makanan

Bahan Pengobatan Alamiah

Dalam kasus menangani penyakit, kita perlu mengenal keuntungan pengaturan makanan. Semua harus memahami apa yang harus dilakukan untuk diri mereka sendiri.

Ada banyak cara melakukan seni penyembuhan. Tetapi hanya satu cara yang direstui oleh surga. Obat yang berasal dari Allah adalah bahan‑bahan alam yang sederhana. Bahan ini tidak membebani atau melemahkan tubuh dengan sarinya yang berkuasa itu. Udara bersih dan air bersih, kebersihan, makanan teratur, kesucian hidup dan keyakinan penuh pada Allah semuanya ini adalah obat. Ribuan orang telah mati karena kekurangan bahan­-bahan ini. Tetapi obat ini akan menjadi kadaluwarsa karena pe­ngolahannya memerlukan keterampilan yang pada hakikatnya manusia tidak menghargainya. Udara bersih segar, sinar matahari, pertarakan, istirahat, gerak badan, makanan teratur, penggunaan air, percaya pada kuasa Ilahi, inilah semuanya obat‑obat mujarab. Semua ini dapat dijangkau oleh semua orang dengan biaya yang sedikit. Tetapi obat‑obat bius adalah mahal. harganya, dan mahal pula akibat pengrusakannya pada tubuh.

Udara bersih, sinar matahari, pertarakan, istirahat, gerak badan, makanan teratur, penggunaan air, keyakinan pada kuasa ilahi, semuanya ini adalah obat asli. Setiap orang harus mengetahui bahan‑bahan obat alam dan bagaimana cara menggunakannya. Perlu juga memahami prinsip pengobatan orang sakit, dan latihan praktis agar seorang dapat menggunakan pengetahuan ini dengan cara yang benar. Penggunaan obat‑obat alam memerlukan keteli­tian dan usaha agar banyak orang tidak mau menyerah. Proses penyembuhan alam dan pembangunannya bekerja pelan‑pelan. Bagi orang yang tidak sabar nampaknya itu bergerak lamban. Penyerahan pemanjaan yang menyakitkan itu memerlukan pengor­banan. Tetapi pada akhirnya akan didapati bahwa alam yang belum rusak akan melakukan tugasnya dengan baik dan dengan bijaksana. Mereka yang bersabar menuruti hukumnya akan menuai kesehatan tubuh dan kesehatan pikiran.

Para dokter sering menasihati para penderita cacad untuk bepergian ke luar negeri. Mereka perlu menyaksikan sumber air panas, melintasi lautan, untuk memulihkan kesehatannya. Dalam sembilan di antara sepuluh kasus, mereka pulih kembali sambil menyelamatkan uang dan waktu. Ini terjadi kalau mereka makan secara bertarak, olah raga secara teratur dan mempunyai pem­bawaan yang gembira. Olah raga dan penggunaan udara bersih secara bebas, begitu juga sinar matahari, itulah berkat yang dilim­pahkan Allah kepada semua orang. Semuanya akan memberikan kekuatan dan kehidupan kepada penderita cacad yang malang itu.

Ada Sesuatu yang Dapat Kita Lakukan Untuk Diri Kita Sendiri

Mengenai sesuatu yang dapat kita lakukan untuk diri kita sendiri, ada satu hal yang memerlukan perhatian yang sungguh­-sungguh dan teliti. Saya harus berkenalan dengan diriku sendiri. Saya harus senan­tiasa menjadi pelajar bagaimana caranya memelihara tubuh ini. Allah telah menciptakan tubuh saya. Saya harus memeliharanya tetap dalam kondisi puncak. Saya harus memakan makanan yang terbaik untuk tubuhku. Saya harus sangat berhati‑hati memilih bahan pakaian yang menunjang peredaran darah yang lancar. Saya harus mengadakan gerak badan dan menghirup udara segar. Saya harus mendapatkan sinar matahari yang dapat saya peroleh. Saya harus mempunyai akal budi untuk memelihara tubuhku ini.

