusahan.
Siapakah yang dapat mengukur penderitaan Kristus di Taman Getsemani, ketika la harus merasakan tanggungan dosa itu sehingga untuk sesaat lamanya penderitaan cawan itu gemetar di tangannya, dan seluruh sorga mendengar seruan kesengsaraanNya, “Ya BapaKu, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu daripadaKu” (Mat 26:39). “Tetapi bukanlah kehendakKu, melainkan kehendakMulah yang terjadi” (Luk 72:42). Allah Yang Mahakuasa itu menderita bersama-sama dengan AnakNya.
Berdirilah di muka salib Kalvari dan pelajarilah di sana harga penebusan itu. Dengan hati yang hancur Penderita yang Kudus itu di atas salib Kalvari menengadah kepada Allah dan berseru, ”AllahKu, AllahKu, mengapa Engkau meninggalkan Aku?” (Matius 27:46). Malalkat-malaikat sorga menaruh belas kasihan kepada Komandan mereka yang dikasihi itu. Dengan rela mereka mau mengorbankan pangkat mereka untuk datang memberikan pertolongan kepadaNya. Tetapi ini bukanlah rencana Allah. Juruselamat kita harus menginjak sendiri apitan anggur itu dan dari manusia tidak ada yang menyertai Dia. Rencana keselamatan dicanangkan untuk membawa keselamatan yang dapat dijangkau orang orang berdosa. Kristus telah melaksanakan rencanaNya. KamatianNya telah mendatangkan hidup kekal bagi semua orang yang menerima Dia sebagai Juruselamat pribadi. Tetapi banyak orang bagi siapa la telah mati demi keselamatan mereka tidak mau menunjukkan kesetiaan mereka sebagai imbalannya. Dunia dengan cepat menjadl seperti zaman sebelum Air Bah. . . .
Kristus memaklumkan, ”Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikianlah pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Sebab
sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia” (Mat 24:37-39).
Janganlah kiranya mereka yang memiliki terang yang besar itu tinggal berpangku-tangan saja, dengan tidak berbuat apa-apa.—Manuscript 66, 28 Juli 1901, “Fragmen: Pekerjaan di Selatan.”
 

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

MEDIA SOSIAL

7,720FansSuka
374PengikutMengikuti
15,000PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Artikel Terbaru

Anda rindu Didoakan dan Bertanya?