1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

PEMISAHAN DIRI LUTHER DARI ROMA (1)

Luther Mrtn Copy[AkhirZaman.org] Martin Luther adalah seorang yang terkemuka dari orang-orang yang terpanggil untuk memimpin gereja keluar dari kegelapan kepausan kepada terang iman yang lebih murni. Seorang yang bersemangat, rajin dan berserah, tidak mengenal rasa takut kecuali takut kepada Allah, yang mengakui tidak ada dasar iman keagamaan kecuali Alkitab. Luther adalah tokoh pada zamannya. Melalui dia Allah melakukan pekerjaan-pekerjaan besar untuk pembaharuan gereja dan menerangi dunia.

Seperti pesuruh pesuruh Injil yang pertama, Luther muncul dari lapisan masyarakat miskin. Masa kecilnya dihabiskan di rumah sederhana seorang petani Jerman. Dengan pekerjaan sehari hari sebagai seorang pekerja tambang, ayahnya dapat menyekolahkannya. Ayahnya berniat agar Luther kelak menjadi seorang pengacara. Tetapi Allah bermaksud membuat dia menjadi seorang pembangun di kaabah Nya yang berkembang begitu lambat selama berabad-abad. Kesukaran, penderitaan dan tindakan disiplin adalah sekolah dimana Yang Mahabijak mempersiapkan Luther bagi suatu misi penting dalam hidupnya.

Ayah Luther adalah seorang yang berpikiran kuat dan aktif, dan mempunyai tabiat yang teguh, jujur, tabah dan lurus. Ia setia kepada keyakinan tugasnya walau apapun akibatnya. Citarasanya yang sejati menuntunnya tidak percaya kepada sistem biara. Ia sangat tidak senang pada waktu Luther memasuki biara tanpa persetujuannya. Selama dua tahun hubungan mereka tidak baik karenanya, dan sesudah berdamai kembalipun pendirian ayahnya tetap sama.

Orang tua Luther sangat memperhatikan pendidikan dan pelatihan anak-anaknya. Mereka berusaha mengajarkan pengetahuan akan Allah dan mempraktekkan kebijakan Kristen. Doa-doa ayahnya sering dinaikkan didengar oleh anaknya, agar anaknya boleh mengingat nama Tuhan, dan pada suatu hari membantu memajukan kebenaran Nya. Setiap kesempatan untuk memupuk moral dan intelektual yang diberikan oleh kehidupan mereka yang keras kepada mereka untuk dinikmati, selalu dikembangkan oleh orangtua ini. Mereka berusaha dengan sungguh sungguh dan dengan sabar untuk mempersiapkan anak anak mereka bagi suatu kehidupan yang saleh dan berguna. Dengan keteguhan dan kekuatan tabiat kadang kadang mereka melatih terlalu keras. Tetapi Pembaharu itu sendiri, meskipun menyadari bahwa dalam berbagai hal mereka salah, menemukan dalam disiplinnya lebih banyak persetujuan daripada hukuman.

Di sekolah, dimana ia belajar pada masa mudanya, Luther diperlakukan dengan kasar dan bahkan dengan kejam. Orangtuanya sangat miskin, sehingga pada waktu ia bersekolah di kota lain, diharuskan mencari makan sendiri dengan menyanyi dari satu rumah ke rumah yang lain, dan sering ia harus menahan lapar. Pemikiran agama yang gelap dan penuh ketakhyulan yang merajalela membuat ia ketakutan. Ia berbaring pada waktu malam dengan hati yang sedih, memandang ke masa depan yang gelap dengan gemetar, dan dengan ketakutan yang terus menerus menganggap Allah itu sebagai hakim yang lalim yang tidak menaruh belas kasihan, seorang tiran jahat, daripada seorang Bapa Surgawi yang baik hati.

Namun, dibawah begitu banyak dan begitu besar yang membuat ia tawar hati, Luther terus berusaha maju menuju standar moral yang tinggi dan keungguluan intelektual yang menarik jiwanya. Ia haus akan pengetahuan, dan kesungguh-sungguhan serta sifat praktis pikirannya menuntunnya menginginkan yang kuat dan berguna, daripada yang menyolok dan dangkal.

