young people Copy

Hal-hal yang Mempengaruhi Kita dan Mempengaruhi Anak-anak Kita.
[AkhirZaman.org] Setiap persahabatan yang kita bentuk, walaupun itu terbatas, mempunyai beberapa pengaruh terhadap diri kita. Sampai tingkat mana kita menyerah pada pengaruh itu, akan ditentukan kadar keakraban kita, sampai di mana keteguhan ikatan pergaulan kita, bagaimana kasih dan pengargaan kita terhadap seseorang dengan siapa kita bergaul.

Seandainya kita menempatkan diri di antara pergaulan itu maka pengaruhnya cenderung membuat kita lupa terhadap tuntutan Allah yang tinggi, berarti kita mengundang pencobaan dan menjadi lemah dalam kuasa moral, sehingga tidak mampu untuk menantang pengaruh itu. Kita turut mengambil bagian dalam memelihara roh dan menghargai pendapat dari perkumpulan itu dan menempatkan perkara yang suci dan bernilai kekal lebih rendah daripada ide-ide sahabat-sahabat kita. Dalam waktu yang singkat kita membiarkan musuh dari segala kebenaran itu menentukan untuk menjadi apakah kita di masa yang akan datang.

Jikalau orang muda dibiarkan di bawah pengaruh ini, akan lebih mudah dipengaruhi daripada orang yang sudah lebih tua. Segala sesuatu itu akan meninggalkan kesan kepada pikiran mereka, yaitu pengaruh wajah mereka yang dilihat, suara-suara yang mereka dengar, tempat-tempat yang mereka kunjungi, persahabatan yang mereka pelihara dan buku-buku yang mereka baca. Tidak mungkin penafsiran yang lebih tinggi tentang pentingnya memilih bagi dunia dan kemudian bagi kita perhasahabatan bagi diri kita sendiri, dan yang lebih penting lagi khusus bagi anak-anak kita. 

Bahayanya Pergaulan dengan Orang yang Tidak Beriman.
Dunia ini bukanlah menjadi ukuran bagi kita. Kita tidak boleh bergaul dengan orang yang tidak beriman dan turut ambil bagian dalam roh mereka, karena mereka itu akan menuntun hati menjadi jauh dari Allah untuk menyembah ilah-ilah yang palsu. Jiwa yang berdiri tetap teguh, kokoh dalam iman, dapat melakukan banyak kebajikan, dia dapat membagikan berkat-berkat dari perintah yang tertinggi itu kepada orang-orang dengan siapa ia bergaul, karena hukum Tuhan ada di dalam hatinya. Tetapi kita tidak akan mau bergaul dengan orang-orang yang menginjak-injak hukum Allah, dan memelihara iman kita murni dan tidak bernoda. Kita akan menjumpai roh yang demikian, dan kalau kita tidak memisahkan diri dari mereka, kita akan mendapat malapetaka bersama mereka.

Bergaul dengan penyembah berhala serta ikut dalam upacara-upacara persta mereka di mana bangsa Ibrani dituntun untuk melanggar hukum Allah berarti mendatangkan hukuman-Nya ke atas bangsa itu. Demikian juga sekarang ini adalah oleh menuntun pengikut-pengikut Kristus untuk bergaul dengan orang-orang yang tidak beriman dan ikut serta dalam kepelisiran mereka di mana Setan berhasil dalam menjatuhkan mereka ke dalam dosa. “Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis.” Allah menuntut umat-Nya sekarang ini untuk berbeda dari dunia dalam kebiasaan, dalam adat dan prinsip, sama seperti Dia telah menuntut dari bangsa Israel pada zaman dahulu.

