“Bukankah Abraham, bapa kita, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika ia mempersembahkan lshak, anaknya, di atas mezbah ? Kamu Iihat, bahwa iman bekerja sama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna. Dengan jalan demikian genaplah nas yang mengatakan: ‘Lalu percayalah Abraham kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran. ’ Karena itu Abraham disebut: ’Sahabat Allah. ’ Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman (Yakobus 2:21-24).
[AkhirZaman.org] Yakobus menulis tentang Abraham dan mengatakan, “Bukankah Abraham bapa kita, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika ia mempersembahkan lshak, anaknya, di atas mezbah? Kamu lihat, bahwa iman bekerja sama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.
Dengan jalan demikian genaplah nas yang mengatakan, Lalu percayalah Abraham kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran: karena itu Abraham disebut Sahabat Allah. Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman.” Supaya manusia dapat dibenarkan olah iman, iman harus mencapai suatu titik di mana ia akan mengendalikan kasih sayang dan dorongan-dorongan hati; dan adalah oleh penurutan sehingga iman itu sendiri dijadikan sempurna.
Tanpa kasih karunia Kristus, orang berdosa berada dalam keadaan tak ada pengharapan; tidak ada yang dapat dilakukan baginya; tetapi melalui kasih karunia Ilahi, kuasa ajaib diberikan pada manusia, dan bekerja dalam pikiran dan hati serta tabiat. Adalah melalui pemberian kasih karunia Kristus sehingga dosa kelihatan dalam sifatnya yang dibenci, dan akhirnya diusir dari kaabah jiwa. Adalah melalui kasih karunia sehingga kita dibawa kepada persekutuan dengan Kristus, untuk disatukan dengan Dia dalam pekerjaan keselamatan. lman adalah syarat yang di atasnya Allah melihat layak untuk menjanjikan pengampunan bagi orang-orang berdosa; bukan karena ada khasiat dalam iman di mana keselamatan diberikan, tetapi oleh sebab iman dapat berpegang pada jasa-jasa Kristus, obat yang disediakan untuk dosa. lman dapat memberikan penurutan Kristus yang sempurna gantinya pelanggaran dan kekurangan orang berdosa. Bilamana orang berdosa percaya bahwa Kristus adalah Juruselamat pribadinya, maka sesuai dengan janji-janji-Nya yang tidak gagal, Allah mengampuni dosanya, dan membenarkannya dengan cuma-cuma. Jiwa yang bertobat menyadari bahwa pembenarannya datang oleh sebab Kristus, sebagai pengganti dan jaminannya, telah mati baginya, adalah pendamaian dan kebenarannya.
Worth saying that the post fit naturally into a rhythm of careful reading, and a stop at progressmapping extended the same rhythm, content that pairs well with how I actually read rather than demanding a different mode is content well calibrated to its likely audience and this site has clearly thought about that consistently.
Now recognising the editorial wisdom of letting some questions remain open at the end, and a look at bondedgrowth continued that intellectual honesty, content that does not force closure on contested questions is content that respects the limits of knowledge and this site has clearly developed the maturity to know when to leave space.