26.1 C
Jakarta
Sunday, 05 December 2021
spot_img

[RH] PRINSIP KERJASAMA DENGAN ALLAH

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga la telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yohanes 3:16).

[AkhirZaman.org] Jabatan apa pun yang seorang bisa isi sehubungan dengan tugas penerbitan, ia tidak boleh dibayar lebih daripada yang biasa,

karena Allah tidak bekerja dengan cara ini. Engkau kekurangan penglihatan rohani dan engkau memerlukan pengolesan minyak surgawi, supaya engkau dapat melihat bahwa pekerjaan Allah didirikan dengan pengorbanan, dan hanya oleh suatu pengorbanan pekerjaan itu dapat dimajukan . . . .

Ada orang-orang yang terkait dengan gedung percetakan yang tidak tahu dan tidak ingin mengetahui melalui pengalaman apa yang dipertaruhkan para pendahulu mereka untuk membangun pekerjaan itu. Ketika para pekerja yang masuk kemudian ini menerima sebagian di dalamnya, mereka tidak masuk ke dalam suatu kemitraan dengan Allah.

Mereka tidak mengetahui prinsip-prinsip dan syarat-syarat yang harus mengatur tenaga manusia dalam bekerja sama dengan llahi. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga la telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa; melainkan beroleh hidup yang kekal.” Tidak ada seorang pun yang bukan seorang yang ikut mengambil bagian dalam kasih mengorbankan diri ini bersedia untuk bekerja bagi Allah. Banyak yang melakukan kesalahan, bergantung atas beban sifat mementlngkan diri mereka, seakan-akan itu adalah harta yang indah, menjalanl jalan mereka sendiri dengan rajin. Ketika mereka mengetuk di pintu gerbang surga, sambil mengatakan, “Tuhan, Tuhan, bukakan pintu untuk kami,” banyak orang akan mendengar kata-kata, “Tldak ada orang masuk di sini kecuali mereka yang dapat menerima ucapan surgawi, ‘Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.’ Tetapi engkau yang dengan setia melayani dirimu sendiri, bekerja demi kepentingan dirimu sendiri, berlaku baik untuk dirimu sendiri. Engkau tidak menyimpan harta di surga.”

Kita tidak aman selama satu saat pun dalam menghargai ketidakacuhan dan kelalaian sehubungan dengan keselamatan jiwa kita. Banyak yang harus bangun dan mengubah jalan keselamatan mereka jika mereka mau diselamatkan. Bahaya-bahaya zaman akhir sudah mendekati kita. Hubungan dengan pengaruh llahi melalui iman yang kuat, hidup, dan bekerja saja yang dapat membuat kita menjadi teman-teman sekerja bersama-sama dengan Allah. Mereka yang mau menjauhkan diri dari menyangkal diri, mengorbankan diri sebagai bagian agama, tidak pernah akan ikut mengambil bagian dengan Kristus dalam kemuliaan-Nya. Harus ada penyelidikan dengan doa dan usaha yang teguh di pihak semua orang yang akan memenangkan mahkota kehidupan.

( 2 SM 211, 212 )

 

Artikel SebelumnyaSEBUAH KESALAHAN YANG MEMBAKAR
Artikel SelanjutnyaSebuah Kecanduan Baru

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

MEDIA SOSIAL

7,720FansSuka
371PengikutMengikuti
15,000PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Artikel Terbaru

Anda rindu Didoakan dan Bertanya?