Pada usia 18 tahun, waktu ia memasuki universitas Erfurt, keadaannya sedikit lebih baik, dan hari depannya lebih cerah daripada tahun-tahun sebelumnya. Orangtuanya, oleh karena berhemat dan rajin, telah mampu memberikan bantuan yang diperlukan. Dan pengaruh teman-temannya yang bijaksana telah mengurangi pengaruh suram pendidikan sebelumnya. Ia mempelajari karya-karya pengarang terbaik, dengan rajin mempelajari pikiran-pikiran berbobot, dan membuat kebijaksanaan orang-orang bijak itu menjadi kebijaksanaannya. Bahkan dibawah disiplin kasar guru-gurunya sebelumnya, ia tetap menonjol. Dan dengan pengaruh-pengaruh yang baik pikirannya berkembang dengan pesat. Ingatannya yang tajam, imaginasinya yang kreatif, daya pertimbangannya yang kuat, dan ketekunannya yang tak mengenal lelah, segera menempatkannya pada barisan depan teman-temannya. Disiplin intelektual mematangkan pengertiannya, dan membangkitkan suatu kegiatan pikiran dan suatu ketajaman persepsi yang mempersiapkan dia bagi perjuangan hidup.

Perasaan takut akan Allah selalu tinggal dalam hati Luther, yang menyanggupkannya mempertahankan keteguhan tujuannya, dan merendahkan diri dihadapan Allah. Ia mempunyai rasa ketergantungan kepada pertolongan ilahi. Dan ia tidak pernah lupa memulai setiap hari dengan doa, sementara hatinya terus memohon tuntunan dan dukungan. Sering ia berkata, "Berdoa dengan baik adalah setengah pelajaran yang lebih baik." D'Aubigne, "History of the Reformation of the Sixteenth Century," b. 2, ch. 2.

Ketika sedang memeriksa buku-buku di perpustakaan universitas pada suatu hari, Luther menemukan Alkitab dalam bahasa Latin. Belum pernah ia melihat buku seperti itu sebelumnya. Ia sama sekali tidak tahu keberadaan buku itu. Ia telah pernah mendengar bagian- bagian dari Injil dan Surat surat Rasul, yang telah dibacakan kepada orang-orang pada waktu kebaktian umum, dan ia berpikir bahwa itulah seluruh Alkitab itu. Sekarang, untuk pertama kalinya ia melihat seluruh firman itu. Dengan rasa kagum bercampur heran ia membalik halaman halaman kudus itu. Dengan denyut nadi yang lebih cepat dan jantung berdebar debar, ia membaca firman kehidupan itu untuk dirinya sendiri. Setelah berhenti sejenak ia berseru, "Oh, seandainya Allah memberikan buku seperti ini menjadi milikku sendiri!" Idem, b. 2, ch. 2. Malaikat malaikat Surga berada disampingnya dan sinar-sinar terang dari takhta Allah menyatakan kekayaan kebenaran itu kepada pengertiannya. Sebelumnya ia selalu takut melanggar kehendak Allah. Tetapi sekarang ia mempunyai kesadaran yang mendalam mengenai keadaannya sebagai orang berdosa dan bergantung kepada Allah seperti belum pernah sebelumnya.

Suatu kerinduan yang sungguh-sungguh untuk bebas dari dosa dan untuk memperoleh kedamaian dengan Allah, akhirnya menuntun dia memasuki sebuah biara, dan menyerahkan dirinya kepada kehidupan biara. Di sini ia diharuskan melakukan pekerjaan yang paling rendah, dan meminta minta dari rumah ke rumah. Pada waktu itu ia berada pada tingkat umur dimana penghormatan dan penghargaan sangat didambakan. Dan pekerjaan yang cocok untuk seorang hamba ini sangat melukai perasaan alamiahnya. Tetapi dengan tabah dan sabar ia tahankan pekerjaan yang merendahkan diri ini, sebab ia percaya bahwa hal itu diperlukan oleh dosa-dosanya.

