28.7 C
Jakarta
Friday, 21 January 2022
spot_img

Ingin “Menyuap” Tuhan, Pejabat Uganda Dimakamkan bersama Tumpukan Uang

[AkhirZaman.org] Ingin “Menyuap” Tuhan, Pejabat Uganda Dimakamkan bersama Tumpukan Uang. Seorang pegawai negeri Uganda sempat berpesan pada istrinya. Dia meminta kalau meninggal nanti, agar dikuburkan dengan uang tunai sebesar 200 juta shilling Uganda, atau setara dengan 55.000 dollar AS.

Pria itu meninggal Desember 2017, dan istrinya memenuhi permintaan suaminya.

Dia, dikubur bersama tumpukan uang, yang dimaksudkan untuk menenangkan Tuhan atas dosa-dosa duniawi orang yang meninggal. Secara tak langsung, pria ini ingin “menyuap” Tuhan.

Dia berusia 52 tahun saat kematiannya, dan menjabat sebagai pejabat senior di Kementerian Pelayanan Publik selama satu dekade (2006-2016).

Menantu laki-lakinya membenarkan bahwa wasiatnya menyatakan bahwa istri Charles harus menyimpan sejumlah besar uang di peti matinya. Uang itu akan diberikan kepada Tuhan pada Hari Penghakiman sebagai persembahan agar dosa-dosanya bisa diampuni.

Meskipun dosa yang sebenarnya tidak disebutkan, dia meminta saudara laki-laki dan perempuannya untuk memastikan bahwa istrinya melakukan apa yang dia perintahkan.

Namun wasiatnya dilanggar selama akhir pekan, setelah jenazahnya digali dan uangnya diambil oleh anggota klan. Apakah pria ini gagal menyuap Tuhan? Tentu saja ini pertanyaan konyol. Peti mati yang dikubur bersama damai dan doa jauh lebih indah dibanding uang. Bukan begitu?


https://bit.ly/3ehRnNM


Dari artikel di atas, menimbulkan sebuah pertanyaan, apakah Tuhan Allah bisa di sogok dengan harta yang kita miliki? Bagaimana karakter Tuhan Allah itu?
Kita dapat melihat karakter Tuhan Allah melalui karakter Anak-Nya yaitu Yesus Kristus.

Bagaimana karakter Kristus?

Pernahkah Anda mendengar kalimat “Karakter Anda akan terlihat secara jelas atau aslinya ketika dalam kondisi yang sulit.

Salah satu kondisi sulit yang Kristus alami tertulis dalam kitab [Matius 4:1-11] dimana Ia dicobai di Padang gurun setelah berpuasa empat puluh hari empat puluh malam.

“Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, dan berkata kepada-Nya: ‘Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.” [Matius 4:8-11].

Iblis menawarkan “semua kerajaan dunia dan kemegahannya akan diberikan kepada-Nya.” sebagai gantinya adalah dengan Yesus harus menyembah kepada Iblis.

Lalu apa yang Yesus lakukan sebagai hasil dari pilihanMya? Yesus menghardik Setan dengan menyuruhNya pergi. Sederhananya hal ini menyatakan bahwa Yesus tidak bisa di sogok oleh harta dunia apa pun, dan karakterNya adalah wakil dari karakter Tuhan Allah kita.

“Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,
dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.” [Roma 3:23-25].

Keselamatan adalah pemberian Allah secara cuma-cuma melalui kematian AnakNya Yesus Kristus, lalu bagaimana peran Anda dan saya sebagai orang tebusan? “Yang penting di sini ialah ketekunan orang-orang kudus, yang menuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus.” [Wahyu 14:12].

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

MEDIA SOSIAL

7,720FansSuka
372PengikutMengikuti
15,000PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Artikel Terbaru

Anda rindu Didoakan dan Bertanya?