mengampuni dosa

Marilah, baiklah kita berperkara! firman Tuhan: Sekalipun dosamu merah seperti kermizi, akan menjadi putih seperti salju, sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba. Yesaya 1:18.

[AkhirZaman.org] Hal yang membuat kita amat bersukacita adalah kenyataan bahwa Allah mengampuni dosa. Jika kita mempercayai firmanNya dan meninggalkan segala dosa kita, Ia siap dan mau membersihkan kita dari segala yang tidak benar. Ia akan mengaruniakan kepada kita hati yang bersih dan kehadiran Roh Kudus, karena Yesus hidup untuk mengantarai bagi kita. Akan tetapi perkara-perkara rohani dicamkan cara rohani. Adalah hal itu suatu iman yang hidup dan aktif yang memperhatikan dengan seksama kemauan Allah, yang memantaskan segala perjanjian itu, dan keuntungan oleh kebenaran firmanNya. Ini bukannya sebab kita benar, melainkan karena kita hidup dalam keadaan yang senantiasa bergantung pada Sesuatu, karena kita berbuat salah, keliru, dan tanpa daya, sehingga kita haruslah menaruh percaya kita ke atas kebenaran Kristus, dan bukan atas kebenaran diri kita sendiri.”

Apabila engkau menerima firman Kristus seolah-olah firman itu dialamatkan kepadamu secara pribadi, bilamana setiap kebenaran itu berlaku seolah-olah hanya kepadamu sendiri sebagai orang berdosa di atas permukaan bumi ini yang untuknya Kristus mati, maka engkau akan belajar menuntut dengan iman jasa darah Juruselamat yang telah disalibkan dan bangkit kembali ….

Banyak orang merasa yang segala kesalahan tabiat mereka membuat mereka tidak mungkin mencapai ukuran tabiat yang ditegakkan Kristus, akan tetapi semua orang yang demikian itu haruslah merendahkan diri mereka sendiri pada setiap langkah di bawah pengendalian tangan Allah yang mahakuasa. Kristus tidaklah menilai manusia atas jumlah pekerjaan yang ia lakukan, melainkan dengan roh yang di dalamnya pekerjaan itu diadakan. Ketika Ia melihat manusia mengangkat beban itu, berusaha mengangkatnya di dalam kerendahan pikiran, dengan menyangkali diri dan percaya kepadaNya, Ia menambahkan kesempurnaan dan kecukupan pada pekerjaan mereka, dan hal itu pula berkenan kepada Bapa. Kitapun berkenan di dalam Dia yang kekasih itu. Kekurangan-kekurangan orang berdosa ditutupi oleh kesempurnaan dan kepenuhan Tuhan, Kebenaran kita. Mereka yang dengan kemauan yang sungguh-sungguh, dengan hati yang penuh penyesalan mengerahkan segenap tenaga dengan rendah hati menepati segala tuntutan Allah, maka Bapa memandang mereka dengan belas kasihan, dan cinta yang lemah lembut; Ia memandang orang-orang demikian sebagai anak-anak penurut, sehingga kebenaran Kristus dihitungkan kepada mereka.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here