Awan dan kekelaman ada sekeliling Dia, keadilan dan hukum adalah tumpuan takhtaNya. Mazmur 97:2

[AkhirZaman.org] Allah akan menguji tabiat dalam setiap hal. la mempunyai hati seorang Bapa, dan la panjang sabar terhadap anak-anakNya. Dalam berurusan dengan anak-anak Israel la menghimbau dengan sangat kepada mereka dalam rahmat dan kasih. Dengan sabar la menghadapkan dosa mereka di hadapan mereka, dan dengan sabar menunggu mereka supaya mengakui kesalahan-kesalahan mereka. Apabila mereka bertobat dan mengakui dosa-dosanya, la mengampuni mereka; dan walaupun pelanggaran seringkali diulangi, tidak ada kata-kata kasar yang diucapkan, tidak ada kegusaran yang diungkapkan.

Dengan jelas Kristus menyatakan bahwa walaupun orang berulang-ulang berdosa, la akan diampuni jikalau ia bertobat, walau ia sampai berdosa sebanyak tujuh puluh kali tujuh kali….

Kata-kata adalah suatu talenta (yang diserahkan pada kita) yang dipercayakan, dan Allah akan memperbanyak setiap penanaman yang dibuat dalam kasih akan Dia dan takut akan Dia. la akan mengangkat dan menunjang orang-orang yang sangat membutuhkan bantuan… lngat bahwa berdiam adalah emas. Mengada-ada sebagaimana sudah menjadi kebiasaan beberapa orang memisahkan jiwa dari Allah, dan mendatangkan hukuman…

Hendaklah banyak doa dan sedikit pembicaraan mengenai kesalahan-kesalahan orang lain. Dengan banyak berdoa kiranya diri dibaktikan sepenuhnya kepada Allah. Kemudian bekerjalah dengan semua perlengkapan dan kuasa yang diberikan Allah untuk saling menolong satu dengan yang lain guna mencapai standar yang lebih tinggi bekerjalah bersama-sama dengan malaikat-malaikat yang melayani, maka suatu pengalaman yang tertinggi nilainya akan dicapai.

Kuasa pertobatan yang dari Allah perlu kelihatan di bibir, yang dapat menahan kata-kata yang tidak seharusnya diucapkan. Maka Roh Kudus akan dinyatakan, yang mengikat bersama-sama, bukan menceraikan.

Semua yang rindu berada di antara mereka yang akan berdiri di hadapan Allah tanpa cacat harus mulai dengan tidak menunda-nunda pekerjaan praktis menjadi pemenang. Tuhan membiarkan kesukaran menimpa supaya kita dapat dibersihkan dari pada sifat keduniawian, sifat mementingkan diri, daripada tabiat kasar yang tidak serupa dengan tabiat Kristus. la ingin menciptakan dalam setiap hati suatu kerinduan yang dalam dan sungguh-sungguh untuk dibersihkan dari setiap noda dosa, supaya kita dapat keluar lebih murni, lebih kudus, dan lebih bahagia dari setiap kesukaran yang diizinkanNya berlaku. Jiwa kita digelapkan oleh mementingkan diri, tetapi jikalau kita hanya melihat kepada Yesus saja, maka diri tidak akan mati. Perubahan-perubahan akan terjadi dalam perkataan dan perbuatan. Jikalau kita sabar dalam ujian yang menemukan, maka kita akan muncul dengan memantulkan citra Tuhan. ”la akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang” (Mzm 37:61. ”Keadilan dan hukum adalah tumpuan takhtaNya” (Mzm 97:2). -Manuscript 51, 11 Oktober 1900, tanpa judul.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here