akhir zaman

Kita ini adalah saksi saksi Kristus, dan janganlah kita membiarkan keinginan dan rencana dunia menyita waktu dan perhatian kita. Testimonies, Jld. 9, hal. 53, 54.

[AkhirZaman.org] “Kamu adalah saksi saksi Ku, kata Tuhan. . . . Aku telah menyatakan, menyelamatkan, dan Aku telah menunjukkan, bahwa tidak ada tuhan yang lain di antara kamu: karena itu kamulah saksi saksi Ku. “Aku, Tuhan, telah memanggil kamu dalam kebenaran, dan akan memegang tanganmu, dan akan memelihara kamu, dan memberikan kepadamu satu perjanjian bangsa itu, untuk menjadi terang bagi orang Kafir; membuka mata yang buta, mengeluarkan orang terpenjara dari dalam penjara, dan mereka yang duduk di dalam kegelapan keluar dari penjara. The Acts of the Apostles, hal. 10.

Bangsa bangsa di dunia ini sedang menyembah tuhan palsu. Mereka harus dipalingkan dari kebaktian yang palsu, bukan dengan mendengar kutukan terhadap berhala mereka, tetapi dengan sesuatu yang lebih baik. Kebaikan Tuhan harus diperkenalkan. “Kamulah saksi saksi Ku, kata Tuhan, bahwa Aku adalah Tuhan.”Christ Object Lessons, hal. 299.

Semua orang yang akan memasuki kota Tuhan, selama hidupnya di dunia ini haruslah menempatkan Kristus dalam setiap tindakan mereka. Inilah yang membentuk mereka menjadi pesuruh Kristus, yaitu saksi saksi Nya. Mereka memegang kesaksian tertentu yang sederhana melawan segala praktek jahat, mengarahkan orang orang berdosa kepada Anak Domba Allah, yang telah menghapuskan dosa dunia ini. Testimonies, Jld.9, hal. 23.

Murid murid maju ke depan selaku saksi saksi Kristus, untuk menyampaikan kepada dunia ini apa yang mereka telah lihat dan dengar dari Dia. Jabatan mereka adalah yang paling penting yang pernah dipercayakan kepada mereka, nomor dua dari jabatan Kristus sendiri. Mereka bekerja sama dengan Tuhan dalam penyelamatan manusia. The Acts of the Apostles, hal. 19.

Guru Ilahi mengatakan: Roh Ku sendiri sanggup mengajar dan menghukum dosa. Keadaan luar mengesankan pikiran hanya untuk sementara. Aku akan menjalankan kebenaran dalam hati nurani mereka, dan mereka akan menjadi saksi Ku di seluruh dunia dan menegaskan tuntutan Ku atas waktu, uang dan intelek manusia itu sendiri. Testimonies, Jld. 7, hal. 159.

Pengakuan kita atas kesetiaan Nya adalah sarana Surga yang dipilih untuk menyatakan Kristus kepada dunia ini. Kita mengakui anugerah Nya sebagaimana telah diperkenalkan oleh orang orang kudus zaman dulu; tetapi yang paling efektif adalah kesaksian dari pengalaman kita sendiri. Kita adalah saksi saksi bagi Tuhan jikalau kita menyatakan dalam diri kita hasil dari kuasa Ilahi. Setiap orang mempunyai satu kehidupan yang berbeda dari orang lain, dan satu pengalaman yang berbeda dari orang lain. Tuhan menginginkan agar kita menaikkan pujian kepada Nya, yang ditandai dengan kepribadian kita sendiri.  Pengakuan indah ini atas pujian kemuliaan anugerah Nya, apabila ditunjang oleh satu kehidupan yang menyerupai kehidupan Kristus, mempunyai kuasa yang tak terkalahkan, yang mengerjakan keselamatan bagi jiwa jiwa. The Desire of Ages, hal. 347.

Tuhan tidak dapat menunjukkan pengetahuan akan kemauan Nya dan keajaiban rahmat Nya di dunia yang tidak percaya, kecuali Dia memiliki saksi saksi yang tersebar di seluruh bumi. Adalah rencana Nya agar mereka yang mengambil bagian dalam keselamatan yang besar ini melalui Yesus Kristus, harus menjadi misionaris bagi Nya, menjadi terang bagi dunia, menjadi tanda bagi manusia, menjadi surat yang hidup yang mudah dibaca dan dikenal orang, agar iman dan pekerjaan mereka menyaksikan betapa dekatnya kedatangan Juru Selamat, dan menunjukkan bahwa mereka tidak sia sia menerima rahmat Tuhan. Orang banyak harus diberi amaran agar mereka bersedia menghadapi penghakiman yang akan datang. Testimonies, Jld. 2, hal. 631, 632.

Sementara mereka (murid murid) merenungkan hidup Nya yang kudus dan murni, mereka pun merasakan bahwa tidak ada pekerjaan yang terlalu berat, tidak ada pengorbanan yang terlalu besar, sekiranya mereka dapat menyaksikan dalam hidupnya keindahan tabiat Kristus. Oh, sekiranya mereka dapat menghidupkan kembali masa silam yang tiga tahun itu sebagaimana yang mereka inginkan, betapa berbeda perlakuan mereka! Sekiranya mereka dapat melihat Tuhannya kembali, betapa sungguh sungguh mereka akan berusaha menunjukkan kepada Nya betapa dalam kasih mereka terhadap Nya, dan betapa dalam penyesalan mereka karena pernah menyusahkan Nya dengan satu kata atau tindakan atau ketidakpercayaan! Tetapi merasa terhibur mengingat yang mereka sudah diampuni. Mereka bertekad untuk dapat menebus ketidakpercayaannya itu dengan keberanian akan mengakui Dia di hadapan dunia ini. The Acts of the Apostles, hal. 36.

Dua orang yang dirasuk Setan yang sudah disembuhkan itu adalah misionaris pertama yang diutus Kristus untuk mengabar Injil di wilayah Dekapolis. Hanya untuk sejenak, kedua orang ini diberi kesempatan untuk mendengar ajaran Kristus. Tidak ada satu khotbah pun yang keluar dari bibir Nya dan jatuh ke telinga mereka. Mereka tidak dapat mengajar orang banyak itu sebagaimana murid murid dapat lakukan karena setiap hari bersama Kristus. Tetapi di dalam diri mereka terlihat bukti bahwa Yesus sesungguhnya adalah Mesias. Mereka dapat menceritakan apa yang mereka ketahui; apa yang mereka lihat dan dengar sendiri dan apa yang mereka rasakan tentang kuasa Kristus. Inilah yang dapat dilakukan setiap orang yang hatinya telah disentuh oleh rahmat Tuhan. Yohanes kekasih menulis, “Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kepala kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup, . . . dan kami telah melihatnya dan sekarang kami bersaksi dan memberitakan kepada kamu.”  Selaku saksi saksi Kristus, kita harus memberitakan apa yang kita ketahui, apa yang kita lihat, rasa dan dengar sendiri. Jikalau kita mengikuti Yesus langkah demi langkah, kita akan mempunyai sesuatu yang tegas untuk diceritakan tentang cara Yesus menuntun kita. Kita menceritakan bagaimana janji janji Nya digenapi dan menemukan bahwa janji Nya itu besar. Kita dapat menyaksikan apa yang kita ketahui tentang rahmat Kristus. Inilah kesaksian yang diminta oleh Tuhan dan yang dibutuhkan oleh dunia yang sedang binasa ini. The Desire of Ages, hal. 340.

Oleh: Ellen White

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here