menjaga pikiran

Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus. II Korintus 10:15.

[AkhirZaman.org] Bahkan pikiran haruslah takluk kepada kehendak Allah, dan perasaan bawah pengendalian akal dan agama. Angan-angan hati kita bukannya diberikan kepada kita untuk diperkenankan berbuat sekehendak hati dan menurut jalan sendiri, tanpa usaha menahan dan mendisiplin diri. Jika pikiran itu salah, maka perasaanpun akan salah; dan pikiran serta perasaan yang dipersatukan menjadi tabiat akhlak.

Kuasa berpikir yang baik itu jauh lebih berharga daripada emas ofir…. Kita harus menempatkan satu nilai yang tinggi atas pengendalian pikiran kita dengan benar, karena pengendalian yang demikian menyiapkan pikiran dan jiwa bekerja selaras bagi Tuhan. Demi kedamaian dan kebahagiaan kita dalam hidup ini perlu kiranya pikiran kita dipusatkan pada Kristus. Bagaimana seorang berpikir, demikianlah adanya. Perbaikan yang kita alami dalam akhlak yang murni bergantung pada pikiran yang benar dan tindak tanduk yang benar ….

Pikiran jahat menghancurkan jiwa. Kuasa Allah yang menobatkan mengubahkan hati, menjernihkan dan memurnikan pikiran. Kecuali usaha yang sungguh-sungguh dibuat untuk memelihara pikiran supaya tetap dipusatkan pada Kristus, maka karunia tak dapat menampakkan dirinya sendiri di dalam kehidupan. Pikiran itu haruslah terlibat didalam peperangan rohani. Setiap pikiran haruslah dikuasai dengan penurutan kepada Kristus. Segala tabiat haruslah berada di bawah pengendalian Allah.

Kita memerlukan suatu kesadaran yang tetap mengenai kuasa pemikiran yang murni serta pengaruh yang merusak dari pikiran-pikiran yang jahat. Hendaklah kita menggerakkan pikiran kita kepada perkara-perkara yang kudus. Biarlah pikiran itu suci dan benar, karena satu-satunya keamanan bagi setiap jiwa ialah dengan jalan berpikir benar.

kita harus menggunakan segala sesuatu yang telah diberikan Allah penurut kemampuan kita untuk mengatur dan memelihara pikiran kita. Kita harus membawa pikiran kita ke dalam keselarasan dengan pikiranNya.

KebenaranNya akan menyucikan kita, tubuh dan jiwa dan roh, dan kita akan sanggup mengalahkan pencobaan.”

Pengendalian pikiran, dalam kerja sama dengan Roh Kudus, akan mengendalikan pula perkataan. lnilah hikmat yang benar, yang akan memberikan ketenangan pikiran, kepuasan dan kedamaian hati. Maka akan terdapatlah sukacita dalam merenung-renungkan kelimpahan karunia Allah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here