pemenang

Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah Firman Tuhan yang tertulis: Maut telah ditelan dalam kemenangan ( I Korintus 15:54)

“Dan sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka, Damai sejahtera bagi kamu” (Lukas 24:36) …. Di sinilah kita mendapat bukti bahwa Kristus itu adalah Juruselamat yang hidup. Beberapa saat yang lalu Ia tertutup dalam kubur yang baru, akan tetapi ia telah me- matahkan tali pengikat maut dan keluarlah dari dalam seorang pemenang yang gilang-gemilang…. Malaikat Allah berkata, Ia sudah bangkit, Kesaksian yang amat mengherankan! Pengharapan dunia ini! Kristus telah bangkit dan Juruselamat mereka adalah Juruselamat yang telah bangkit! Kristus telah menang dan meskipun manusia telah jatuh ke dalam dosa dan dihukum mati, namun Ia dapat hidup kembali, mereka yang tidur di dalam Yesus akan dipanggil keluar dari dalam rumah penjaranya menuju pada satu kemuliaan yang tidak akan berakhir. Sahabat-sahabat yang kekasih, ia telah bangkit, dan di dalam kemurungan hatimu, engkau dapat mengetahui bahwa Yesus berada di sisimu untuk memberi engkau damai sejahtera. Saya tahu apa yang sedang saya perbincangkan. Saya telah melihat waktu itu tatkala saya memikirkan gelombang yang sedang bergelora di depan saya; pada ketika itu saya merasa Juruselamatku sangat berharga padaku. Ketika anak saya yang sulung diambil dari tangan saya, saya merasa amat berduka, akan tetapi Yesus mendekat ke sisiku, lalu saya merasakan damai sejahteraNya di dalam jiwaku, Cawan penghiburan diletakkan ke atas bibirku.

Kemudian ia yang telah berdiri mendampingi saya selama tigapuluh enam tahun telah diambil pula. Kami telah bekerja bersama-sama di dalam penginjilan, tetapi kami harus melipat tangan perajurit itu dan membaringkan dia untuk beristirahat di dalam kubur yang sunyi sekali lagi saya amat berduka, tetapi setelah semuanya berlalu, datanglah pula cawan penghiburan. Yesus sangat indah bagi saya. Ia berjalan di sisiku dan Ia mau berjalan disisimu. Bilamana sahabat-sahabat kita masuk ke liang kubur, mereka tetap indah bagi kita. Mungkin bapa atau ibu kita yang kita kuburkan: bilamana mereka keluar dari dalam kubur segala kerut-merut akan lenyap, tetapi bentuk tubuhnya tetap dan kitapun mengenal mereka….

Kita ingin bersedia bertemu dengan sahabat-sahabat yang kekasih keluar dari dalam kubur pada waktu fajar kebangkitan. Akankah kita menaruh percaya atas pengharapan yang terbentang di hadapan kita dalam injil bahwa kita kelak akan seperti Dia, karena kita akan melihat Dia sebagaimana Ia ada?”’

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here