Saya seharusnya tidak langsung memasuki ruangan yang dingin pada saat saya sedang berkeringat. Saya menjadi penatalayan. Yang tidak bijaksana kalau duduk di depan kipas angin yang sedang berputar sambil membiarkan tubuh saya menangkap angin.  Saya tidak bijaksana kalau duduk dengan kaki dan tangan yang kedi­nginan sehingga darah mengalir ke otak dan alat tubuh bagian dalam. Saya selalu. menjaga kaki saya dalam cuaca udara yang lembab. Saya harus makan teratur, makanan yang paling menyehat­kan yang akan menciptakan darah dengan kualitasnya terbaik . Saya tidak bekerja melampaui batas kalau saya masih berkuasa menghindarkannya. Apabila saya melanggar hukum Allah yang telah ditetapkan dalarn tubuh saya, saya harus bertobat dan membenahi diri. Saya akan menempatkan diri pada kondisi puncak di bawah pengawasan dokter yang telah disediakan Allah, yaitu air bersih, udara bersih dan sinar‑ matahari indah yang menyembuhkan.

Air dapat digunakan dalam pelbagai cara untuk menghilangkan penderitaan. Air hangat sekitar dua gelas yang diminum. sebelum makan, itu tidak akan membahayakan tubuh, namun melancarkan pencernaan.

Iman, Cara Makan dan Minum yang Benar

Biarlah mereka yang sakit melakukan apa saja dalam batas kemampuannya untuk memulihkan kesehatannya, apakah dengan kebiasaan makan dan minum yang benar, apakah kebiasaan ber­pakaian atau melakukan gerak badan yang bermanfaat. Biarlah pasien yang datang di sanitarium kita diajar supaya bekerjasama dengan Allah dalam mengusahakan kesehatan. “karena kami adalah kawan sekerja Allah, kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah.” Allah menciptakan saraf dan otot supaya dapat digunakan. Pemogokan mesin tubuh manusialah yang membawa penyakit dan penderitaan.

Mereka yang melayani orang sakit harus bergerak maju dalam pekerjaan mereka yang penting itu. Mereka maju dengan bergantung sepenuhnya pada Allah karena berkat yang sudah dis­ediakan‑Nya sebagai sarana, kepada hal inilah Dia menarik perhatian kita sebagai satu umat~ yaitu, memperhatikan air bersih, kebersihan, makanan sehat, waktu kerja yang teratur dan istirahat, dan penggunaan air.

Obat Alamiah Di Sanitarium

Saya mendapat terang bahwa sanitarium harus didirikan. Obat‑obat keras harus dibuang dan cara penyembuhan yang digunakan ialah sederhana dan alamiah. Dalam lembaga ini orang­-orang harus diajar berpakaian, bernafas dan cara makan dengan teratur. Begitu juga bagaimana caranya mencegah penyakit dengan kebiasaan hidup yang baik.

Di dalam sanitarium, kita mengusahakan pengobatan seder­hana. Kami tidak menganjurkan penggunaan obat keras, karena bahan ini meracuni darah. Dalam lembaga itu, petunjuk sederhana diberikan, bagaimana caranya makan, bagaimana caranya minum, bagaimana caranya berpakaian, dan bagaimana caranya hidup sam­bil mempertahankan kesehatan.

Masalah reformasi kesehatan tidak dibangkitkan sebagai­mana seharusnya. Makanan sederhana dan sama sekali tidak meng­gunakan obat keras, membiarkan alam secara bebas mengumpulkan tenaga tubuh yang sudah terkuras, semuanya ini akan menjadikan pelayanan sanitarium kita lebih efektif dalam memulihkan kese­hatan pasien.

Makanan Merangkap Obat

Memanjakan diri dalam hal makan terlalu sering atau terlalu banyak, keduanya membebani alat pencernaan dan menim­bulkan rasa panas dalam tubuh. Darah menjadi kotor, lalu timbul­lah berbagai jenis penyakit. Seorang dokter memberikan resep obat keras yang memberi ketenangan untuk sementara tetapi tidak mengobati penyakit. Mungkin juga obat itu mengubah jenis penya­kit, tetapi bahaya yang sebenarnya telah bertambah sepuluh kali lipat. Alam telah berusaha dengan baik untuk membuang segala macam kotoran dari dalam tubuh yang kemungkinan tetap berada di dalam tubuh. Kotoran darah itu dibuang dengan pertolongan berkat‑berkat surgawi yang biasa seperti udara bersih, air bersih, maka terjadilah penyembuhan secara tepat.

