boats at wntr Copy

“Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus” (Fillipi 2:5).

[AkhirZaman.org] Saya mengamarkan para pendeta. Pimpinlah umat langkah demi langkah, untuk tinggal dalam daya guna Kristus, sehingga oleh lman yang hidup, mereka melihat Yesus sebagaimana Dia adanya—melihat Dia dalam kepenuhan-Nya,

Juruselamat yang mengampuni dosa, Dia yang bisa mengampuni semua kesalahan-kesalahan kita. Oleh memandang kita dapat diubahkan menjadi seperti Dia. lnilah kebenaran masa kini. Kita sudah membicarakan hukum. lnilah yang benar. Tetapi [selama ini] kita meninggikan Kristus hanya sebagai Juruselamat yang mengampuni dosa.

Kita akan memelihara dalam pemikiran kita bahwa Dialah Juruselamat yang mengampuni dosa. Dan kita akan menyatakan Dia dalam posisi-Nya yang benar—yang datang dan mati untuk meneguhkan hukum Allah serta menjadikannya bisa dihormati, dan kendati demikian membuat pembenaran terhadap orang berdosa yang akan bergantung sepenuhnya pada kelayakan darah seorang Juruselamat yang tersalib dan yang telah bangkit itu. lni tidak bisa dibuat sederhana.

Pekabaran yang menyelamatkan jiwa ini, pekabaran malaikat ketiga, adalah pekabaran yang akan diberikan ke seluruh dunia. Hukum Allah dan iman kepada Yesus adalah sama-sama penting, sangat penting, dan harus diberikan dengan kekuatan dan kuasa yang sama. Bagian pertama dari pekabaran ini sudah dimengerti banyak umat, namun bagian yang terakhir hanya sepintas lalu. lman kepada Yesus belum dimengerti. Kita harus membicarakannya, kita harus menghidupkannya, kita harus berdoa bagi pekabaran ini, dan mendidik orang-orang untuk menyampaikan pekabaran ini ke dalam kehidupan rumah tangga mereka. “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus” (Fillipi 2:5).

Sudah disampaikan percakapan-percakapan yang menyeluruh, namun kering dan tanpa Kristus, di mana di dalamnya Yesus jarang disebutkan. Hati si pembicara tidak disentuh dan dicairkan oleh kasih Yesus. la berada pada teori-teori yang kering. Tidak ada kesan yang besar yang dibuat. Pembicara ltu tidak memiliki urapan ilahi, dan bagaimana ia bisa memindahkan hati umat? Kita perlu bertobat dan diubahkan—ya, pengkhotbah itu perlu diubahkan. Umat harus memiliki Yesus untuk diangkat di hadapan mereka, dan mereka harus diperlakukan agar berpaut “Lihat dan hidup.”

Mengapa bibir-bibir kita berdiam terhadap pekabaran pembenaran Kristus dan kasih-Nya bagi dunia ini? Mengapa kita tidak memberikan kepada orang-orang yang akan membuat kebangunan dan yang mempercepat mereka masuk ke dalam hidup baru? Rasul Paulus yang dipenuhi urapan dengan sukacita mengumandangkan, “Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: “’Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, dibenarkan dalam Roh; yang menampakkan diri-Nya kepada malaikat-malaikat, diberitakan di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah; yang dipercayai di dalam dunia, diangkat dalam kemuliaan”‘ (1 Tim. 3:16).

(3SM 183, 184)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here