belas kasihan

“Takhtamu kepunyaan Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya, dan tongkat kerajaanmu adalah tongkat kebenaran.”Mazmur 45 : 7

[AkhirZaman.org] Meskipun kini Ia telah naik ke hadirat Allah, dan berbagi takhta alam semesta, Yesus tidak kehilangan sifat belas kasihan-Nya. Hari ini, hati yang sama lemah lembut dan bersimpati terbuka bagi semua kesengsaraan manusia. Hari ini tangan yang ditusuk terulur untuk memberkati umatNya di dunia dengan lebih melimpah lagi.”

Melalui segala pencobaan kita memiliki Penolong yang tidak akan pernah gagal. Ia tidak akan meninggalkan kita sendiri bergumul dengan godaan, berperang dengan kejahatan, dan akhirnya hancur dengan beban dan kesedihan. Meskipun sekarang Ia tersembunyi dari penglihatan fana, telinga iman dapat mendengar suara-Nya berkata; “Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir, dan Yang Hidup, Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya” (Wahyu 1:17, 18).

Mereka yang membuang kesalahan dari hatinya dan mengangkat tangannya dalam permohonan yang sungguh-sungguh kepada Allah akan menerima pertolongan itu, yang memang hanya bisa diberikan oleh Allah. Suatu tebusan telah dibayarkan bagi jiwa-jiwa manusia, agar mereka memiliki kesempatan untuk lepas dari perbudakan dosa, dan memperoleh pengampunan, kemurnian, dan surga…. Mereka yang sering mendatangi takhta kasih karunia, melayangkan permohonan tulus dan bersungguh-sungguh meminta hikmat dan kuasa, tidak akan gagal untuk menjadi hamba Allah yang aktif dan berguna. Mereka mungkin tidak memiliki talenta besar, namun dengan kerendahan hati dan dengan teguh mengandalkan Yesus mereka bisa melakukan pekerjaan baik membawa jiwa-jiwa kepada Kristus….

Ribuan orang memiliki pemahaman yang salah tentang Allah dan sifat-sifat-Nya…. Allah adalah Allah kebenaran. Keadilan dan kemurahan adalah sifat dari takhta-Nya. Dia adalah Allah penuh kasih, berbelas kasihan dan lemah lembut. Demikianlah Ia diwakilkan oleh Anak-Nya, Juruselamat kita. Dia adalah Allah yang sabar dan tekun. Jika yang demikian adalah sosok yang kita kagumi dan yang karakternya ingin kita tiru, maka kita sedang menyembah Allah yang benar.

Jika kita sedang mengikuti Kristus, maka kebaikan-Nya akan dipertalikan kepada kita, naik kepada Bapa sebagai bau-bauan yang harum. Dan keindahan karakter Juruselamat kita, ditanamkan ke dalam hati kita, akan memancarkan aroma harum di sekitar kita.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here