pikiran kristus

Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus. Filipi 2:5. 

[AkhirZaman.org] Allah mengharapkan supaya mereka yang memiliki nama Kristus mewakili Dia di dalam pikiran, perkataan dan perbuatan. Pikiran mereka harus bersih dan perkataan serta perbuatan mereka meluhurkan, menarik orang yang terdapat di sekelilingnya lebih dekati kepada Juruselamat.

Di dalam kehidupan orang Kristen yang sejati tidak terdapat hati yang mementingkan diri. Diri sudah mati. Tidak ada hati yang mementingkan diri sendiri di dalam hidup Kristus sewaktu berada di dunia ini. Dalam keadaan sama seperti diri kita, la menghidupkan satu kehidupan yang penuh pengabdian diri untuk melayani orang-orang lain.

“Karena haruslah kamu sempurna” (Matius 5:48) adalah firman Allah kepada kita. Dan supaya kita dapat menurut firman ini, maka Ia mengirimkan AnakNya yang tunggal ke dunia ini untuk hidup sempurna demi kepentingan kita. Kita memiliki teladanNya di depan kita, dan kekuatan oleh mana Ia menghidupkan kehidupan ini tersedia bagi kita.

Di dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan, Yesus tidak pernah berdosa. Kesempurnaan menandai segala sesuatu yang dilakukanNya. Ia menunjuk kita pada jalan yang dijalaniNya, kataNya, “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku” (Matius 16:24).

Kita tak boleh meniru seorang juapun. Tidak ada seorangpun manusia yang cukup bijaksana menjadi ukuran bagi kita. Kita harus memandang kepada Kristus Yesus yang lengkap di dalam kesempurnaan kebenaran dan kesucian. lalah pencipta serta pelengkap iman kita. lalah teladan manusia. PengalamanNya menjadi ukuran pengalaman yang harus kita capai. TabiatNya menjadi contoh bagi tabiat kita. Oleh sebab itu, marilah kita mengalihkan pikiran kita dari kekacauan dan kesukaran hidup ini dan menujukannya kepadaNya, karena dengan memandang kepadaNya kita dapat diubahkan menjadi serupa dengan Dia ….

Kita haruslah memiliki minat yang sungguh-sungguh di dalam Kristus Yesus, karena lalah Juruselamat kita. la datang ke dunia ini untuk dicobai di dalam segala perkara sebagaimana kita untuk membuktikan kepada alam semesta bahwa di dunia yang berdosa ini umat manusia dapat menghidupkan kehidupan yang berkenan kepada Allah ….

Marilah kita mencari kebenaran yang telah ditempatkan oleh Kristus dalam jangkauan kita, agar kita sanggup menerima semakin lama semakin banyak karuniaNya, dan supaya kita dipenuhi dengan iman yang hidup, giat dan bertumbuh iman yang percaya akan janii, ”Aku menyertai kamu senantiasa; . . .” (Matius 28:2O).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here