[AkhirZaman.org] Tujuh penambang meninggal dan tiga lainnya luka-luka dalam kecelakaan kerja di tambang batu bara di barat daya China.

Sebanyak tujuh penambang meninggal dan tiga lainnya luka-luka dalam kecelakaan kerja di tambang batu bara di barat daya China. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 6 sore waktu setempat, Sabtu (15/12).

Laporan media lokal, seperti dilansir AFP menyebut kecelakaan bermula dari jembatan penghubung yang pecah dan menimpa ke bawah poros tambang.

Tiga penambang yang cedera dilarikan ke rumah sakit setelah kecelakaan yang terjadi di Kota Chongqing.

Kecelakaan pertambangan yang memakan korban tewas kerap terjadi di China. Industri tambang batu bara di China bahkan dikenal memiliki catatan keselamatan yang buruk.

Pada 21 Oktober lalu, penambang di Provinsi Shandong Timur meninggal dunia setelah tekanan di dalam tambang mengakibatkan bebatuan retak dan patah. Akibatnya, menghalangi terowongan dan menjebak para penambang di dalamnya. Hanya satu penambang yang selamat dalam peristiwa tersebut.

Pada Desember 2016, ledakan di dua tambang batu bara terpisah di wilayah Mongolia Dalam dan di provinsi Heilongjiang Timur Laut menghilangkan sedikitnya 59 nyawa.

Menurut Administrasi Keselamatan Tambang Batu Bara Nasional Cina, kematian 375 penambang terjadi di negeri tirai bambu pada 2017. Namun demikian, angkanya turun rata-rata 28,7 persen dari tahun ke tahun.

“Situasi produksi keselamatan tambang batu bara masih buruk,” kata biro dalam sebuah pernyataan setelah konferensi keselamatan tambang batu bara.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20181216141210-113-354019/kecelakaan-di-tambang-batu-bara-di-cina-7-orang-meninggal

Ada begitu banyak jenis pekerjaan di dunia ini, dan semuanya memiliki resikonya masing-masing, bahkan resiko paling berat adalah kematian. Artinya kematian dapat datang kepada siapa pun dengan berbagai cara.
Maut begitu dekat dengan semua mahkluk hidup, tak terkecuali manusia. “Tetapi Dosa ialah maut.” Roma 6:23. Kematian atau maut muncul oleh karena adanya dosa, dosa karena apakah itu? “Sebab dosa ialah penggaran hukum Allah.” 1 Yohanes 3:4. “Oleh firman Tuhan langit telah dijadikan, oleh nafas dari mulut-Nya segala tentaranya. Sebab Dia berfirman, maka semuanya jadi; Dia memberi perintah, maka semuanya ada.” Mazmur 33:6,9.

Dosa terjadi oleh karena kita sebagai ciptaan telah melanggar perintah dari Pencipta kita. Dosa muncul pertama kali di Taman Eden, Hawa melanggar perintah yang diberikan Tuhan dan akibatnya dosa terjadi dan dapat kita rasakan sampai saat ini. Kematian pertama kali muncul adalah melalui darah anak domba yang disembelih untuk menutupi tubuh manusia dari ketelanjangannya yang diakibatkan oleh dosa. Ada darah yang harus dicurahkan dan itu harusnya darah manusia karena manusia yang mengakibatkan dosa tersebut, tetapi Yesus menggantikan darah itu dengan darah-Nya sendiri, melalui kematian-Nya di Kayu salib. “Bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya.” 1 Yohanes 4:9.

Kita tidak pernah tahu kapan maut itu mendatangi kita, tetapi kapanpun itu biarlah masing-masing kita mempersiapkan diri kita selama kita masih hidup. Akan ada kebangkitan bagi setiap orang yang hidupnya bersama dengan Tuhan dalam iman dan kesetiaan sampai akhir. Rasul Paulus menuliskan, “Aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.” Galatia 2:20.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here