orang Kristen

Tetapi aku, kepada kasih setiaMU aku percaya, hatiku bersorak-sorak karena  penyelamatanMu. Mazmur 73:6

[AkhirZaman.org] Lebih banyak kita menunjukkan kuasa Juruselamat yang tinggal dalam hati kita, lebih banyak kuasaNya akan dinyatakan kepada kita ….

Bilamana para petani hendak memuji atau memamerkan hasil-hasil mereka, maka mereka tidak mengumpulkan contoh yang terburuk melainkan yang terbaik. Kaum wanita memiliki semangat untuk membawa gumpalan-gumpalan mentega terbaik yang berwarna keemas-emasan, dibuat dan dicap dengan sebaik-baiknya. Kaum pria membawa setiap jenis sayur-mayur yang dapat diperagakan. Buah yang paling baik dan paling menarik dibawa, dan semua yang ditampilkan itu menunjukkan pujian bagi para pekerja yang cekatan. Buah-buahan yang berjenis-jenis itu-apel, persik, aprikot, jeruk, limau, dan prem-ini semuanya sangat menarik, dan menjadikan mereka yang melihat kepada buah-buah dari kebun buah-buahan ingin berada di negeri di mana mereka dapat mengerjakan tanah ….

Mengapakah orang-orang Kristen yang hidup pada zaman akhir ini tidak menunjukkan buah-buah yang paling menarik dalam perbuatan-perbuatan yang tidak mementingkan diri sendiri? Mengapakah buah-buah umat yang memelihara hukum Allah tidak muncul dalam bentuk pekerjaan-pekerjaan yang baik? Perkataan mereka, tingkah laku mereka, pakaian mereka, harus mengeluarkan buah-buah dengan mutu yang terbaik. ”Dari buahnyalah,” kata Kristus, “kamu akan mengenal mereka”.

Pencobaan-pencobaan merupakan alat Kristus untuk menyempurnakan kasih karunia Kristen …. Ujian-ujian ini tidak akan menenggelamkan iman orang-orang yang percaya, tetapi mengangkat iman itu supaya sesuai dengan kejadian, sehingga bagi semua orang iman itu dapat dibuat kelihatan lebih mahal daripada emas yang akan binasa, walaupun emas itu diuji dengan api. Setiap pencobaan yang diizinkan itu adalah direncanakan untuk mengangkat kebenaran ke atas penghargaan yang lebih tinggi, sehingga pujian kepada Allah saja yang terdapat pada bibir murid Kristus yang sejati. Maka pertumbuhan dalam kasih karunia haruslah menjadi kehormatan dan kemuliaan Allah pada kedatangan Yesus Kritus, ”sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihiNya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun sekarang kamu tidak melihatNya. Kamu bergembira karena sukacita yang mulia dan yang tidak terkatakan, karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu. Keselamatan itulah yang diselidiki dan diteliti oleh nabi-nabi, yang telah bernubuat tentang kasih karunia yang diuntukkan bagimu” II Petrus 1:8-10).

Bagian yang terang dan menggembirakan dalam agama kita akan dinyatakan oleh semua orang yang berserah kepada Allah setiap hari …. Kita tidak mau menghina Allah oleh rasa dukacita sehubungan dengan pencobaan-pencobaan yang tampaknya menyedihkan. Segala pencobaan yang diterima sebagai pendidik akan menghasilkan kesukaan. Segenap kehidupan agama akan mengangkat, meninggikan, mengagungkan, harum dengan perkataan dan perbuatan baik. Musuh sangat merasa senang bila ada jiwa-jiwa yang mengeluh dan tersandung di jalan mereka, karena tertekan, terbuang, berduka, dan menggerutu; oleh sebab setan menginginkan kesan-kesan tersebut terjadi sebagai akibat iman kita. Allah merencanakan bahwa pikiran tidak boleh pada tingkat yang rendah. -Manuscript 70, 6 Nopember 1897, “Catatan Harian”.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here