media sosial

[AkhirZaman.org] Di zaman digital ini, media sosial sudah menjadi begian hidup hampir semua orang, termasuk para biarawati Katolik.

Namun, kegemaran para biarawati bermain medsos membuat Vatikan gerah dan meminta mereka mengurangi kebiasaan itu.

Vatikan mengatakan, sebanyak 38.000 biarawati dianggap terlalu banyak mengunggah status media sosial dan membaca berita sehingga mengganggu tugas utama mereka yaitu berdoa.

Dalam sebuah dokumen berjudul “Cor Orans” atau “Hati yang Berdoa”, para biarawati diminta untuk mengaplikasikan Konstitusi Apostolik Paus Fransiskus yang diterbitkan pada 2016.

Konstitusi itu sebenarnya merupakan panduan tentang cara hidup di biara, selain membicarakan tentang topik hukum, administrasi, dan spiritual.

Dan, meski aturan itu tidak melarang para biarawati bermain media sosial, tetapi diharap para biarawati itu menggunakan medsos dengan bijak.

Panduan itu memperingatkan akan kemungkinan hilangnya makna kontemplasi sunyi ketika biara dipenuhi suara, berita, dan kata-kata.

Para biarawati harus menggunakan media sosial dengan bijak sebab tujuan mereka hidup di biara adalah untuk melakukan kontemplasi dengan komunikasi seperlunya.

“Jangan menjadikan media sosial menjadi kebiasaan untuk membuang waktu atau melarikan diri dari tuntutan hidup membiara.”

“Jangan jadikan media sosial menjadi perusak pekerjaan kalian atau menjadi penghalang kehidupan yang kalian dedikasikan untuk komtemplasi,” lanjut panduan itu.

Dokumen tersebut disampaikan dalam sebuah jumpa pers di Vatikan pada Selasa (15/5/2018) oleh Uskup Jose Rodriguez Carballo.

Carballo menambahkan, dokumen itu dibuat setelah Vatikan melakukan konsultasi dengan sejumlah biara terkait peningkatan kehidupan yang lebih baik bagi para biarawan.

https://internasional.kompas.com/read/2018/05/17/11292811/vatikan-imbau-biarawati-kurangi-bermain-media-sosial

Banyak kita mengakui bahwa di zaman modern seperti sekarang dimana daya tarik media sosial dengan berbagai promo yang ada telah menarik minat banyak kalangan untuk memberikan waktu yang cukup banyak dalam berinteraksi sosial sehingga dengan begitu menyebabkan beberapa orang kehilangan fokus mereka pada tugas utama mereka.

Bahkan dalam setiap hari kesibukan banyak orang hampir 90% bahkan para biawarawati katolikpun terjebak dalam komunikasi media sosial ini.

Media sosial tentu bermanfaat, bila pemakainya sungguh dengan bijak.
**

“Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.”

“Sebab itu juga kami berusaha, baik kami diam di dalam tubuh ini, maupun kami diam di luarnya, supaya kami berkenan kepada-Nya.Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.”

Mazmur 90:12 ; 2 Korintus 5:9 – 10

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here