Pilihan Simson yang Disengaja.
Allah telah melindungi dan menyertai Simson, agar dia dapat disediakan untuk melaksanakan pekerjaan yang untuk itulah ia telah dipanggil. Sejak dari kecilnya ia dikelilingi oleh satu lingkungan yang baik untuk kekuatan jasmaninya, kesegaran pikirannya dan kesucian moralnya. Tetapi di bawah pengaruh pergaulan yang jahat itu ia telah melepaskan pegangannya dari Tuhan yang merupakan satu-satunya perlindungan manusia, dan ia pun telah dihanyutkan oleh arus kejahatan. Mereka yang sedang menjalankan tugas dibawa kepada ujian yang biasa patutlah merasa passti bahwa Allah akan memelihara mereka; tetapi jikalau manusia dengan sengaja menempatkan diri mereka di bawah kuasa penggoda, mereka akan jatuh, lambat atau cepat.

Ragi Kejahatan yang Berakal Busuk.
Para pelajar yang kekasih, siang dan malam orangtuamu mendoakan kamu senantiasa. Dengarkanlah kepada permohonan dan amaran mereka, dan jangan memilih pergaulan yang serampangan. Engkau tidak dapat melihat bagaimana kejahatan itu dengan tipu muslihatnya merusak pikiranmu, dan merusak sifat-sifatmu oleh menuntun engkau mengulang-ulangi sifat jahat, dan mendorong engkau membentuk karakter yang tidak wajar. Mungkin engkau tidak melihat adanya bahaya dan pendapat bahwa engkau akan sanggup melakukan yang benar dengan mudah sebelum menyerahkan diri kepada penggodaan dan melakukan yang salah, tetapi ini adalah suatu kesalahan. Para orangtua dan para guru yang cinta dan takut akan Allah boleh memberi amaran, menasihati dan memohon dengan sangat, tetapi itu akan menjadi sia-sia, jikalau engkau tidak menyerahkan dirimu sendiri kepada Allah dan memperkembang talenta-talenta yang Dia berikan kepadamu untuk kemuliaan-Nya.

Berhati-hatilah terhadap Orang yang Tidak Ada Perhatian kepada Agama.
Jikalau pembicaraan anak-anak dengan orang lain menjurus kepada perkara-perkara yang tidak penting, tentang perkara-perkara duniawi, maka pikiran mereka akan menurun kepada derajat yang sama. Seandainya mereka mendengar prinsip-prinsip agama itu dihinakan dan iman kita diremehkan dan jikalau perlawanan agama dengan licik terdengar oleh mereka, perkara-perkara ini akan tertanam dalam pikiran mereka dan membentuk tabiat mereka.

Tidak ada sesuatu yang lebih berhasil menghambat atau membuang kesan yang sungguh-sungguh dan keinginan yang baik daripada pergaulan yang sia-sia, kelalaian, dan pikiran orang-orang yang jahat. Penarikan apa pun yang dipunyai orang-orang yang demikian oleh kecerdasan mereka, sindiran tajam dan demi kesenangan, fakta menunjukkan bahwa mereka memperlakukan agama itu dengan sembrono dan acuh tak acuh sudah cukup alasan mengapa tidak perlu bergaul dengan mereka. Lebih banyak bergaul dengan mereka dengan cara lain, maka pengaruh mereka akan lebih berbahaya sebagai teman dalam pergaulan karena mereka menyebarkan pengaruh suatu kehidupan yang tidak mengenal agama yang penarikannya sangat berbahaya di sekeliling mereka.

Pergaulan dengan cara dunia itu menarik dan mempesona perasaan sehingga orang-orang saleh yang takut akan Allah, yang setia dan jujur sekalipun tidak mempunyai kuasa untuk tetap tegak berdiri. Kerendahan hati itu, kesederhanaan dalam kehidupan Kristus tempaknya sama sekali tidak ada penarikannya. Kepada mereka yang mengaku anak dan putra putri Tuhan Yesus, Raja surga itu, adalah “bagaimana suatu akar kering yang keluar dari tanah;” “Dia tidak mempunyai bentuk dan keelokan lagi.”

