MALAIKAT MIKHAEL DALAM ALKITAB

Mikhael, yang namanya berarti “Siapa yang seperti Allah?”, adalah Penghulu Malaikat dan Pangeran Agung yang berdiri sebagai pembela bagi umat Allah.

Berikut rincian mengenai identitas dan peran Mikhael:

Identitas Mikhael sebagai Kristus

Pemimpin Malaikat:

Mikhael disebut sebagai “Penghulu Malaikat” atau Malaikat Agung, yang berarti kepala atau pemimpin para malaikat. Yudas 1:9.

Suara yang Membangkitkan:

Alkitab menyatakan bahwa Tuhan sendiri akan turun dari surga dengan “suara penghulu malaikat” untuk membangkitkan orang mati. 1 Tesalonika 4:16.

Karena hanya suara Anak Allah yang dapat membangkitkan orang mati, maka Mikhael dan Kristus adalah pribadi yang sama. Yohanes 5:25-28.

Pangeran Umat Allah: 

Mikhael disebut sebagai “Pangeranmu” dan “pemimpin besar” yang melindungi anak-anak bangsa Israel dan umat beriman di seluruh dunia.

Peran dan Tugas Penting

Kemenangan dalam Perang Surgawi:

Mikhael memimpin malaikat-malaikat setia dalam peperangan melawan naga (Setan) dan mengusirnya keluar dari surga. Wahyu 12:7-9.

Kebangkitan Musa:

Mikhael berselisih dengan iblis mengenai mayat Musa dan memenangkan pertikaian tersebut untuk membangkitkan Musa dan membawa ke surga. Yudas 1:9.

Membantu Malaikat Gabriel:

Ketika pengaruh jahat di istana Persia menghalangi tugas Gabriel selama tiga minggu, Mikhael datang membantu untuk memastikan doa Daniel dijawab dan rencana Allah tetap berjalan. Daniel 10:12-13.

Pelindung di Masa Kesukaran:

Mikhael  akan “berdiri” atau memerintah pada akhir zaman, menandai dimulainya masa kesukaran besar sebelum membebaskan umat Allah yang namanya tertulis dalam kitab kehidupan. Daniel 12:1.

Karakter Mikhael

Representasi Kasih Karunia: 

Mikhael  melambangkan belas kasihan Allah bagi umat-Nya.

Keadilan Tanpa Cacian:

Bahkan saat bertengkar dengan iblis, Mikhael tidak mengucapkan kata-kata cacian, melainkan menyerahkan penghakiman kepada Allah dengan berkata, “Kiranya Tuhan menghardikmu.” Yudas 1:9.

Keunggulan:

Dalam Mazmur 103:20 (TB): “Pujilah TUHAN, hai malaikat-malaikat-Nya, hai pahlawan-pahlawan perkasa yang melaksanakan firman-Nya dengan mendengarkan suara firman-Nya.” 

Sebagai pemimpin tentara surga, Mikhael memiliki kecepatan dan kekuatan yang melampaui malaikat lainnya.

Kesimpulan:

Mikhael  diidentifikasi sebagai Anak Allah, yaitu Yesus Kristus sendiri dalam peran-Nya sebagai pemimpin bala tentara surgawi yang akan memimpin umat Allah di akhir zaman melewati masa yang paling sulit dalam sejarah dan akan memberikan kemenangan kepada mereka dalam pertempuran melawan iblis dan malaikat-malaikatnya.