Early razor scooter Copy

 

[AkhirZaman.org] Mary Smith, nenek buta tuli berusia seabad di Inggris diganggu sekitar tiga atau empat anak laki-laki di daerah Rugby, Warwickshire, lalu kabur dengan skuter. Saat itu dia sedang berjalan-jalan di taman bersama anjingnya dan anjing milik tetangganya.

Bocah kisaran sepuluh tahun itu mencoba menarik si nenek dari skuter yang dikendarainya dan mengambil tasnya. Namun si nenek berhasil ngebut kabur dengan skuter berkecepatan tinggi bersama anjingnya Xena.

Rita Doggrell, anak Mary Smith, yang juga tinggal di daerah Rugby mengatakan ibunya tahu apa yang terjadi ketika ia diganggu oleh anak-anak itu.

“Saya sedikit tidak percaya atas kenakalan anak-anak itu kepada orang tua seperti ibu saya,” ujarnya seperti yang dilansir dari surat kabar Daily Mail, Senin (8/12).

Ia menjelaskan ibunya kehilangan sebagian penglihatan dan pendengarannya sehingga tidak dapat mengatakan bagaimana awalnya anak-anak itu mengganggunya.

“Ia hanya tahu ada sekitar tiga atau empat anak laki-laki yang menyergapnya dan berusaha menariknya keluar dari skuter miliknya itu,” lanjut Rita Doggrell.

Dogrell juga menjelaskan pada saat kejadian itu, tak seorang pun berusaha membantu ibunya.

“Untungnya ia wanita yang hebat dan masih sangat kuat walaupun sudah berusia seabad. Jadi ia bisa menyelamatkan dirinya sendiri. Namun saya berharap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,” kata wanita berusia 77 tahun ini.

Nenek Smith menjadi orang tertua di Eropa tahun ini. Ia mempunyai tiga orang anak, dan enam cucu. Ia juga seorang yang sangat baik hati lantaran tidak melaporkan tindak penyerangan ini ke polisi.

http://www.merdeka.com/dunia/diganggu-anak-nakal-nenek-tertua-di-eropa-kabur-pakai-skuter.html

Kalau kita melihat akibat dosa dalam pemberontakan, kekerasan dan kejahatan yang ada di dalam dunia ini, kita melihat perubahan manusia dari gambar Allah kepada gambar setan, bahkan dalam diri anak-anak kecil sekalipun sudah ada bibit-bibit kejahatan yang disebut sebagai kenakalan, tetapi mari kita melihat teladan Yesus yang adalah terang kepada orang-orang muda, demikian juga kepada orang-orang yang sudah dewasa, karena teladan-Nya juga adalah gambaran pada masa kanak-kanak dan orang muda. Dari sejak permulaan hidup-Nya, teladan-Nya adalah sempurna. Dalam sifat fisik maupun kerohanian-Nya Ia mengikuti urutan pertumbuhan yang digambarkan oleh pertumbuhan tanaman, dan Ia ingin semua orang muda melakukannya. Walaupun Ia adalah Penguasa Tertinggi surga, Raja kemuliaan, Ia menjadi bayi di Betlehem, dan pada suatu waktu menggambarkan seorang bayi yang tak berdaya di pangkuan ibunya. Pada masa kanak-kanak Ia melakukan pekerjaan seorang anak yang penurut. Ia berbicara dan bertindak dengan hikmat seorang anak dan orang dewasa, menghormati orang tua-Nya, dan melakukan kehendak mereka dalam cara-cara yang membantu, sesuai dengan kesanggupan seorang anak.

Tetapi dalam setiap tahap perkembangan-Nya Ia adalah sempurna, dengan kesederhanaan, kasih karunia kehidupan alami yang tidak berdosa. Sementara Ia bertumbuh semakin dewasa, Allah membukakan kepada-Nya semakin banyak pekerjaan besar yang ada di hadapan-Nya. Tetapi walaupun Ia mengetahui hal ini, Ia tidak bersikap unggul. Ia tidak pernah melakukan tindakan yang menyebabkan orang tua-Nya menderita atau cemas. Ia senang menghormati dan menuruti mereka. Walaupun Ia tidak bodoh terhadap misi agung-Nya, tetapi Ia meminta nasihat mengenai keinginan-keinginan mereka dan tunduk kepada wewenang mereka. Ia datang sebagai pernyataan kasih sempurna Allah, bukan untuk menghancurkan, menghakimi, dan mengutuki, tetapi untuk menguatkan dan menyembuhkan semua yang lemah, yang bertabiat cacat, untuk menyelamatkan manusia dari kuasa Setan. Ia adalah Pencipta, Penebus dan Pemelihara umat manusia.

“Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa, namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, yang adil.” 1 Yohanes 2:1

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here