percakapan ibu anak Copy

Ibu Bapa Harus Berkenalan dengan Anak-anak
[AkhirZaman.org] Ada beberapa ibu bapa yang tidak memahami anak-anaknya dan dengan sebenarnya tidak mengenal mereka itu. Sering terjadi ada jurang pemisah yang sangat jauh di antara ibu bapa dengan anak-anaknya. Kalau ibu bapa suka merasakan dengan lebih sempurna perasaan anak-anak mereka dan menarik apa yang di dalam hati anak-anak itu, akan mendatangkan pengaruh yang berguna atas mereka itu.

Bapa dan ibu harus kerja sama dengan penuh pengertian terhadap satu dengan yang lain, Mereka harus menjadikan diri menjadi sahabat-sahabat kepada anak-anaknya.

Dorongan dan Pujian
Anak-anak muda senang akan persahabatan dan jarang sekali menikmati pergaulan itu kalau mereka sendirian. Mereka merindukan simpati dan kelemahlembutan. Apa yang mereka sukai mereka pikir akan menyenangkan ibunya juga, maka wajarlah bagi mereka untuk pergi kepada ibunya membawa suka dan duka mereka yang sekecil-kecilnya pun. seharusnyalah seorang ibu tidak akan melukai hati mereka yang halus itu dengan memperlakukan tidak peduli terhadap masalah mereka, yang mungkin tidak mempunyai arti pada pemandanganya, pada hal itu adalah penting bagi mereka. Simpati dan persetujuannya indah bagi mereka. Suatu pendangan yang memperkenankan, suatu perkataan yang memberi dorongan dan pujian akan seperti sinar matahari dalam hati mereka itu, seringkali membuat berbahagia sepanjang hari.

Para Ibu Bapa haruslah Orang yang Dipercaya Anak-anak
Para ibu bapa haruslah memberi dorongan kepada anak-anaknya supaya mempercayakan rahasia yang ada dalam hatinya kepada mereka, gangguan dan pencobaan yang kecil sekalipun setiap hari.

Ajarlah mereka itu dengan manis budi serta mengikat mereka itu kepada hatimu. Pengaruh tertentu akan dilontarkan di sekeliling mereka itu hendak menceraikan mereka itu dari padamu, dan pengruh-pengaruh itu harus diberantas. Ajarlah mereka sedemikian rupa sehingga mempercayakan segala sesuatu kepadamu. Biarlah membisikkan pada telingamu segala kesusahan dan kesukaan mereka.

Anak-anak akan diselamatkan dari banyak kejahatan kalau mereka lebih mengenal kepada ibu bapanya. Orangtua haruslah menganjurkan kepada anak-anaknya suatu tingkah laku yang suka berterus terang dengan mereka itu, supaya datang kepadanya dengan segala kesulitannya, dan apabila mereka bingung tentang memilih haluan yang benar, untuk membentangkan itu di hadapan ibu bapanya dan memohon nasihat mereka. siapakah yang sudah memperhitungkan dengan baik serta melihat dan menunjukkan bahaya-bahaya yang mengancam mereka kecuali para orangtua yang beribadat? Siapakah yang sanggusp memahami watak anak-anak mereka sendiri sebaik yang mereka ketahui? Ibu itu telah memperhatikan jalan pikiran anak itu sejak masa bayi, dan sudah mengenal watak anak-anaknya. Siapakah yang dapat memberitahukan sifat-sifat tabiat yang bagaimana untuk diperhatikan dan mengendalikannya sebagai seorang ibu, tentu yang dibantu oleh bapa?

Tidak ada Waktu
“Tidak ada waktu” kata seorang bapa; “Saya tidak mempunyai waktu untuk mendidik anak-anak saya, tidak ada waktu yang dapat digunakan urusan sosial dan bersukaria dengan keluarga.” Kalau demikian janganlah mengambil pikulan tanggung jawab keluarga. Oleh menahan waktu yang sebenarnya adalah milik mereka, berarti engkau merampas pendidikan yang harus mereka punyai yang ada dalam tanggung jawabmu. Kalau engkau mempunyai anak-anak, engkau mempunyai tugas yang perlu dilaksanakan, dalam persekutuan bersama ibu untuk membentuk tabiat mareka.

Yang menjadi keluhan banyak ibu: “Saya tidak mempunyai waktu untuk bersama-sama dengan anak-anak saya.” Maka demi Kristus, kurangilah waktu mengurus pakaianmu. Kalu mau, kurangilah waktumu menghiasi pakaianmu. Kurangi waktu untuk menerima dan menelephone orang lain. Kurangi waktu untuk aneka ragam makanan yang tidak berkesudahan. Tetapi jangan, dan sekali lagi jangan sekali-kali melalaikan anak-anakmu. Apakah arti merang bagi gandum? Janganlah biarkan sesuatu yang menghalangi hubungan baik antara engkau dengan anak-anakmu.

