kunci_kebahagiaanb

kunci_kebahagiaan[AkhirZaman.org] Kebahagiaan Bergantung atas Penurutan. Biarlah para bapa dan ibu dan pendidik di dalam sekolah-sekolah Kristen mengingat bahwa adalah satu cabang pendidikan yang tinggi untuk mengajarkan kepada anak-anak tentang penurutan. Masih terlalu sedikit perhatian yang diberikan kepada bidang pendidikan ini.

Anak-anak akan lebih bahagia, jauh lebih bahagia, jikalau berada dibawah disiplin yang sepatutnya dari pada jikalau dibiarkan untuk berbuat seenaknya sesuai dorongan kecenderungan-kecenderungan mereka yang tidak dilatih.

Penurutan yang segera dan terus-menerus kepada perintah orang tua yang bijaksana akan mendatangkan kebahagiaan bagi anak-anak itu sendiri, sebagaimana juga kehormatan bagi Allah dan kebaikan bagi masyarakat. Anak-anak harus diajar untuk mengerti bahwa didalam penurutan kepada peraturan-peraturan rumah tangga terdapat kebebasan mereka yang sempurna. Orang-orang Kristen akan mempelajari pelajaran yang sama—bahwa didalam penurutan terhadap hukum Allah terdapat kebebasan mereka yang sempurna.

Kehendak Allah adalah undang-undang surga. Selama hukum itu menjadi peraturan kehidupan, maka segenap keluarga Allah adalah suci dan berbahagia. Tetapi bilamana hukum Ilahi dilanggar, maka iri hati, cemburu, dan persengketaan muncul, dan sebagian dari penduduk Sorga jatuh. Selama hukum Allah ditinggikan didalam rumah tangga kita di dunia ini, maka keluarga akan bahagia.

Pelanggaran Menyebabkan Hilangnya Eden. Sejarah pelanggaran Adam dan Hawa pada permulaan sejarah dunia ini telah diberikan dengan lengkapnya. Oleh suatu tindakan pelanggaran itu leluhur kita yang pertama telah kehilangan rumah mereka di Eden yang indah…Pendurhakan dan pelangaran selalu merupakan suatu penghinaan yang besar kepada Allah. Ketidak setiaan dalam perkara yang paling kecil, jika tidak diperbaiki, akan segera menuntut kepada pelanggaran terhadap perkara-perkara yang lebih besar. Bukan besarnya pelanggaran, melainkan pelanggaran itu sendiri yang merupakan kejahatan.

Dasar dari semua Kemakmuran. Syarat kemakmuran yang fana dan kemakmuran rohani adalah penurutan terhadap hukum Allah. Tetapi kita tidak membaca Firman Allah, dan dengan demikian tidak mengetahui syarat-syarat berkat yang akan diberikan kepada semua orang yang mendengar dengan tekun kepada hukum Allah dan mengajarkan kepada keluarga mereka. Penurutan kepada Firman Allah adalah kehidupan  dan kebahagiaan kita.  Kita dapat melihat bagaimana dunia  mengerang di bawah kejahatan dan kekejaman manusia yang telah menghinakan hukum Allah.  Ia telah menarik berkatat-Nya dan kebun anggur dan kebun jeruk. Kalau saja bukan karena umatNya yang menurut kepada hukumNya yang hidup diatas dunia ini, maka Ia tidak akan menangguhkan lagi penghukumanNya. Ia memperpanjang rahmatNya oleh karna adanya orang yang benar, yang takut dan yang mengasihi Dia.

Tuntun Anak-anak Kepada Jalan Penurutan. Satu tugas suci tertanggung atas bahu orang tua untuk menuntun anak-anak mereka kepada jalan penurutan yang saksama. Kebahagiaan yang sejati di dalam kehidupan sekarang ini dan kehidupan masa mendatang bergantung atas penurutan kepada “Demikianlah Firman Tuhan.” Orang tua, jadikanlah kehidupan Kristus sebagai teladan. Setan akan menggunakan segala macam cara untuk menghancurkan standar peribadatan yang tinggi ini sebagai sesuatu yang terlalu keras. Tugasmulah untuk menanamkan di dalam diri anak-anakmu pada masa kecil mereka pemikiran bahwa mereka telah dijadikan atas peta Allah. Kristus telah datang keatas dunia ini untuk memberikan kepada mereka suatu teladan hidup bagaimana seharusnya keadaan mereka itu, dan orang tua yang mengaku percaya kepada kebenaran untuk masa kini harus mengajar anak-anak mereka untuk mengasihi Allah dan menurut hukumNya. Hal ini adalah tugas yang paling besar dan yang paling penting yang dapat dilakukan oleh para orang tua…Allah berencana bahwa anak-anak kecil dan maupun orang muda harus mengerti dengan jelas apa yang dituntut Allah, agar supaya mereka dapat membedakan antara kebenaran dan dosa, antara penurutan dan pelanggaran.

Penurutan Harus Menjadi Suatu Kesukaan. Orang tua harus mendidik anak-anak mereka hukum demi hukum, peraturan demi peraturan, sedikit demi sedikit, dan tidak membiarkan adanya pelanggaran apapun terhadap hukum Allah yang suci. Mereka harus bersandar kepada kuasa Ilahi, sambil meminta kepada Tuhan untuk menolong mereka memelihara agar anak-anak mereka setia kepada Dia yang telah memberikan AnakNya yang tunggal untuk membawa orang yang setia dan yang melanggar kembali kepada kesetiaan. Allah rindu mencurahkan kepada pria dan wanita kasihNya yang berlimpah itu. Ia rindu melihat mereka bersuka-suka melakukan kehendak-Nya, sambil menggunakan setiap kuasa yang telah dipercayakan kepada mereka untuk melayani Dia.

Ellen G. White

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here