penjara-dikunci Copy

 

[AkhirZaman.org] Pihak berwenang di kota Shiyan, Cina, membawa para pejabat dan pasangannya berkunjung ke penjara sebagai peringatan atas hukuman yang akan dihadapi jika korupsi.

Mereka berkeliling penjara selama satu hari dan diberi kesempatan berbicara dengan para mantan pejabat -sebagian merupakan mantan rekan kerja- yang sedang dihukum penjara.

Sekitar 70 pejabat partai dan birokrat senior ikut serta dalam ‘wisata khusus’ di Shiyan, Provinsi Hubei. Dalam kunjungan itu, mereka bertemu dengan 15 mantan pejabat yang terbukti bersalah dalam berbagai dakwaan, termasuk penyalahgunaan wewenang dan menerima suap.

Foto-foto terpidana tersebut ketika diinterogasi tampak dipajang di dinding penjara, seperti dilaporkan media pemerintah, China Daily.

Lawatan ke penjara sudah lebih dulu dilakukan di beberapa wilayah lain di Cina, yang juga melibatkan perwira polisi maupun pimpinan badan usaha milik negara.

Agustus tahun lalu, misalnya, lebih dari 200 pejabat senior dari Komisi Reformasi dan Pengembangan Nasional bersama pasangannya berkunjung ke penjara Beijing dan Yancheng.

Sementara di Ganzhou, Provinsi Jiangzi, 50 pasangan pejabat tinggi mengikuti latihan dasar revolusioner di Ruijin dengan mengenakan pakaian seragam Tentara Rakyat.

Sejak berkuasa tahun 2012 lalu, Presiden Xi Jinping bertekad untuk melancarkan perang melawan korupsi.

sumber: bbc Indonesia

Pada abad modern ini, kita mengenal banyak penyembahan berhala modern, bukan seperti berhala yang disembah manusia pada zaman dahulu. Seperti yang sudah diberitahukan lebih dahulu dalam 2 Timotius 3:1, 2 bahwa “Pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang.”

Hamba uang artinya budak uang, orang diperbudak oleh uang. Demi uang semua akan dilakukan orang. Kalau manusia jadi budak uang maka uang menjadi raja dan penguasa dalam hidup seseorang. Uang yang disembah dan uang menjadi berhala baginya, dan dunia ini sesungguhnya sudah diperbudak oleh uang sekarang ini. Ketamakan adalah dosa yang paling biasa dan terkenal pada zaman ini dan mempunyai pengaruh yang melumpuhkan kepada jiwa.

Bagaimanakah dengan umat Tuhan, apakah mereka terpengaruh akan dosa ini? Tulisan yang diilhamkan berkata: “Dosa besar yang ada di dalam jemaat dewasa ini adalah ketamakan” 1 T 194.

Dalam kasih-Nya yang besar, Tuhan memberikan obat penawar akan penyakit rohani yang merusak kesehatan rohani umat zaman modern ini, di mana kuasa uang dan harta sudah semakin besar mengendalikan manusia menjelang datangnya hari Tuhan yang besar dan dahsyat itu. Pelajaran tentang penatalayanan sudah dianggap remeh dan dilupakan, padahal itulah satu kuasa yang dapat mengobati, menyembuhkan penyakit ketamakan, mementingkan diri dan penyembahan berhala sekarang ini juga.

Firman Tuhan di dalam Mazmur24:1 mengatakan: “Tuhanlah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya.” Kalau Tuhanlah sang pemilik segala harta yang ada pada kita itu, jadi kita umat manusia disebut sebagai apa terhadap semua pemberian dan harta yang ada pada kita itu? 1 Petrus 4:10 ” Layanilah seorang akan yang lain sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah.” Kita disebut sebagai “Pengurus” akan semua karunia pemberian Allah apakah itu tubuh, waktu, kesanggupan, kuasa, harta ataupun kekayaan. Itu semua milik pemberian-Nya kepada masing-masing orang. kita harus urus sesuai kehendak-Nya.

 

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here