seorang ibu

[AkhirZaman.org] Seorang ibu mengaku bersalah karena mengizinkan pria untuk memerkosa dua putrinya yang berusia 5 dan 6 tahun demi imbalan uang.

Dilansir Tribunnews.com dari Mirror pada Selasa (8/5/2018), anak-anak itu mengatakan bahwa ibu mereka yang berusia 25 tahun dan bernama Morgan Summerlin ini akan membawa mereka ke rumah seorang laki-laki.

Tempat itulah mereka berdua pun dilecehkan dan diperkosa.

Tak hanya itu, mereka juga mengatakan bahwa ibunya membawa mereka ke rumah Richard Office, pria berusia 78 tahun, yang menyentuh dua bocah ini secara tidak pantas dan memerkosa salah satunya.

Hal ini diungkapkan oleh pihak Fulton County District Attorney’s Office in Georgia, Amerika Serikat.

Pria itu memberi imbalan pada sang ibu sebesar 100 Dollar Amerika Serikat atau sekitar Rp 1,4 juta.

Anak-anak ini mengenal pria itu sebagai seorang pria yang akan memberikan obat-obatan pada ibu mereka.

Tak hanya itu, mereka juga mengatakan bahwa pada tahun 2017, pria itu juga sempat membawa dua bocah itu ke kamar tidurnya dan melakukan pelecehan seksual terhadap mereka.

Sementara sang ibu menunggu mereka di ruang tamu Office dihukum karena pemerkosaan, pelecehan seksual anak, menarik anak untuk tujuan tidak senonoh, dan memperdagangkan seseorang untuk perbudakan seksual.

Pada kesempatan lain, Summerlin ini sempat membawa anak-anak ke rumah Alfredo Trejo yang juga memerkosa dan mencabuli dua bocah itu.

Ia juga memberi upah berupa uang kepada sang ibu.

Trejo juga dihukum karena perkosaan, penganiayaan anak-anak, menarik anak untuk tujuan tidak senonoh, dan memperdagangkan seseorang untuk perbudakan seksual.

Dia telah dijatuhi hukuman 25 tahun penjara, diikuti oleh masa percobaan.

Summerlin telah mengakui kekejaman tingkat pertama pada anak-anak, memperdagangkan seseorang untuk perbudakan seksualm dan menarik anak untuk tujuan tidak senonoh.

Dia akan dijatuhi hukuman pada 4 Juni.

Gadis-gadis itu dikatakan tinggal dengan wali hukum sementara.

“Sulit untuk membayangkan fakta-fakta yang lebih mengerikan daripada yang ditemukan dalam kasus ini,” kata Kepala Senior Assistant District Attorney, Irina Khasin.

“Saya berharap kedua gadis kecil ini dapat bertahan dari pelecehan ini dan tumbuh menjadi orang dewasa yang sehat yang dapat menjalani kehidupan yang produktif dan memuaskan,” tambahnya.

Nenek korban, Teresa Davidson, juga mengaku bersalah atas kekejaman terhadap anak-anak karena gagal melindungi para gadis tersebut setelah mereka mengatakan telah dilecehkan secara seksual.

“Dia dijatuhi hukuman lima tahun karena mendiamkan peristiwa ini,” kata Kantor Pengacara.

http://www.tribunnews.com/internasional/2018/05/08/seorang-ibubiarkan-pria-lecehkan-dan-aniaya-dua-putrinya-demi-imbalan-berupa-uang-yang-tak-seberapa?page=all

Seorang ibu yang melahirkan anak yang telah dikandungnya dengan bersusah payah, pasti tidak akan membiarkan apapun merusak bahkan menyakiti anak-anaknya, bahkan bila ada ancaman ia akan berusaha dengan sekuat tenaga untuk melindungi dan menyelamatkan mereka.

Namun berbeda dengan ibu ini, begitu teganya ia membiarkan anak-anak dalam penderitaan, bahkan ia sendiri yang mendatangkan masa depan yang suram bagi anak-anak kandungnya sendiri.

Hewan yang tidak berakal budi saya masih mau mengasihi anaknya sendiri, sedangkan ibu ini sebagai manusia ia benar-benar tidak berakal budi lagi.

Semua demi uang, dan obat-obatan terlarang. Sungguh ibu ini layak disebut berperikemanusiaan atau kebinatangan?
*

“Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka. Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.”

1Timotius 6:10,11.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here