Setiap saat di waktu senggangnya ia gunakan untuk belajar, sehingga mengurangi tidurnya, bahkan sebagian menghabiskan waktu untuk makan yang tidak mencukupi itu. Diatas segalanya yang lain, ia bersuka cita mempelajari firman Allah. Ia menemukan sebuah Alkitab yang dirantai ke dinding biara, dan untuk ini ia sering pergi ke situ. Sementara keyakinannya mengenai dosa semakin mendalam, ia mulai mencari pengampunan dan kedamaian atas usahanya sendiri. Ia menghidupkan suatu kehidupan yang ketat, dengan berpuasa, berjaga dan berdoa sepanjang malam, dan menyiksa diri untuk menundukkan keadaannya yang jahat, yang untuk ini kehidupan biara tidak dapat membebaskannya. Ia tidak menahankan pengorbanan, dengan harapan, mudah mudahan oleh itu ia memperoleh kesucian hati yang akan menyanggupkannya berdiri berkenan dihadapan Allah.

"Sesungguhnya aku adalah seorang biarawan yang taat," katanya kemudian, "dan mematuhi semua peraturan ordeku lebih ketat daripada yang dapat aku katakan. Jikalau pernah seorang biarawan memperoleh Surga oleh pekerjaannya sebagai biarawan, aku merasa pasti berhak untuk itu . . . . Jika pekerjaan itu diteruskan lebih lama lagi, pekerjaan penyiksaan diri itu akan menewaskan aku." D'Aubigne, b. 2, ch. 3.

Sebagai akibat disiplin yang menyakitkan, ia kehilangan kekuatannya, dan menderita pingsan kejang-kejang, yang tidak pernah sembuh benar dari pengaruhnya. Tetapi dengan semua usahanya ini jiwanya yang menanggung beban tidak menemukan kelegaan. Akhirnya ia berada ditepi jurang keputus asaan.

Bilamana tampaknya semua sudah hilang bagi Luther, Allah memberikan seorang sahabat dan penolong baginya. Staupitz yang saleh membuka firman Allah kedalam pikiran Luther dan mengajaknya mengalihkan pandangannya dari dirinya sendiri, menghentikan merenungkan hukuman tanpa batas karena pelanggaran hukum Allah, dan memandang kepada Yesus, Juru Selamat yang mengampuni dosa itu. "Daripada menyiksa dirimu oleh karena dosa dosamu, jatuhkanlah dirimu ketangan Penebus. Percayalah kepada Nya, kepada kebenaran kehidupan Nya, kepada penebusan kematian Nya . . . . Dengarkanlah Anak Allah. Ia menjelma menjadi manusia untuk memberikan kepadamu jaminan perkenan ilahi." "Kasihilah Dia yang telah lebih dahulu mengasihimu." Idem, b. 2, ch. 4. Demikianlah pesuruh kemurahan itu berbicara. Kata-katanya itu membawa kesan mendalam di pikiran Luther. Setelah bergumul dengan kesalahan- kesalahan kesayangan lama, ia akhirnya mampu menerima kebenaran, dan kedamaianpun datang kepada jiwanya yang susah.

Univrsts-wtnbrg CopyLuther ditahbiskan menjadi imam, dan telah dipanggil keluar dari biara menjadi guru besar di Universitas Wittenberg. Disini ia mempelajari Alkitab dalam bahasa aslinya. Ia mulai memberi ceramah mengenai Alkitab. Dan buku buku Mazmur, Injil, dan Surat Rasul-rasul telah dibukakan kepada pengertian para pendengar yang bergembira. Staupitz, sahabatnya dan atasannya, mendorongnya untuk naik mimbar dan mengkhotbahkan firman Allah. Luther merasa ragu karena merasa dirinya tidak layak berbicara kepada orang-orang sebagai ganti Kristus. Hanya setelah pergumulan yang lama dia menerima permintaan sahabat-sahabatnya. Ia sudah mahir mengenai Alkitab, dan rakhmat Allah turun keatasnya. Kemampuannya berbicara memikat para pendengarnya, dan penyampaian kebenaran yang jelas dan dengan kuasa meyakinkan pengertian mereka, dan semangatnya yang berapi api menyentuh hati mereka.