Cinta Kasihmu Jangan Dipusatkan kepada Sanak Saudara Dunia.
Kita tidak boleh melayani Allah dan pada waktu yang sama melayani dunia. Kita tidak boleh memusatkan cinta kasih kita kepada sanak famili kita di dunia ini, yang tidak berkeinginan untuk mempelajari kebenaran. Sementara kita bergaul dengan mereka, kita harus berusaha dengan segala daya upaya untuk memberi terang kita itu bercahaya. Tetapi cara kita berbicara, tingkah-laku kita, adat kebiasaan dan praktek kehidupan kita dengan cara bagaimanapun jangan diubahkan oleh pendapat dan adat kebiasaan mereka. Kita tunjukkan kebenaran itu dalam segala pergaulan kita dengan mereka. Jikalau kita tidak dapat melakukan hal ini, kita batasi pergaulan kita dengan mereka, ini adalah lebih baik demi keuntungan kerohanian kita.

Hindarkan Diri dari Standar, Akhlak yang Rendah.
Adalah suatu kesalahan bagi orang-orang Kristen bergaul dengan mereka yang akhlaknya sudah rendah dan bejat. Suatu pergaulan yang akrab yang memakan waktu setiap hari tanpa menambah kekuatan akhlak atau kecerdasan sangat berbahaya. Jikalau seorang dikelilingi akhlak yang bejat dan tidak suci, dikelilingi juga dengan suasana jahat, maka mereka yang menghirup udara ini akan menemukan bahwa suasana itu akan bekerja untuk merusak pikiran dan meracuni hatinya. Sangatlah berbahaya berkenalan dengan orang-orang yang rendah kebiasaan berpikirnya. Perlahan-lahan dan dengan tidak terasa mereka yang bersungguh-sungguh dan yang mencintai kesucian akan tiba kepada tingkat yang sama, yang turut ambil bagian dan simpati terhadap kedunguan dan yang bermoral bejat akan terlatih melalui hubungan yang terus-menerus.

Satu nama yang baik adalah lebih berharga daripada emas. Ada suatu kecenderungan bagi orang-orang muda untuk bergaul dengan mereka yang lebih rendah cara berfikirnya dan yang berakhlak lebih rendah. Kebahagiaan yang bagaimanakah yang diharapkan seseorang yang rela bergaul dengan orang-orang yang mempunyai suatu standar pikiran, perasaan dan tingkah laku yang rendah? Orang-orang yang sudah rendah dalam cita-cita dan dalam sifat-sifat, dan semua orang yang memilih sahabatnya yang keluarganya seperti itu, akan mengikuti teladan mereka. Kita sedang hidup dalam zaman yang berbahaya yang membuat hati semua orang menjadi takut. 

Banyak Orang yang Menyerah kepada Pencobaan karena Takut Ejekan.
Anak-anak itu…haruslah mempunyai sahabat yang tidak akan mengejek apa yang murni dan orang yang berjasa, tetapi akan lebih baik menganjurkan apa yang benar. Banyak orang muda yang menyerah kepada pencobaan karena takut diejek dan mereka dituntut untuk berjalan dalam jalan orang yang tidak beriman. Para ibu boleh melakukan banyak hal oleh teladan demikian juga pengajaran untuk ditujukkan kepada anak-anak mereka supaya jujur di tengah-tengah ejekan dan penghinaan. 

Mengapa orang-orang muda kita tidak terlebih dahulu mempertimbangkan bahwa mereka yang bersedia menuntun orang lain kepada jalan-jalan yang dilarang, begitu mudah dikalahkan penggodaan dan apakah agen-agen Setan mendorong sifat-sifat yang kacau itu, menertawakan mereka yang sungguh-sungguh bertekun dan mereka yang memelihara kejujuran tabiat mereka? 

Hiduplah di Hadapan Orang-orang Asing sebagai Mana Juga di Hadapan Allah.
Sahabat-sahabatku orang muda, jangan menggunakan waktumu sejam pun dalam pergaulan dengan mereka yang tidak melayakkan engkau dalam pekerjaan yang murni dan kudus dari Allah. Jangan melakukan sesuatu di hadapan orang-orang asing itu yang engkau juga tidak lakukan di hadapan bapa dan ibumu, atau engkau akan merasa malu melakukan yang demikian di hadapan Kristus dan di depan para malaikat yang suci.

