mobil

[AkhirZaman.org]Pasangan suami istri di China terpaksa membayar ganti rugi ratusan juta rupiah karena anak mereka yang berumur tiga tahun menggores 10 mobil di showroom.

Dikutip dari Asione, insiden itu terjadi di sebuah diler mobil di Guilin, China pada 24 November.

Bocah tiga tahun itu menggores 10 mobil Audi yang sedang dipajang dengan sebuah batu kecil. Bahkan salah satu mobil yang digores Audi terbaru keluaran tahun 2020.

Menurut majalah terbitan China, Xiaokang, pihak diler menuntut ganti rugi sebesar 200.000 yuan atau sekitar Rp400 juta.

Mereka meminta orangtua balita membayar uang sebanyak itu karena menganggap harga mobil akan jatuh dari pasaran sebab catnya sudah tergores. Namun orangtua keberatan membayar uang kompensasi sesuai yang diminta.

Karena tidak mencapai kesepakatan, kedua belah pihak membawa kasus itu ke pengadilan.

Setelah dilakukan mediasi, akhirnya pada 3 Desember 2019, kedua belah pihak mencapai kata sepakat. Orangtua bocah itu diminta membayar ganti rugi sebesar 70.000 yuan atau sekitar Rp140 juta.

Dalam pertimbangan, pengadilan tidak bisa menerima alasan pasangan suami istri itu bahwa anaknya masih di bawah umur dan belum mengerti apa-apa.

Pengadilan juga meminta pasangan itu mengawasi anak mereka dengan baik dan mendidiknya menghargai hal-hal di sekitar.

Insiden seperti ini juga pernah terjadi sebelumnya. Seorang pemuda 22 tahun ditahan setelah menggores sedan BMW saat berkunjung di sebuah ruang pamer mobil di Jiangxi, China. Dia melakukan hal itu agar dibelikan mobil oleh sang ayah.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20191212154502-113-456408/orangtua-terpaksa-bayar-rp140-juta-karena-anak-gores-10-mobil

Setiap orang tua memiliki tugas dan tanggung mereka masing-masing, baik dalam hal materi, Pendidikan dan juga perlindungan terhadap semua anggota di dalam keluarga. Betapa besarnya tanggung jawab yang dipikul oleh orang tua, ketika anaknya membuat kesalahan maka mereka harus menanggung dalam setiap hal kesalahan yang anak mereka lakukan. Untuk itulah orang tua memiliki peran yang begitu besar untuk mendidik anak-anak mereka, sebagaimana tertulis: “Didiklah anakmu, maka ia akan memberikan ketenteraman kepadamu, dan mendatangkan sukacita kepadamu.” Amsal 29:17.

Setiap anak memiliki tanggung jawab kepada orang tua “Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu.” Amsal 1:8.

Setiap anggota keluarga memiliki tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Allah adalah orang tua kita, kenapa? Karena Dialah yang menciptakan alam semesta beserta isinya, termasuk di dalamnya adalah manusia. Ketika manusia jatuh ke dalam dosa, maka Allah Bapa harus membayar dosa kita, Dia tidak membayar dengan sejumlah uang, tetapi pengorbanan yang sangat…sangat besar, yaitu oleh kematian Anak-Nya Yesus Kristus. “”Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” Matius 3:17.

Setiap kita punya peran masing-masing dalam keluarga, dan dalam peran itu ada pertanggung jawaban yang harus diberikan. Allah Bapa dan Yesus bekerjasama dalam penciptaan dan juga dalam hal keselamatan. Betapa besar kasih mereka untuk Anda dan saya, meskipun dosa berusaha untuk menarik Anda dan saya, meskipun kecenderungan hati Anda dan saya begitu kuat, meskipun Anda atau pun saya telah melakukan dosa yang begitu besar, saat ini Tuhan mengingatkan kita, bahwa Dia (Yesus) telah menggantikan hukuman dosa yang seharusnya Anda dan saya yang tanggung, tetapi Dia telah menanggungnya demi Anda dan saya. Apa pun masalah lalu Anda, saat ini adalah kesempatan yang baik untuk kembali mengingat berkat, perlindungan dan pertolongan yang Tuhan telah lakukan bagi Anda. Bawalah hati dan pikiran Anda untuk kembali kepada kehidupan yang sesuai dengan kebenaran firman Tuhan. Ingatlah akan didikan dan nasehat yang Tuhan telah berikan.

Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang, karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran, dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan.” Efesus 5:8-10.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here