Luther masih tetap menjadi anggota gereja kepausan yang sungguh-sungguh, dan tidak pernah berpikir yang lain-lain. Dengan pemeliharaan Allah ia telah dituntun untuk mengunjungi Roma. Ia melakukan perjalanan dengan berjalan kaki, dan menginap di biara biara sepanjang perjalanan. Di salah satu biara di Italia ia dipenuhi keheranan melihat kekayaan, keindahan dan kemewahan yang disaksikannya. Para biarawan tinggal di apartemen yang megah, dengan pendapatan yang memuaskan, berpakaian yang paling mewah dan paling mahal, dan memakan makanan yang mewah. Dengan sangat ragu ragu, Luther membandingkan pemandangan ini dengan penyangkalan diri dan kesukaran yang dialaminya dalam hidupnya sendiri. Pikirannya menjadi bingung.

Akhirnya ia melihat dari kejauhan kota tujuh gunung itu. Dengan perasaan yang mendalam ia tersungkur ke tanah dan berseru, "Roma yang kudus, aku menghormatimu." Ia memasuki kota itu, mengunjungi gereja-gereja, mendengarkan cerita-cerita dongeng yang diceritakan oleh para imam dan biarawan, dan menjalankan semua upacara yang diharuskan. Dimana-mana ia melihat pemandangan yang memenuhinya dengan kekaguman dan ketakutan. Ia melihat bahwa kejahatan terjadi di semua tingkat pendeta. Ia mendengar lelucon yang tidak sepantasnya dari para pejabat tinggi gereja, dan dipenuhi dengan kengerian kenajisan mereka, bahkan pada waktu misa. Pada waktu ia berbaur dengan para biarawan dan penduduk, ia menemui pemborosan, pesta pora dan kebejatan. Berpaling ke tempat yang seharusnya suci, ia dapati kenajisan.

"Tak seorangpun bisa membayangkan," ia menulis, "dosa apa dan tindakan tak terpuji apa yang dilakukan di Roma. Mereka harus melihat dan mendengar sendiri supaya percaya. Dengan demikian mereka akan bisa berkata, 'Jika ada neraka, Roma didirikan diatasnya: itu adalah suatu lobang yang dalam darimana keluar segala jenis dosa.'" D'Aubigne, b. 2, ch. 6.

Dengan dekrit yang baru, paus telah menjanjikan kesenangan kepada semua yang menaiki "Tangga Pilatus" dengan berlutut. Katanya tangga itu telah dituruni oleh Juru Selamat kita pada waktu meninggalkan pengadilan Roma, dan dengan ajaib telah dipindahkan dari Yerusalem ke Roma. Luther pada suatu hari menaiki tangga itu dengan sungguh sungguh, pada waktu mana ia tiba tiba mendengar satu suara bagaikan geledek yang berkata, "Orang benar akan hidup oleh iman" (Roma 1:17). Ia langsung berdiri dan segera meninggalkan tempat itu dengan malu dan ngeri. Ayat itu tidak pernah kehilangan kuasa atas jiwanya. Sejak waktu itu ia melihat lebih jelas dari sebelumnya pendapat yang keliru, yang mempercayai keselamatan diperoleh atas usaha manusia, dan pentingnya iman yang terus menerus kepada usaha Kristus. Matanya sekarang terbuka, dan tak akan pernah lagi tertutup, karena penipuan kepausan. Pada waktu ia memalingkan wajahnya dari Roma, hatinya juga ikut berpaling, dan sejak waktu itu jurang perpisahanpun semakin melebar, sampai akhirnya ia memutuskan semua hubungannya dengan gereja kepausan.

