mimpi buruk

[AkhirZaman.org] Kebahagian seorang wanita menjelang pernikahannya sirna sudah setelah muncul kabar ditemukan mayat yang terbakar parah.

Berniat ingin senang-senang, pesawat yang dinaikinya justru terbakar dan jatuh di Iran bagian selatan pada Minggu (11/3/2018). Mina Basaran rencananya akan melangsungkan pernikahan pada 14 April 2018.

Bersama 7 kerabat karibnya, sebuah acara bertajuk ‘pesta melepas masa lajang’ digelar di Dubai selama beberapa hari.

Namun mimpi buruk yang tidak pernah terbayangkan hadir ke permukaan dalam perjalanan pulang.

Dikutip dari Daily Mail, rute pesawat dari Sharjah, Uni Emirat Arab (UEA), menuju Istanbul, Turki, berubah jadi kacau.

Media Iran mewartakan, ketika cuaca sedang buruk, sebuah pesawat pribadi jatuh di pegunungan terpencil di daerah Zahros yang diselimuti salju.

Dikutip dari Tasnim, pesawat yang dimaksud adalah Bombardier buatan Kanada.

“Pesawat itu terbakar. Setelah pilot menurunkan ketinggian, mereka menghilang dari radar,” seperti dikutip Tasnim dari pernyataan seorang pejabat ICAO.

Merujuk keterangan Departemen Penerbangan Sipil Sharjah, padahal pesawat yang tertimpa musibah sebelumnya dalam kondisi ‘oke’ saat diparkir di bandara.

Penyebab kecelakaan saat ini masih belum jelas. Berdasarkan berita yang dikeluarkan Hurryet, pesawat tersebut berisikan semua perempuan termasuk pilot dan awak pesawat.

Mojtaba Khaledi, seorang juru bicara organisasi manajemen darurat di Iran mengatakan penduduk desa menemukan sisa-sisa tragedi maut tersebut.

“Mereka hanya menemukan mayat yang terbakar parah dan tidak ada yang selamat,” ucap Khaledi.

Sebuah tes DNA rencananya akan dilakukan untuk mengidentifikasi para korban. Sebelum insiden ngeri terjadi, calon mempelai mengabadikan sebuah foto bersama para pengiring pengantin.

Sementara 7 pengiring pengantinnya memakai setelan pink, Basaran memakai handuk mandi berwarna putih. (*)

https://goo.gl/o2Ma4g

Suatu peristiwa kedukaan yang mendalam terjadi pada keluarga calon pengantin lantaran suatu kejadian yang tidak diharapkan yang mereka harus alami telah menghancurkan segala persiapan untuk suatu hari penuh sukacita telah berubah menjadi kelabu.

Seharusnya suatu tawa dan riang menghampiri segenap keluarga kedua belah pihak, kini berubah jadi perkabungan dan ratap tangis yang mendalam. Suatu keadaan yang tidak diharap-harapkan oleh siapapun.

Namun bagaimana dengan kita yang sekarang ini hidup pada zaman akhir ini, yang percaya akan berjumpa dengan pengantin pria kita yang akan datang yang kedua kali untuk menjemput pengantin wanitanya dan dibawa ke kerajaan-Nya yang mulia.

Sudahkah kita sebagai pengantin wanita ini memakai pakaian pesta?

“Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”

Matius 7:21-23.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here