India

[AkhirZaman.org] Seorang ayah di India ditangkap polisi setelah memotong tangan kanan anaknya yang berumur belasan tahun. Pelaku marah karena korban kecanduan menonton film syur atau porno di telepon selular (ponsel)-nya.

Ayah bernama Mohammed Qayyum Qureshi, 45, ditangkap polisi di Telangana, India. Sedangkan anaknya, Khalid Qureshi, 19, menjalani perawatan di rumah sakit.

Menurut polisi, Qureshi ditangkap pada hari Senin atas tuduhan percobaan pembunuhan berdasarkan Pasal 307 dari Kitab Undang-Undang Hukum Pidana India.

Insiden tersebut terjadi di Desa Pahadi Shareef di luar Kota Hyderabad. Beberapa hari sebelum kejadian, ayah dan anak itu bertengkar karena masalah yang sama.

Dalam pertengkaran tersebut, Khalid Qureshi, menyerang dan menggigit tangan ayahnya.

“Pada hari Senin pagi, ayah dan anak bertengkar lagi mengenai masalah yang sama. Dengan marah, (Qureshi) mengambil pisau daging dan memotong tangan kanan Khalid,” kata seorang pejabat polisi kepada Hindustan Times.

“Mendengar teriakan anak itu, anggota keluarga yang lain datang dan segera membawanya ke rumah sakit terdekat, di mana dokter mengatakan tangannya 90 persen terputus dan kemungkinan untuk memulihkannya sulit,” ujar pejabat polisi yang berbicara dalam kondisi anonim tersebut.

Tidak jelas siapa yang membawa Khalid ke rumah sakit setelah kejadian tersebut.

Korban, yang bekerja sebagai operator kabel, dilaporkan berkali-kali diingatkan oleh ayahnya yang seorang teknisi istrik agar berhenti menonton film porno dan gambar asusila di ponselnya selama berjam-jam di malam hari.

Mohammed Qureshi dilaporkan memiliki empat anak, dua di antaranya adalah anak laki-laki.

https://goo.gl/QQA9WX

Sebagai seorang ayah pasti memiliki kerinduan yang dalam untuk kesuksesan dari Anak-anaknya. Tentu saja dari 4 orang anak dengan kepribadian yang berbeda-beda ini akan merupakan suatu pergumulan yang besar dari orangtua untuk dapat memenangkan anaknya dari pengaruh global yang sudah semakin mempengaruhi dengan pengaruh yang negatif.

Mungkin saja ayah ini sibuk bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya sehingga kesibukannya ini membuat dia tertinggal untuk memberikan didikan yang baik pada Anak-anaknya, sehingga mereka terpengaruh kepada hal-hal buruk.

“Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu. ; haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.”

Amsal 22:6 ; Ulangan 6:7

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here