Sekembalinya dari Roma, Luther menerima gelar Doctor of Divinity dari Universitas Wittenberg. Sekarang ia bebas membaktikan dirinya kepada Alkitab yang dicintainya, seperti belum pernah sebelumnya. Ia telah bernazar untuk mempelajari dengan teliti firman Allah dan dengan setia akan mengkhotbahkannya seumur hidupnya, bukan kata-kata dan ajaran-ajaran para paus. Ia bukan lagi sekedar biarawan atau guru besar, tetapi juga bentara dan pejabat yang berwenang Alkitab. Ia telah dipanggil sebagai gembala untuk memberi makan kawanan domba Allah, yang telah lapar dan haus akan kebenaran. Dengan tegas ia menyatakan bahwa orang Kristen tidak boleh menerima ajaran lain selain yang berdasarkan otoritas Alkitab yang suci. Kata-kata ini menghantam dasar supremasi kepausan. Kata kata ini mengandung prinsip vital Pembaharuan (Reformasi).

Luther melihat bahayanya meninggikan teori-teori manusia di atas firman Allah. Tanpa gentar ia menyerang ketidak percayaan pada agama yang spekulatif dari para dosen, dan menentang filsafat dan teologi yang telah begitu lama mempunyai pengaruh menguasai orang orang. Ia mencela pelayanan yang seperti itu sebagai bukan saja tidak berguna, tetapi juga berbahaya. Dan ia mencoba mengalihkan pikiran pendengarnya dari argumentasi yang tidak benar dengan tujuan menipu dari para ahli filsafat dan ahli teologi, kepada kebenaran kekal yang diletakkan oleh para nabi dan para rasul.

Begitu berbahaya pekabaran yang dibawanya kepada para pendengar yang rindu dan yang lapar akan kata-katanya. Belum pernah pengajaran seperti itu mereka dengar sebelumnya. Berita kesukaan mengenai kasih Juru Selamat, jaminan pengampunan dan kedamaian melalui penebusan darah Nya, memberikan sukacita dan mengilhamkan suatu pengharapan kekal didalam hati mereka. Di Wittenberg satu terang sudah dinyalakan yang sinarnya harus meluas sampai ke hujung bumi, dan yang terangnya bertambah menjelang akhir zaman.

Akan tetapi terang dan kegelapan tidak bisa berbaur. Antara kebenaran dan kesalahan ada pertentangan yang tidak bisa dihilangkan. Untuk meninggikan dan mempertahankan yang satu kita harus melawan dan membuangkan yang lain. Juru Selamat kita sendiri berkata: "Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang" (Matius 10:34). Luther berkata beberapa tahun setelah Pembaharuan, "Allah tidak menuntun aku, Ia mendorong aku kedepan. Ia membawa aku. Aku bukan tuan atas diriku. Aku rindu hidup dengan tenang, tetapi aku telah dilemparkan ke tengah tengah keributan dan revolusi." D'Aubigne, b. 5, ch. 2. Sekarang ia hampir terbujuk memasuki pertarungan.

Bagaimana kelanjutannya? ikuti dalam pembahasan artikel PEMISAHAN DIRI LUTHER DARI ROMA (2)

 

Artikel Terkait:

1. WARISAN ORANG-ORANG KUDUS (4)

WARISAN

Memuji Allah Dengan Musik yang Semarak Dan Merdu[AkhirZaman.org] Akan ada musik di sana, dan juga nyanyian, musik dan nyanyian mana tidak ada telinga yang fana pernah mendengarnya atau pikiran fana pernah memahaminya, yang terdapat dalam penglihatan akan Allah.... ...
49 hari yang lalu | Selengkapnya »

2. WARISAN ORANG-ORANG KUDUS (3)

WARISAN

Penghormatan Kepada lbu-Ibu yang Setia[AkhirZaman.org] Pada waktu penghakiman akan berlangsung, dan kitab-kitab dibukakan; bilamana ucapan ‘sabaslah‘ dari Hakim agung itu diumumkan, dan mahkota kemuliaan yang kekal diletakan pada dahi pemenang, banyak yang akan mengangkat mahkota mereka di depan mata perhimpunan alam semesta&n...
88 hari yang lalu | Selengkapnya »