Banyak orang berpendapat bahwa peringatan dan amaran tidak diperlakukan orang-orang yang memelihara hari Sabat, tetapi kepada siapa peringatan ini ditujukan biarlah mengerti apa yang saya maksudkan. Saya berkata kepadamu hai orang-oang muda, berhati-hatilah; karena engkau tidak dapat melakukan sesuatu yang tidak dapat dilihat oleh mata para malaikat dan mata Allah. Engkau tidak dapat melakukan suatu pekerjaan yang jahat dan orang lain tidak akan dipengaruhi oleh perbuatan itu. Sementara tingkah-lakumu dinyatakan, nampaklah bahan apa yang digunakan dalam pembentukan tabiatmu sendiri, bahan itu juga mempunyai suatu kuasa yang kuat untuk mempengaruhi orang lain. Jangan kehilangan pendangan yang benar bahwa engkau milik Allah, bahwa Dia telah menebus engkau dengan suatu harga yang tertentu dan engkau harus menyerahkan suatu pertanggungjawaban kepada-Nya atas segala talenta yang dipercayakan kepadamu.

Pertolongan Khusus Dijanjikan bila Dibutuhkan.
Seharusnyalah kita tidak membiarkan anak-anak di mana mereka pada akhirnya bergaul dengan orang yang akan merusak akhlak dan merendahkan martabat. Kadang-kadang Allah dalam pemeliharaan-Nya boleh membawa para pemuda kita masuk ke dalam pergaulan dengan mereka yang tidak murni dan orang yang tidak dapat mengendalikan diri. Dia akan memberikan kepada mereka kekuatan dalam tujuan untuk menolak penggodaan, sama seperti Daniel dan kawan-kawannya di Babilon, jikalau mereka mau kerja sama dengan Dia. Mereka harus memelihara kemurnian diri mereka, menolak untuk berbuat segala sesuatu yang akan menghinakan Allah dan hidup dengan mata yang selalu tertuju kepada kemuliaan-Nya. Mereka harus memelihara jiwa-jiwa, sambil berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mereka yang telah kehilangan citra atau peta Allah, berusaha mengadakan pembaruan, berusaha untuk meninggalkan dan memelihara mereka.

Pilihlah dengan Berhati-hati, Teman yang Sungguh-sungguh.
Orang muda yang jalannya harmonis dengan Kristus akan memilih temannya yang dapat menolong mereka melakukan yang benar. Mereka akan menghindari pergaulan yang tidak dapat mengembangkan prinsip-prinsip kebenaran dan maksud-maksud yang mulia. Di mana-mana terdapat orang-orang muda yang memikirkan hal-hal bermutu rendah. Bilamana mereka bergaul dengan kelompok yang demikian, mereka akan berdiri teguh berdasarkan pemikiran dan hati murni yang sehat, karena mereka telah memihak kepada Kristus tanpa pamrih.

Biarlah semua orang yang mau membentuk tabiat yang benar mempunyai teman bergaul dengan orang yang bersungguh-sungguh, mereka yang bijaksana dalam menggunakan pikiran dan mereka yang cenderung mengakui perlunya agama. Mereka yang sudah membuat perhitungan untuk tabiat haruslah memilih bahan bangunan yang baik, karena tabiat yang dipersiapkan menuju hidup kekal itu memerlukan bahan yang baik pula. Jikalau mereka menggunakan kayu-kayu yang sudah lapuk atau mereka merasa puas dengan tabiat yang bercacat, maka bangunan itu sudah pasti akan rubuh. Biarlah semua orang berhati-hati dalam cara membangun. Badai penggodaan akan menggoncangkan bangunan itu kelak. Jadi kecuali bangunan itu didirikan dengan iman yang kuat, maka bangunan itu tidak dapat tahan berdiri teguh.

Orang yang kurang berhati-hati pun dapat belajar mencintai kebenaran melalui pergaulan dengan mereka, yang berjalan di atas prinsip. Dengan perlakuan yang benar, mereka akan merasa muak terhadap hal-hal yang murahan dan yang biasa-biasa, yaitu yang berbeda dengan prinsip firman Allah.

 

-RTA

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here