jmbtan kolombia abruk Copy

[AkhirZaman.org] Sedikitnya 10 orang tewas dalam insiden jembatan ambruk di Kolombia, Senin (15/1).

Saat kejadian, Jembatan Chirajara yang terletak dekat Ibu Kota Kolombia, Bogota masih dalam pengerjaan dan belum beroperasi.

Sembilan orang tewas seketika di tempat kejadian. Korban ke sepuluh menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit setempat.

“Para korban adalah pekerja konstruksi yang sedang mengejarkan proyek drainase,” kata Badan Pertahanan Sipil Colombia, seperti dilansir CNN, Selasa (16/1).

“Kami masih memverfikasi jumlah pekerja pada saat kejadian.”

Jembatan tersebut merupakan bagian dari jalan raya utama yang menghubungkan Bogota dengan Villavicencio, sebuah kota di sebelah tenggara Ibu Kota.

Menurut Badan Infrastruktur Nasional, panjangnya mencapai 446 meter. Pihaknya akan mengunjungi lokasi guna menyelidiki penyebab kecelakaan atas perintah Presiden Juan Manuel Santos dan Menteri Perhubungan Kolombia.

Misi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung untuk menemukan orang-orang yang masih hilang. “Solidaritas saya bagi kerabat para korban,” kata Presiden Santos dalam sebuah pernyataan.

Jembatan ambruk terletak di Chirajara yang berbatasan dengan Provinsi Cundinamarca dan Meta. Menteri Transportasi Kolombia German Cardona terbang ke lokasi kejadian dan mengujungi tim penyelamat di lapangan bersama Kepala Badan Infrastuktur Nasional, Dimitri Zaninovich.

https://goo.gl/rizd8H

Jembatan yang ambruk, ini yang telah menelan 10 korban para pekerjanya serta korban yang lainnya masih dicari adalah menunjukkan kualitas konstruksinya, yang tidak diperhitungkan dengan baik. Setiap sarana yang terpenting untuk digunakan secara umum pastinya akan untuk jangka panjang. Dengan ambruknya jembatan ini mengungkapkan siapa sebenarnya pembuat jembatan ini, yang hanya mengejar kuantitas daripada kualitas konstruksinya. Sehingga membuat keluarga korban berduka karena kehilangan anggota keluarga mereka yang bisa saja menjadi tulang punggung keluarga.

Aplikasinya adalah dalam setiap perilaku kehidupan kita seringkali anda dan saya tidak menyadari bahwa kehidupan perilaku, tindakan kita adalah seperti jembatan yang dibangun diatas jurang dunia ini. Kitalah sebagai saluran kehidupan yang pencipta Sang pembuat jembatan ini ingin menjadikan anda dan saya sebagai suatu saluran penghubung untuk memperkenal kehidupan kebenaran itu. Jangan sampai jembatan kehidupan kita ambruk dan memakan korban jiwa orang lain karena kita tidak menjadi suatu berkat melainkan batu sandungan..

Karena setiap perilaku jembatan kita yang tidak berkenan akan membuat malu Pencipta Yang Agung itu, yaitu Tuhan itu sendiri yang membuat kita hidup menjadi jembatan sarana kehidupan bagi sesama kita.

“Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: “Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku.” Rom 15:2,3

(Ezr.th)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here