Penderita dalam kasus ini dapat melakukan sesuatu untuk diri mereka sendiri yaitu sesuatu yang tak dapat dilakukan orang lain bagi mereka. Mereka harus mulai dengan membebaskan alam dari bebannya yang dipaksakan itu. Mereka harus menyingkirkan penye­babnya. Berpuasalah dalam jangka waktu yang singkat untuk mem­beri kesempatan istirahat kepada perut. Kurangilah rasa panas dalam tubuh dengan penggunaan air secara berhati‑hati atas dasar pengertian. Usaha ini akan menolong alam dalam pergumulannya untuk membebaskan alam dari bebannya, yaitu kotoran darah. Tetapi biasanya penderita menjadi kurang sabar. Mereka tidak suka penyangkalan diri atau menderita sedikit rasa lapar….

Penggunaan air hanya sedikit manfaatnya jikalau pasien tidak merasa perlu berpegang teguh pada aturan makan. Banyaklah orang yang hidup sambil melanggar hukum kesehatan. Mereka tidak mengetahui hubungan cara makan minum dan bekerja yang kesemuanya itu menunjang kesehatan mereka. Mereka tidak membangkitkan kondisi yang sebenarnya sampai sang alam memprotes penyalahgunaannya sehingga sempat menderita. Protes itu diberikan dalam bentuk rasa sakit dan rasa nyeri dalam tubuh. Sampai di sini,  jikalau saja penderita mau memulai peker­jaan itu dengan cara yang benar, dan mau memanfaatkan sarana sederhana yang mereka abaikan, yaitu penggunaan air dan maka­nan yang teratur, maka alam mendapat pertolongan yang ia butuh­kan. Pertolongan ini seharusnya telah dia dapat jauh sebelumnya. Kalau cara ini diikuti, biasanya pasien itu langsung sembuh tanpa merasa lemah.

Makan dengan tidak bertarak seringkali menyebabkan penyakit. Yang paling dibutuhkan alam ialah kelepasan dari beban yang ditumpangkan atasnya. Dalam banyak kasus penyakit, cara pengobatan pasien itu yang terbaik ialah berpuasa satu hari agar alat yang sudah kewalahan itu sempat istirahat. Makanan yang terdiri dari buah‑buahan selama beberapa hari sangat besar kha­siatfiya bagi pekerja yang menggunakan otak. Banyak kali,  untuk sementara waktu tidak makan sama sekali lalu diikuti dengan makanan sederhana, akan memberikan penyembuhan melalui kuasa alam. Penggunaan makanan sederhana satu dua bulan dapat meyakinkan banyak penderita bahwa jalan penyangkalan diri ada­lah jalan kesehatan.

Pertarakan Ketat Satu Obat Penyakit

Cara makan dan minum tidak teratur atau kebiasaan salah lainnya itu dapat menyebabkan pasien menderita penyakit. Kalau dokter yang memeriksanya tidak memberitahukan hal ini kepa­danya, dia merusak hidup pasien itu. Pemabuk dan petualang sex termasuk mereka yang sudah bejad moral, semuanya ini membuk­tikan kepada dokter bahwa penderitaan adalah akibat dari dosa. Mereka yang memahami prinsip hidup seharusnya berusaha sungguh‑sungguh untuk mencegah penyebab penyakit. Karena selalu berhadapan dengan orang yang sakit dan berusaha senantiasa untuk memerangi penderitaan, kapankah dokter itu bisa hidup damai? Apakah dia dermawan dan berpengasihan jilalau dia tidak mengajarkan pertarakan yang ketat sebagai obat penyakit?

Makanan Terbaik yang Dibutuhkan

Para dokter harus berjaga dan berdoa. Dia menyadari tugasnya sebagai pemegang tanggungjawab besar. Mereka harus memberi resep kepada pasien yaitu makanan terbaik yang cocok bagi mereka. Makanan ini harus disediakan oleh seseorang yang menyadari dirinya sedang menempati satu posisi paling penting, karena makanan baik akan menghasilkan darah berkualitas tinggi.

Ellen G white

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here