3. WARISAN ORANG-ORANG KUDUS (2)

WARISAN

Bunga-Bunga, Buah-Buahan, dan Satwa[AkhirZaman.org] Saya melihat padang yang lain penuh dengan segala jenis bunga-bunga, dan pada waktu saya memetiknya saya berseru, kembang-kembang ini tidak akan pernah layu. Selanjutnya saya melihat padang rumput yang tinggi, sangat indah untuk dipandang; ...
91 hari yang lalu | Selengkapnya »

4. WARISAN ORANG-ORANG KUDUS (1)

WARISAN

Hadiah dari Tuhan [AkhirZaman.org] Kristus, hanya Kristus dan kebenaran-Nya, yang akan menyediakan bagi kita sebuah paspor ke Surga.-Surat 6b, 1890. ...
97 hari yang lalu | Selengkapnya »

5. KEMBALINYA KRISTUS (2)

KEMBALINYA

Dari Gua-Gua dan Lubang-Lubang dan Penjara-Penjara[AkhirZaman.org] Di dalam persembunyian di gunung-gunung, di dalam gua-gua dan lubang-lubang tanah, Juru selamat menyatakan hadirat-Nya dan kemuliaan-Nya. ...
105 hari yang lalu | Selengkapnya »

6. KEMBALINYA KRISTUS (1)

KEMBALINYA

Tujuh Malapetaka dan Kebangkitan lstimewa[AkhirZaman.org] Terjadi suatu gempa bumi dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak manusia ada di atas bumi. Begitu hebatnya gempa bumi itu' (Wahyu 16:17, 18). Tampaknya langit sepeti terbuka dan tertutup. ...
111 hari yang lalu | Selengkapnya »

7. TUJUH MALAPETAKA TERAKHIR DAN ORANG BENAR (3)

TUJUH

Umat Allah Tidak Menyukai Keinginan yang Keji[AkhirZaman.org] Sekarang ini, sementara Imam Besar mengadakan pendamaian demi kita, maka kita harus berusaha untuk menjadi sempurna di dalam Kristus. ...
119 hari yang lalu | Selengkapnya »

8. TUJUH MALAPETAKA TERAKHIR DAN ORANG BENAR (2)

TUJUH

Hukuman Mati Serupa Dengan yang Dikeluarkan Oleh Ahasyweros[AkhirZaman.org] Perintah yang pada akhirnya dikeluarkan terhadap umat Allah yang sisa akan sangat serupa dengan perintah yang dikeluarkan oleh Ahasyweros terhadap orang Yahudi. ...
136 hari yang lalu | Selengkapnya »

9. [RH] ANGKATLAH PIALA KEMENANGANMU

[RH]

Aku akan mengangkat piala keselamatan dan akan menyerukan nama Tuhan. Mazmur 116: 13 [AkhirZaman.org] Apakah engkau salah seorang yang berbuat salah? Pergilah kepada Yesus dan mintalah Dia mengampunimu, kemudian percayalah bahwa la melakukannya. "Jika kita mengaku dosa kita, maka la adalah setia dan adil, sehingga la akan mengampuni segala dosa k...
138 hari yang lalu | Selengkapnya »

10. TUJUH MALAPETAKA TERAKHIR DAN ORANG BENAR (1)

TUJUH

(Masa Kesusahan Besar, Bagian II)Masa Kesusahan Besar Dimulai Sesudah Penutupan Pintu Kasihan[AkhirZaman.org] Bilamana Kristus berhenti dari pekerjaan-Nya sebagai pengantara demi umat manusia barulah masa kesusahan itu dimulai. kemudian kasus setiap jiwa sudah akan diputuskan, dan tidak ada lagi darah penebusan untuk membersihkan dosa. ...
139 hari yang lalu | Selengkapnya »

