pria-india-yakin-dirinya-hamil-akibat-hubungan-homoseksual Copy

[AkhirZaman.org] Seorang pria berhalusinasi dan percaya bahwa dirinya hamil setelah melakukan hubungan sesama jenis. Keluarga pria yang tidak disebutkan namanya itu akhirnya membawanya ke psikiater setelah dia menolak percaya bahwa seorang lelaki tidak dapat mengandung dan terus menerus mengatakan bahwa dirinya merasakan sensasi aneh di perutnya.

Pria yang telah memiliki dua anak itu mengatakan bahwa dirinya harus banyak beristirahat dan tidak melakukan pekerjaan fisik terlalu keras karena kondisinya itu. Adiknya yang khawatir membawanya ke dokter setelah pengangguran yang memegang gelar pascasarjana itu merasakan mual dan membatasi makanannya.

Dalam sesi konseling dengan dokter, pria berusia 52 tahun itu akhirnya mengakui bahwa dia “hamil” setelah melakukan hubungan sesama jenis atau homoseksual.

Kepada tim dokter yang menanganinya melakukan serangkaian tes sebelum akhirnya menyimpulkan bahwa pasien mereka memiliki delusi atau khayalan akut. Menurut sang adik, saudaranya mulai mengalami khayalan itu sejak enam bulan lalu.

“Kami tidak pernah menemui kasus seperti ini sebelumnya,” kata Dr P N Suresh Kumar sebagaimana dilansir Times of India, Kamis (11/2/2016).

“Dia adalah seorang homoseksual aktif dari masa mudanya yang mungkin mempengaruhi kepercayaannya. Tapi homoseksualitasnya tidak mempengaruhi pernikahannya. Biasanya kita melihat sindrom couvade terjadi pada seseorang yang akan menjadi seorang ayah yang mengalami gejala kehamilan saat pasangan mereka hamil,” jelas Dr Suresh.

Dokter juga tidak mendeteksi adanya kelainan identitas gender, gender dysphoria, halusinasi, depresi, atau rasa gelisah dalam masa pengobatan dan berbagai hasil tes menyatakan pria itu normal.

“Pasien melakukan konseling dan meminum rispedone. Delusinya berhasil sembuh karena pengobatan medis,” lanjut Suresh. Dia menambahkan, setelah melakukan beberapa kali konseling, pria itu akhirnya berhenti melakukan aktivitas hubungan homoseksual.

“Kini pasien tengah dalam pemulihan dan kami memantau perkembangannya melalui pemeriksaan rutin,” pangkasnya.

sumber: http://goo.gl/KNvrbr

“Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka.” ( Roma 1: 27 ).

“Tetapi jikalau orang fasik bertobat dari segala dosa yang dilakukannya dan berpegang pada segala ketetapan-Ku serta melakukan keadilan dan kebenaran, ia pasti hidup, ia tidak akan mati.” (Yehezkiel 18:21)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here