Karena banyak urusan yang menjadi beban, kadang-kadang para ibu merasa tidak dapat bersabar memberi petunjuk kepada anak-anaknya yang masih kecil-kecil, dan memberi kepada mereka simpati dan kasih. Akan tetapi mereka harus mengingat, kalau anak-anak tidak menemukan kepuasan keinginan bersama ibu bapa dalam rumah tangga dalam simpati dan persahabatan, mereka itu akan mencari sumber kepuasan yang lain, di mana baik pikiran dan tabiat berada dalam bahaya.

Bersama Anak-anakmu dalam Permainan dan Pekerjaan
Berikan sebagian waktumu yang terluang itu kepada anak-anakmu; bergaullah dengan mereka dalam pekerjaan dan dalam permainanya, dan menangkanlah kepercayaan mereka. Pertumbukahkanlah persahabatan dengan mereka. Biarlah para ibu bapa menyediakan waktunya pada waktu sore kepada kepentingan keluarga. Lupakan keluh kesah dan kebingungan yang terjadi sepanjang hari.

Nasihat kepada Ibu Bapa yang Bersikap Diktator
Ada bahaya bagi para ibu bapa maupun para guru yang memerintahkan dan mendikte terlalu banyak, sementara mereka gagal mengadakan pergaulan sosial yang cukup dengan anak-anak ataupun murid-murid mereka. Seringkali mereka menahankan diri serta berdiam terlalu banyak dan menjalankan kekuasaannya dengan cara yang dingin dan tidak memikat hati, sehingga tidak dapat menawan hati anak-anak dan murid-murid mereka. Kalu saja mereka mau mengumpulkan anak-anak itu dekat kepada mereka dan menunjukkan bahwa mereka mencintai anak-anak itu, dan menunjukkan perhatian mereka kepada usaha yang dilakukan maupun dalam olahraga mereka, dan kadang-kadang seperti anak kecil di antara anak-anak itu, mereka mengusahakan anak-anak itu bahagia dan akan memperoleh cinta mereka itu serta menawan kepercayaannya. Maka anak-anak itu akan segera menghormati serta mengasihi kekuasaan ibu bapanya dan guru-gurunya.

Teman-teman yang Jahat sebagai Saingan Rumah Tangga
Setan dan tentaranya sedang mengadakan usaha yang paling berkuasa untuk mengalihkan pikiran anak-anak, dan mereka harus diperlakukan dengan hati terbuka, dengan kelemahlembutan Kristen, dan kasih. Ini akan memberikan suatu pengaruh yang kuat terhadap mereka itu, mereka akan merasa bahwa mereka dapat memegang kepercayaan yang tidak terbatas atas kamu. Rangkulkanlah sekeliling anak-anakmu segala penarikan rumah tangga dan pergaulan hangat. Kalau engkau melakukan yang demikian, mereka tidak akan banyak keinginan untuk bergaul dengan orang-orang muda yang sebaya dengan mereka….Karena kejahatan merajalela di dunia ini sekarang, maka para orangtua haruslah mempunyai perhatian dua kali ganda untuk merangkul mereka kepada hatinya, pembatasan perlu diadakan terhadap anak-anak, dan biarlah anak-anak itu mengerti bahwa para orangtua ingin hendak membuat anak-anaknya itu berbahagia.

Para Ibu Bapa perlu Mengenal Anak-anaknya
Tidak boleh dibiarkan sikap dingin dan pendiam menjadi rintangan di antara ibu bapa dan anak-anak. Biarlah para ibu bapa mengenal dengan baik anak-anaknya, berusaha memahami selera dan tingkah laku mereka itu, menempatkan diri dalam perasaan mereka, dan menarik keluar apa yang tersimpan di dalam hati mereka itu.

Hai ibu bapa, biarlah anak-anakmu mengetahui bahwa kamu mengasihi mereka itu dan akan melakukan segala sesuatu dalam kuasamu untuk menjadikan mereka bahagia. Kalau kamu berbuat demikian, pembatasan yang penting itu akan jauh lebih berkuasa kepada pekiran mereka yang masih muda itu. Aturlah anak-anakmu dengan lemah lembut dan kasih sayang, ingatlah bahwa “segala malaikat yang di surga itu senantiasa memandang wajah Bapaku yang di surga.” Kalau engkau rindu agar malaikat-malaikat melakukan bagi anak-anakmu perkerjaan yang diberikan Allah kepada mereka itu, bekerjalah bersama-sama dengan mereka melakukan perananmu.

Dibesarkan di bawah pimpinan yang bijaksana dan mengasihi, dalam sebuah rumah tangga yang benar, anak-anak tidak akan mempunyai keinginan hendak pergi keluar mencari pergaulan dan kesenangan sediri. Kejahatan itu tidak akan menarik mereka. Roh yang ada di dalam rumah tangga itu akan membentuk tabiat mereka; mereka akan membentuk kebiasaan dan prinsip-prinsip yang akan menjadi satu perlindungan yang kuat terhadap penggodaan apabila mereka kelak meninggalkan perlindungan rumah tangga dan mengambil tempatnya dalam dunia ini.

-RTA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here