pikiran

Mendekatlah kepada Allah, dan la akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdasa, dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati. Yakobus 4:8.

[AkhirZaman.org] Malaikat-malaikat Allah turun ke atas semua orang yang di dalam pikiran dan pelayanan mereka mendekat kepada Allah…. Sikap mendua hati adalah suatu kerugian besar. ”Orang yang mendua hati tidak akah tenang di dalam hidupnya” (Yakobus 1:8) ….

Hendaklah kita menggunakan sebaik-baiknya pikiran yang telah dikaruniakan Tuhan kepada kita. Ambisi, ketamakan, kesukaan yang berlebih-lebihan terhadap mode, adat kebiasaan, dan segala praktek duniawi supaya tidak dianggap aneh akan segera menghapuskan semua garis yang membedakan perbuatan orang Kristen dan kebiasaan dunia ini.

Cinta kepelisiran janganlah didambakan dan dimanja-manjakan. Bilamana manusia, yang telah diciptakan untuk melayani Allah, mendapat waktunya lebih banyak digunakan dengan rencana-rencana yang sama sekali tidak disukai Allah, maka baiklah ia menanyakan, Apakah yang nampak mengenai kesudahanku? Pekerjaan siapakah saya lebih senangi?

Apakah kelak hasil keinginan untuk memuliakan diri ini? Sebagai penatalayan atas milik Tuhan, kita harus menjaga kaabah jiwa itu tetap bersih dari segala sampah dan noda dunia ini ….

Segala talenta kita haruslah digunakan, setiap pikiran haruslah dikerahkan, setiap kuasa dikembangkan untuk membawa kita ke dalam keselarasan dengan pikiran Allah. Kita harus menghiasi diri kita dengan segala karunia Roh, berusaha memperoleh segala sesuatu yang adil, bersih, yang dapat mengangkat lebih tinggi dan luhur, meniru kesempurnaan dan menjelmakan kesempurnaan keluarga sorga, memperoleh pendidikan yang akan melayakkan kita bersatu dengan keluarga kerajaan yang di dalam istana sorga.

Kita mendapat kesempatan untuk dilatih di bawah ilham Roh Kudus. Segala sifat yang sempurna adalah untuk menguatkan tenaga akhlak, agar tiada terdapat keraguan serta kesuraman atasnya. Kita sedang menenun benang di dalam tenunan manusia; bukanlah benang kemuliaan diri sendiri yang harus dipintal ke dalam tenunan itu. Segenap sorga sedang memberikan bantuannya agar kita sanggup mengatasi setiap rintangan…. Kita haruslah membangun tabiat dari tenunan yang baik, yang bersifat rohani, yang dari sorga dan sempurna. Allah mengundang kita bekerja untuk masa sekarang dan untuk masa yang kekal agar kita dapat bertumbuh menyerupai ilahi.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here