tersembunyi

Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa. Mazmur 91:1.

[AkhirZaman.org] Jalan menuju takhta Allah selalu terbuka. Engkau tidak selalu dapat bertelut untuk berdoa, akan tetapi permohonan yang engkau layangkan dengan diam-diam untuk memperoleh kekuatan dan tuntutan dapat tetap naik kepada Allah. Bilamana terkena coba engkau dapat lari ke dalam lindungan Yang Mahatinggi. LenganNya yang kekal itu akan melindungi engkau.” Kita datang kepada Allah dengan undangan istimewa, dan Ia menunggu untuk menyambut kita masuk ke dalam bilikNya untuk mendengar Dia.

Kita dapat berada dalam hubungan yang akrab dan dekat dengan Allah. Berdoalah dengan rendah hati. Carilah Tuhan di dalam doa. Di tempat yang tersembunyi, sendirian, mata memandang Yesus, dan telinga terbuka pada Yesus. Engkau keluar dari dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa. Pencobaan datang, akan tetapi engkau lebih rapat dan lebih rapat lagi ke sisi Yesus, lalu meletakkan tanganmu ke tanganNya. Kemudian engkau memperoleh pengalaman yang limpah, tinggal di dalam kasihNya dan bersukaria di dalam rahmatNya. Segala kekhawatiran dan kesulitan serta kesusahan telah berlalu, dan engkau bersukacita di dalam Kristus Yesus. Jiwa serta merta mendengar suara Bapa, dan engkau akan berhubungan dengan Allah. Segala kata-kata kecaman akan lenyap, hati yang menghakimkan orang lain akan dikeluarkan dari dalam jiwa ….

Di dalam Yesus Kristus terdapat tabiat yang harum baunya. Ada perkembangan tabiat yang agung, tabiat yang murni dan bersih, dan oleh memandangnya engkau memantulkan gambar Kristus. Hai putera dan puteri Allah, hendaklah kita menyerupai Dia, dan di dalam hubungan yang rapat dengan Allah kita menerima kuasa dan karunia sorga agar kita dapat melakukan pekerjaan Allah ….

Aduh, betapa nikmatnya pengalaman kita di dalam pengabdian kepada Allah! Betapa damainya, betapa puasnya dan betapa teduhnya dalam pekerjaan itu! Anggota-anggota keluarga kerajaan, anak-anak raja sorga! “Tetapi belum nyata keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diriNya, kita akan menjadi sama seperti Dia .” (1 Yohanes 3:2). Dengan pengharapan yang demikian, dan dengan hubungan yang demikian serta segala kebesaran dan kemungkinan yang mulia itu, tidakkah iman kita jauh lebih teguh lagi daripada itu? Tidakkah kita akan diilhami dengan pengharapan dan keberanian yang tidak akan runtuh ataupun tidak akan kecewa di bawah berbagai-bagai kesulitan?

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here