Artikel Lainnya

IMAGE
SEJARAH NATAL
[AkhirZaman.org] Perintah untuk mengadakan perayaan Natal tidak terdapat di...
Read More...
IMAGE
Asal Usul Paskah
[AkhirZaman.org] Musim semi merupakan musim yang terbaik sepanjang tahun...
Read More...
IMAGE
Dibalik Cerita Dongeng
[AkhirZaman.org] Warisan kerohanian Maewyn Succat cukup ironis tetapi juga...
Read More...
IMAGE
Fakta Mengejutkan Tentang...
[AkhirZaman.org] Setiap tahun pada tanggal 14 Februari, tak terhitung jutaan...
Read More...
IMAGE
Semua Orang Sedang Diuji
[AkhirZaman.org] Allah menuntut umat Nya supaya membersihkan diri mereka dari...
Read More...
IMAGE
Apakah Makan Nasi Itu Seh...
[AkhirZaman.org] Mungkin ada dari anda yang bertanya tanya; “Bila saya...
Read More...
IMAGE
10 LANGKAH KESEHATAN (Bag...
1. Mengkonsumsi Banyak Air Putih (air mineral). [AkhirZaman.org] Mengkonsumsi...
Read More...
IMAGE
Perhatikan Kode Stiker di...
[AkhirZaman.org] Pernahkah anda berpikir jika stiker yang ada di buah-buahan...
Read More...
IMAGE
Osteoporosis (Pengeroposa...
[AkhirZaman.org] Osteoporosis adalah kondisi menurunnya kepadatan tulang...
Read More...
IMAGE
Jenis-jenis Penyakit dan ...
Adenoids (Membesarnya hulu kerongkongan ) [AkhirZaman.org] Adenoids terdiri...
Read More...
IMAGE
[RH] HINDARKAN PERDEBATAN...
Tetapi hindarilah persoalan yang dicari-cari dan yang bodoh,...
Read More...
IMAGE
[RH] DIRI HARUS MATI
Dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa...
Read More...
IMAGE
[RH] PANDANG TERUS KE ATA...
Karena kita mempunyai banyak saksi bagaikan awan yang mengelilingi kita,...
Read More...
IMAGE
[RH] KEHIDUPAN YANG SENAN...
Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki...
Read More...
IMAGE
BERANI DI DALAM TUHAN
Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang...
Read More...
IMAGE
WARISAN ORANG-ORANG KUDUS...
Penghormatan Kepada lbu-Ibu yang Setia[AkhirZaman.org] Pada waktu penghakiman...
Read More...
IMAGE
WARISAN ORANG-ORANG KUDUS...
Bunga-Bunga, Buah-Buahan, dan Satwa[AkhirZaman.org] Saya melihat padang yang...
Read More...
IMAGE
WARISAN ORANG-ORANG KUDUS...
Hadiah dari Tuhan [AkhirZaman.org] Kristus, hanya Kristus dan...
Read More...
IMAGE
KEMBALINYA KRISTUS (2)
Dari Gua-Gua dan Lubang-Lubang dan Penjara-Penjara[AkhirZaman.org] Di dalam...
Read More...
IMAGE
KEMBALINYA KRISTUS (1)
Tujuh Malapetaka dan Kebangkitan lstimewa[AkhirZaman.org] Terjadi suatu gempa...
Read More...
IMAGE
HRW (Human Rights Watch) ...
[AkhirZaman.org] Catatan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, tentang...
Read More...
IMAGE
Badai Terjang Belanda, Pe...
[AkhirZaman.org] Tiga orang tewas di Belanda, kemarin, akibat badai yang juga...
Read More...
IMAGE
Bill Gates Lunasi Utang N...
[AkhirZaman.org] Miliarder Amerika Serikat (AS) Bill Gates kembali menunjukkan...
Read More...
IMAGE
Tidak Menggunakan Nama Re...
[AkhirZaman.org] Korea Utara (Korut) menyebut tingkah laku Amerika Serikat (AS)...
Read More...
IMAGE
Trump Tuding Rusia Bantu ...
[AkhirZaman.org] Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menuding Rusia...
Read More...

Data Kunjungan

017260361
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Semua
3184
20374
3184
104662
253669
16583202
17260361

IP Anda: 54.82.29.141
Tanggal: 2018-01-21 03:45:04

Online Saat Ini

We have 230 guests and no members online